Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 20. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 191
Link Soal
Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, pemahaman dan pengamalan nilai-nilai nasionalisme bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi semakin kompleks. Seorang ASN dituntut tidak hanya mempertahankan identitas kebangsaan, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam konteks ini, tindakan yang paling mencerminkan penerapan nasionalisme Pancasila yang inklusif, adaptif, dan strategis dalam menghadapi tantangan global adalah...
A
Mengutamakan produk dalam negeri dan menolak segala bentuk produk atau inovasi dari luar negeri demi kemandirian ekonomi.
B
Aktif berpartisipasi dalam forum internasional, menguasai teknologi global, namun tetap kritis terhadap ideologi asing yang bertentangan dengan Pancasila, serta berupaya mempromosikan nilai-nilai Pancasila di kancah dunia.
C
Membiarkan budaya asing masuk tanpa filterisasi ketat, dengan keyakinan bahwa nasionalisme akan tetap lestari seiring waktu.
D
Fokus pada pelestarian tradisi lokal secara murni dan menghindari interaksi dengan budaya global agar tidak terjadi akulturasi.
E
Menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pemertahanan nasionalisme kepada lembaga negara tanpa perlu partisipasi aktif individu ASN.
NO. 192
Link Soal
Era globalisasi dan keterbukaan informasi telah membawa berbagai dampak, termasuk masuknya ideologi transnasional, penyebaran hoaks yang memecah belah, serta arus budaya asing yang masif. Dalam konteks ini, nasionalisme Indonesia diuji relevansi dan ketahanannya. Sikap nasionalisme yang paling tepat untuk diimplementasikan oleh warga negara Indonesia guna menjaga persatuan, integritas, dan identitas bangsa di tengah dinamika global tersebut adalah...
A
Membatasi diri dari segala bentuk interaksi global dan menolak masuknya informasi atau budaya asing secara total untuk mempertahankan kemurnian identitas nasional.
B
Mengembangkan nasionalisme yang adaptif dan inklusif, dengan kritis menyaring informasi serta menginternalisasi nilai-nilai universal yang selaras dengan Pancasila, sambil memperkuat jati diri bangsa.
C
Menitikberatkan pada penguatan sentimen kedaerahan dan identitas primordial sebagai benteng utama pertahanan terhadap pengaruh globalisasi.
D
Mengutamakan kepentingan ekonomi global dan keterbukaan pasar di atas segalanya, dengan keyakinan bahwa kesejahteraan akan secara otomatis memperkuat nasionalisme.
E
Bersikap acuh tak acuh terhadap isu-isu global dan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, karena nasionalisme akan terbangun dengan sendirinya melalui kemajuan material.
NO. 193
Link Soal
Pengakuan de facto Belanda atas wilayah Republik Indonesia yang hanya meliputi Sumatera, Jawa, dan Madura adalah hasil dari kesepakatan dalam perundingan...
A
Roem-Royen
B
Konferensi Meja Bundar
C
Renville
D
Giyanti
E
Linggarjati
NO. 194
Link Soal
Pada Pemilihan Umum pertama tahun 1955, Partai Komunis Indonesia (PKI) berhasil muncul sebagai salah satu dari empat partai besar. Faktor penyebab berkembangnya pengaruh ideologi tersebut pada masa itu dikaitkan dengan...
A
Adanya sentralisasi kekuasaan
B
Keberhasilan program ekonomi kerakyatan
C
Dukungan penuh dari militer
D
Stabilitas politik yang sangat kuat
E
Penerapan sistem demokrasi liberal murni
NO. 195
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan tantangan disinformasi, sentimen kedaerahan atau identitas sub-nasional seringkali mengemuka dan berpotensi mengikis kohesi bangsa. Dalam konteks Indonesia, penerapan nilai-nilai nasionalisme Pancasila yang paling efektif untuk menjaga keutuhan dan keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah dengan cara...
A
Menguatkan doktrin persatuan dan kesatuan melalui penyeragaman budaya serta penekanan pada sejarah perjuangan bangsa.
B
Menekankan superioritas budaya nasional di atas budaya asing, serta membatasi interaksi dengan pihak luar yang dianggap dapat melemahkan identitas bangsa.
C
Mendorong setiap warga negara untuk lebih berfokus pada pembangunan daerah masing-masing, dengan keyakinan bahwa kemajuan daerah akan otomatis memperkuat nasionalisme.
D
Membangun dan memelihara kesadaran kolektif akan Bhinneka Tunggal Ika, memupuk toleransi, serta secara proaktif mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam bingkai kebangsaan Pancasila.
E
Mengandalkan peran aktif aparat keamanan dan intelijen dalam menindak setiap gerakan yang berpotensi memecah belah bangsa tanpa toleransi.
NO. 196
Link Soal
Pada masa Orde Baru, pembangunan dilakukan secara bertahap melalui Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA). Jika REPELITA I fokus pada pertanian, maka titik berat REPELITA V adalah mewujudkan struktur ekonomi yang seimbang dengan fokus pada...
A
Pembangunan sektor pertanian menuju swasembada mutlak
B
Pengembangan industri berat yang menghasilkan mesin-mesin
C
Kekuatan sektor industri yang didukung oleh sektor pertanian yang kuat
D
Industri pariwisata dan ekonomi kreatif
E
Pembangunan infrastruktur maritim secara masif
NO. 197
Link Soal
Naskah Piagam Jakarta (Jakarta Charter) yang merupakan cikal bakal Pembukaan UUD 1945 disusun oleh Panitia Sembilan. Tanggal berapakah naskah ini berhasil disepakati?
A
29 Mei 1945
B
1 Juni 1945
C
22 Juni 1945
D
17 Agustus 1945
E
18 Agustus 1945
NO. 198
Link Soal
Naskah proklamasi yang asli (tulisan tangan Soekarno) sempat terbuang namun kemudian diselamatkan dan disimpan oleh seorang tokoh pers. Siapakah tokoh tersebut?
A
Adam Malik
B
B.M. Diah
C
Rosihan Anwar
D
S.K. Trimurti
E
Frans Mendur
NO. 199
Link Soal
Nasionalisme yang berdasarkan Pancasila dikenal sebagai nasionalisme yang inklusif, artinya...
A
Hanya mengakui satu suku bangsa sebagai pemilik sah negara.
B
Mampu merangkul berbagai perbedaan dan menyatukannya dalam bingkai persatuan tanpa menghilangkan identitas asli.
C
Menolak pengaruh dari negara lain dalam segala bentuk.
D
Lebih mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan global secara mutlak.
E
Mewajibkan semua warga negara untuk menganut agama yang sama.
NO. 200
Link Soal
Untuk meredam gejolak politik menjelang akhir kekuasaannya, Presiden Soekarno melakukan perombakan kabinet pada 21 Februari 1966. Apa nama kabinet hasil reshuffle yang dikenal juga dengan sebutan kabinet 100 menteri tersebut?
A
Kabinet Ampera
B
Kabinet Kerja
C
Kabinet Gotong Royong
D
Kabinet Pembangunan
E
Kabinet Dwikora yang Disempurnakan