Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 20. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 191
Link Soal
Organisasi regional ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) secara resmi dibentuk melalui Deklarasi Bangkok pada...
A
18 Agustus 1945
B
8 Agustus 1967
C
20 Mei 1908
D
1 Juni 1945
E
24 Oktober 1945
NO. 192
Link Soal
Kebijakan pemerintah yang mendukung industri dalam negeri merupakan wujud nyata dari upaya…
A
Globalisasi.
B
Liberalisasi Ekonomi.
C
Nasionalisme Ekonomi.
D
Kapitalisme.
E
Proteksionisme.
NO. 193
Link Soal
Insiden perobekan warna biru pada bendera Belanda sehingga menjadi Merah Putih di Surabaya terjadi di lokasi yang sangat bersejarah, yaitu...
A
Gedung Grahadi
B
Jembatan Merah
C
Hotel Yamato
D
Tugu Pahlawan
E
Pelabuhan Tanjung Perak
NO. 194
Link Soal
Rumah adat 'Tongkonan' yang memiliki atap melengkung menyerupai perahu merupakan identitas budaya dari provinsi...
A
Sulawesi Selatan
B
Sulawesi Utara
C
Sulawesi Tengah
D
Sulawesi Tenggara
E
Maluku
NO. 195
Link Soal
Salah satu tindakan berikut ini yang *bukan* merupakan strategi efektif dalam menumbuhkan dan memperkuat sikap nasionalisme di kalangan masyarakat adalah ....
A
Mengembangkan sikap saling menghargai dan toleransi antar sesama warga negara.
B
Menyelenggarakan kegiatan kebudayaan yang melibatkan partisipasi multietnis.
C
Meniru dan mengadopsi secara membabi buta semua tren budaya asing.
D
Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan berbangsa.
E
Memperkuat rasa persatuan dan kesatuan melalui gotong royong dan kerja sama.
NO. 196
Link Soal
Sidang pertama PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 menghasilkan pengesahan UUD 1945 dan pemilihan Presiden/Wakil Presiden. Peristiwa tersebut menunjukan nilai nasionalisme, yakni ...
A
Patriotisme semangat perjuangan
B
Rela berkorban demi bangsa dan negara
C
Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara
D
Toleransi antar suku bangsa, agama, dan daerah
E
Kemandirian sebagai suatu negara
NO. 197
Link Soal
Jatuhnya Kabinet Amir Syarifudin akibat penandatanganan Perjanjian Renville yang merugikan Indonesia menyebabkan dibentuknya kabinet baru pada 29 Januari 1948 yang dipimpin oleh...
A
Sutan Syahrir
B
Moh. Hatta
C
Ali Sastroamidjojo
D
Wilopo
E
Natsir
NO. 198
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.
NO. 199
Link Soal
Pemanggilan tiga tokoh nasional (Soekarno, Hatta, Radjiman) ke Dalat, Vietnam pada 9 Agustus 1945 oleh Jenderal Terauchi bertujuan untuk meresmikan PPKI. Dari kacamata strategi perjuangan, bagaimana para tokoh bangsa menyikapi pembentukan badan buatan Jepang ini?
A
Menolaknya mentah-mentah karena dianggap sebagai jebakan sekutu.
B
Menerimanya sebagai satu-satunya cara legal untuk mendapatkan kemerdekaan tanpa pertumpahan darah.
C
Memanfaatkannya sebagai wadah legalitas untuk mempersiapkan kelengkapan negara meskipun tujuan Jepang adalah memberi 'hadiah'.
D
Menggunakannya untuk menyusun kekuatan militer guna menyerang balik tentara Jepang.
E
Membubarkannya segera setelah kembali ke Indonesia untuk menghindari cap boneka Jepang.
NO. 200
Link Soal
Di era disrupsi informasi, media sosial telah menjadi medan pertempuran ideologi yang baru. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan propaganda yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah, memecah belah bangsa, atau bahkan meragukan ideologi negara, menjadi ancaman serius bagi nasionalisme dan persatuan Indonesia. Ancaman ini bersifat non-fisik, namun dampaknya bisa sangat masif dan destruktif. Bagaimana konsep 'bela negara' perlu direinterpretasikan dan diinternalisasikan oleh warga negara, khususnya generasi digital, agar mampu membentengi diri dari ancaman disintegrasi yang bersifat non-fisik di dunia maya?
A
Melalui literasi digital yang kuat untuk memverifikasi informasi, berpikir kritis terhadap konten, dan aktif menyebarkan narasi positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
B
Dengan membentuk satuan tugas siber yang kuat dari unsur pemerintah dan masyarakat untuk memblokir dan menindak akun-akun penyebar hoaks secara tegas.
C
Mengurangi penggunaan media sosial dan beralih ke sumber informasi tradisional yang lebih terverifikasi untuk menghindari paparan berita palsu.
D
Mewajibkan kursus pendidikan kewarganegaraan secara daring yang menekankan bahaya hoaks dan pentingnya loyalitas terhadap negara di dunia maya.
E
Mendorong setiap individu untuk melaporkan setiap konten yang dianggap provokatif atau berpotensi merusak persatuan kepada pihak berwenang.