Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 21. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 201
Link Soal
Berdasarkan hasil kesepakatan dalam Perundingan Linggarjati, pihak Belanda secara de facto hanya mengakui wilayah kedaulatan Republik Indonesia meliputi daerah...
A
Jawa, Madura, dan Bali
B
Sumatera, Jawa, dan Madura
C
Sumatera, Jawa, dan Kalimantan
D
Seluruh wilayah Nusantara kecuali Papua
E
Hanya wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta
NO. 202
Link Soal
Setelah tugas BPUPKI dianggap selesai, Jepang membubarkannya dan membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal...
A
1 Juni 1945
B
22 Juni 1945
C
7 Agustus 1945
D
17 Agustus 1945
E
18 Agustus 1945
NO. 203
Link Soal
Keanggotaan Panitia Sembilan sengaja disusun untuk mencapai mufakat antara dua pandangan besar di Indonesia saat itu, yaitu...
A
Golongan Tua dan Golongan Muda
B
Golongan Militer dan Golongan Sipil
C
Golongan Nasionalis dan Golongan Islam
D
Golongan Federalis dan Golongan Unitaris
E
Golongan Bangsawan dan Golongan Rakyat
NO. 204
Link Soal
Perumusan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan hasil diskusi tokoh-tokoh bangsa di rumah Laksamana Maeda. Siapakah tokoh yang menyusun naskah tersebut?
A
Laksamana Maeda, Moh. Hatta, dan Suwardi Suryaningrat
B
Soekarno, Ki Hajar Dewantara, dan Moh. Hatta
C
Laksamana Maeda, Achmad Soebardjo, dan HOS Tjokroaminoto
D
Soekarno, Moh. Hatta, dan HOS Tjokroaminoto
E
Soekarno, Moh. Hatta, dan Achmad Soebardjo
NO. 205
Link Soal
Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung merupakan tonggak sejarah solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika. Konferensi ini diselenggarakan pada...
A
April 1954
B
Mei 1955
C
April 1955
D
Agustus 1945
E
Oktober 1956
NO. 206
Link Soal
Sultan Hasanuddin adalah pahlawan nasional yang gigih melawan VOC di Makassar. Karena keberaniannya, ia mendapat julukan...
A
Mutiara dari Timur
B
Ayam Jantan dari Timur
C
Macan Kemayoran
D
Singa Podium
E
Bapak Integrasi
NO. 207
Link Soal
Hoaks dan disinformasi adalah ancaman nirmiliter yang memecah belah bangsa. Langkah preventif apa yang paling fundamental untuk membangun ketahanan informasi masyarakat?
A
Pemutusan total jaringan internet nasional
B
Kampanye Literasi Digital untuk melatih nalar kritis masyarakat
C
Sikap pembiaran atas nama kebebasan berpendapat
D
Monopoli kebenaran informasi hanya melalui satu saluran pemerintah
E
Meminta pihak asing mengatur lalu lintas internet Indonesia
NO. 208
Link Soal
Siapakah di antara tokoh berikut yang TIDAK pernah menjabat sebagai Raja di Kerajaan Singasari?
A
Tohjaya
B
Ken Arok
C
Raden Wijaya
D
Ranggawuni
E
Anusapati
NO. 209
Link Soal
Era globalisasi dan keterbukaan informasi telah membawa berbagai dampak, termasuk masuknya ideologi transnasional, penyebaran hoaks yang memecah belah, serta arus budaya asing yang masif. Dalam konteks ini, nasionalisme Indonesia diuji relevansi dan ketahanannya. Sikap nasionalisme yang paling tepat untuk diimplementasikan oleh warga negara Indonesia guna menjaga persatuan, integritas, dan identitas bangsa di tengah dinamika global tersebut adalah...
A
Membatasi diri dari segala bentuk interaksi global dan menolak masuknya informasi atau budaya asing secara total untuk mempertahankan kemurnian identitas nasional.
B
Mengembangkan nasionalisme yang adaptif dan inklusif, dengan kritis menyaring informasi serta menginternalisasi nilai-nilai universal yang selaras dengan Pancasila, sambil memperkuat jati diri bangsa.
C
Menitikberatkan pada penguatan sentimen kedaerahan dan identitas primordial sebagai benteng utama pertahanan terhadap pengaruh globalisasi.
D
Mengutamakan kepentingan ekonomi global dan keterbukaan pasar di atas segalanya, dengan keyakinan bahwa kesejahteraan akan secara otomatis memperkuat nasionalisme.
E
Bersikap acuh tak acuh terhadap isu-isu global dan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, karena nasionalisme akan terbangun dengan sendirinya melalui kemajuan material.
NO. 210
Link Soal
Peristiwa Gerakan 30 September (G30S) tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga merenggut nyawa perwira di Yogyakarta yakni Kolonel Katamso dan Letkol Sugiyono. Fakta ini menunjukkan bahwa ancaman disintegrasi bangsa saat itu...
A
Hanya bersifat lokal dan spontanitas dari prajurit bawah.
B
Merupakan gerakan yang terstruktur dan menargetkan komando kewilayahan.
C
Disebabkan oleh kecemburuan sosial antar daerah.
D
Hanya menyasar para jenderal yang berada di pusat pemerintahan.
E
Merupakan dampak dari kegagalan otonomi daerah.