Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 20. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 191
Link Soal
Pemilihan Umum pertama di Indonesia tahun 1955 dianggap sebagai pemilu paling demokratis. Salah satu tujuan utama pemilu tersebut adalah untuk memilih...
A
Anggota Konstituante
B
Presiden dan Wakil Presiden
C
Anggota Dewan Pertimbangan Agung
D
Gubernur dan Kepala Daerah
E
Anggota Senat Republik Indonesia
NO. 192
Link Soal
Organisasi pergerakan nasional yang pertama kali bergerak dalam bidang politik dan secara terang-terangan menuntut kemerdekaan Indonesia adalah...
A
Budi Utomo
B
Sarekat Islam
C
Indische Partij
D
Perhimpunan Indonesia
E
Partai Nasional Indonesia
NO. 193
Link Soal
Akibat situasi keamanan di Jakarta (Batavia) yang semakin tidak kondusif pasca kemerdekaan, pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke Yogyakarta. Peristiwa pemindahan ini terjadi pada tanggal...
A
4 Januari 1946
B
10 November 1945
C
19 Desember 1948
D
17 Agustus 1950
E
27 Desember 1949
NO. 194
Link Soal
Nasionalisme modern tidak hanya fisik. Salah satu contoh nyata dari nasionalisme di bidang teknologi adalah ...
A
membeli seluruh produk teknologi dari negara maju
B
menggunakan teknologi untuk mempromosikan produk impor
C
mengembangkan teknologi lokal untuk kebutuhan nasional dan menciptakan lapangan kerja
D
menolak menggunakan teknologi untuk mempertahankan budaya lokal
E
melarang masyarakat untuk menggunakan internet demi keamanan nasional
NO. 195
Link Soal
Dalam era globalisasi yang mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan masyarakat dunia, semangat nasionalisme seringkali menghadapi tantangan kompleks antara mempertahankan identitas lokal dan keterbukaan terhadap pengaruh eksternal. Bagi Indonesia, Pancasila berfungsi sebagai fondasi yang kuat untuk mengarahkan nasionalisme agar tetap relevan dan adaptif. Manakah di antara pernyataan berikut yang paling tepat mencerminkan implementasi nasionalisme Pancasila yang inklusif dan progresif dalam menghadapi dinamika global kontemporer?
A
Memprioritaskan penolakan keras terhadap segala bentuk intervensi budaya asing yang berpotensi merusak nilai-nilai luhur bangsa, meskipun itu berarti membatasi akses informasi dan inovasi.
B
Menggalakkan semangat persatuan dengan menekankan keseragaman pandangan dan praktik sosial di seluruh lapisan masyarakat, guna menghindari potensi perpecahan.
C
Mendorong pengembangan dan promosi nilai-nilai kebhinekaan tunggal ika dan Pancasila, sembari secara selektif mengadopsi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menjalin kerja sama internasional yang bermanfaat tanpa mengikis jati diri bangsa.
D
Mengisolasi diri dari pergaulan dunia dengan fokus pada pengembangan potensi lokal secara mandiri untuk mencapai kemandirian total, terlepas dari kebutuhan akan interaksi global.
E
Mengutamakan kepentingan kelompok mayoritas dalam setiap kebijakan publik, dengan asumsi bahwa kepentingan mayoritas secara otomatis mencerminkan kepentingan nasional yang sah.
NO. 196
Link Soal
Nasionalisme Indonesia yang berlandaskan Pancasila dikenal dengan coraknya yang inklusif, menghargai keberagaman, dan mengedepankan persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Di tengah arus globalisasi dan dinamika sosial politik modern, manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan tantangan fundamental bagi kelangsungan nasionalisme Pancasila dalam menjaga keutuhan bangsa?
A
Menguatnya pengaruh budaya pop asing yang mengikis identitas lokal generasi muda.
B
Adanya intervensi ekonomi negara-negara maju yang berpotensi mengancam kedaulatan finansial Indonesia.
C
Munculnya sentimen primordialisme dan eksklusivitas identitas kelompok yang berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
D
Perbedaan pandangan politik antar-elit nasional yang menghambat konsensus pembangunan jangka panjang.
E
Terbatasnya kemampuan Indonesia bersaing di pasar global yang dapat menurunkan kepercayaan diri bangsa.
NO. 197
Link Soal
Prasasti Muara Kaman yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta merupakan bukti sejarah tertua dari kerajaan...
A
Tarumanegara
B
Sriwijaya
C
Kutai
D
Mataram Kuno
E
Singasari
NO. 198
Link Soal
Dalam kehidupan bermasyarakat, penghormatan terhadap keragaman suku bangsa dapat tercermin dari perilaku positif. Manakah di bawah ini yang BUKAN merupakan cerminan sikap tersebut?
A
Mengutamakan musyawarah dalam memecahkan masalah bersama
B
Bersaing dengan tetangga untuk memamerkan kekayaan materi
C
Aktif dalam kegiatan tolong-menolong antarwarga
D
Bekerja sama secara harmonis untuk memenuhi kebutuhan hidup
E
Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan golongan
NO. 199
Link Soal
ASEAN resmi berdiri melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok pada 8 Agustus 1967. Siapakah tokoh yang mewakili Indonesia sebagai diplomat dalam penandatanganan piagam tersebut?
A
Moh. Hatta
B
Adam Malik
C
Soekarno
D
Natsir
E
Moh. Yamin
NO. 200
Link Soal
Di Kabupaten Merdeka, sentimen lokal yang berlebihan mulai mendominasi wacana publik. Para pemimpin adat dan sebagian besar masyarakatnya semakin mengedepankan tradisi dan kepentingan kesukuan mereka di atas nilai-nilai persatuan nasional. Dalam kurikulum pendidikan lokal, materi tentang sejarah perjuangan kemerdekaan nasional mulai dikurangi, digantikan dengan penekanan pada sejarah heroik tokoh-tokoh lokal. Dana pembangunan lebih banyak dialokasikan untuk proyek-proyek yang hanya menguntungkan kelompok etnis tertentu, sementara fasilitas umum di wilayah yang dihuni etnis minoritas terbengkalai. Media massa lokal juga sering memberitakan isu-isu yang memojokkan kebijakan pemerintah pusat. Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa intervensi yang tepat, dampak negatif yang paling mungkin terjadi terhadap keutuhan bangsa adalah...
A
Terbentuknya identitas budaya baru yang lebih inklusif dan memperkaya keberagaman nasional.
B
Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) karena fokus pada potensi ekonomi lokal yang unik.
C
Munculnya gerakan-gerakan separatisme atau disintegrasi yang mengancam persatuan dan keutuhan wilayah negara.
D
Penguatan sistem otonomi daerah yang lebih mandiri dan efektif dalam pembangunan lokal.
E
Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan politik di tingkat daerah.