Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 21. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 201
Link Soal
Partai Nasional Indonesia (PNI) memiliki strategi perjuangan yang tegas menolak bekerja sama dengan pemerintah kolonial. Strategi dan asas perjuangan ini dikenal dengan istilah...
A
Koperasi dan Marhaenisme
B
Radikalisme dan Liberalisme
C
Non-koperasi dan Marhaenisme
D
Bawah tanah dan Gerilya
E
Diplomasi dan Negosiasi
NO. 202
Link Soal
Nasionalisme yang berdasarkan Pancasila dikenal sebagai nasionalisme yang inklusif, artinya...
A
Hanya mengakui satu suku bangsa sebagai pemilik sah negara.
B
Mampu merangkul berbagai perbedaan dan menyatukannya dalam bingkai persatuan tanpa menghilangkan identitas asli.
C
Menolak pengaruh dari negara lain dalam segala bentuk.
D
Lebih mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan global secara mutlak.
E
Mewajibkan semua warga negara untuk menganut agama yang sama.
NO. 203
Link Soal
Dalam menghadapi agresi militer Belanda yang ingin menjajah kembali, Indonesia menggunakan jalur diplomasi internasional. Salah satu bentuk penyelesaian sengketa yang melibatkan pihak ketiga netral disebut...
A
Arbitrase negara ketiga
B
Intervensi militer asing
C
Embargo ekonomi
D
Aliansi pertahanan
E
Konfrontasi terbuka
NO. 204
Link Soal
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) merupakan badan yang meneruskan pekerjaan BPUPKI. Dalam terminologi bahasa Jepang, lembaga ini dikenal dengan nama...
A
Dokuritsu Junbi Sakai
B
Dokuritsu Junbi Inkai
C
Dokuritsu Junbi Nikai
D
Dokuritsu Junbi Chosakai
E
Dokuritsu Junbi Lakai
NO. 205
Link Soal
Pemerintah Daerah "Bumi Makmur" menerapkan kebijakan "Gerakan Bangga Produk Lokal" yang mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan instansi di lingkungannya untuk membeli dan menggunakan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asli daerah tersebut. Kebijakan ini, yang juga mencakup pengadaan barang dan jasa, dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat identitas daerah. Namun, beberapa kalangan berpendapat bahwa kebijakan ini berpotensi menciptakan praktik proteksionisme internal dan menghambat persaingan sehat antar-produk UMKM dari berbagai daerah di Indonesia, yang pada akhirnya dapat melemahkan semangat persatuan ekonomi nasional.
Bagaimana seharusnya kebijakan "Gerakan Bangga Produk Lokal" diinterpretasikan dan diimplementasikan agar selaras dengan esensi Nasionalisme Indonesia yang berlandaskan Pancasila dalam konteks pembangunan ekonomi?
A
Kebijakan ini sudah tepat sebagai manifestasi kedaulatan ekonomi daerah dan bentuk konkrit dukungan terhadap UMKM lokal, sehingga tidak perlu diubah substansinya.
B
Kebijakan harus dibatalkan sepenuhnya karena secara langsung bertentangan dengan prinsip pasar bebas dan dapat memicu fragmentasi ekonomi, mengancam persatuan nasional.
C
Kebijakan perlu direvisi agar lebih fokus pada peningkatan kualitas, inovasi, dan daya saing produk UMKM lokal sehingga mampu bersaing di pasar nasional, tanpa membatasi peluang produk dari daerah lain.
D
Kebijakan ini adalah hak otonomi daerah yang mutlak dan tidak bisa diintervensi oleh pemerintah pusat selama bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat lokal.
E
Pemerintah daerah harus tetap memprioritaskan produk lokal namun dengan memberikan porsi atau kuota tertentu bagi produk UMKM dari provinsi lain sebagai bentuk toleransi ekonomi.
NO. 206
Link Soal
Apa yang sebaiknya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional tanpa mengurangi semangat nasionalisme dalam negeri?
A
Meningkatkan pajak untuk semua produk impor agar produk lokal lebih murah
B
Memberikan pelatihan dan inovasi teknologi kepada pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kualitas produk
C
Membatasi perdagangan internasional dengan hanya mengizinkan produk lokal beredar di pasar
D
Menghimbau masyarakat untuk menggunakan produk lokal walaupun kualitasnya rendah
E
Mengimpor bahan baku dari negara lain untuk menurunkan biaya produksi
NO. 207
Link Soal
Pada peristiwa Rengasdengklok tanggal 16 Agustus 1945, Sukarno dan Hatta diamankan oleh kelompok pemuda dan tentara PETA ke sebuah lokasi dengan tujuan menjauhkan mereka dari pengaruh Jepang. Di manakah lokasi tersebut?
A
Markas Jepang di Jakarta
B
Istana Dalat, Vietnam
C
Rengasdengklok
D
Rumah Laksamana Maeda
E
Kediaman Soekarno di Pegangsaan Timur
NO. 208
Link Soal
Produk kreatif lokal sering kalah pamor dibanding barang impor. Intervensi pemerintah yang paling komprehensif untuk meningkatkan daya saing global produk anak bangsa adalah ...
A
Mewajibkan monopoli pasar hanya untuk produk lokal
B
Fasilitasi ekosistem bisnis (pelatihan, permodalan, dan alih teknologi)
C
Menaikkan pajak barang lokal untuk menambah kas negara
D
Menutup keran impor total (autarki)
E
Sentralisasi industri kreatif hanya di ibu kota
NO. 209
Link Soal
Di era kemajuan teknologi saat ini, terdapat sikap negatif yang harus dijauhi agar persatuan tetap terjaga, yaitu sikap menutup diri dari kelompok lain atau yang disebut...
A
Adaptif
B
Eksklusivisme
C
Proaktif
D
Kuriositas
E
Profesionalisme
NO. 210
Link Soal
Arus globalisasi dan digitalisasi yang intensif telah membawa perubahan signifikan pada lanskap sosial dan budaya di Indonesia. Generasi muda semakin terpapar beragam budaya, ideologi, dan gaya hidup dari luar, yang terkadang menimbulkan pergeseran nilai dan identitas kebangsaan. Untuk memastikan nasionalisme tetap relevan dan kokoh sebagai pilar bangsa di tengah gempuran tersebut, pendekatan yang paling strategis dan berkelanjutan yang harus diutamakan pemerintah adalah...
A
Membatasi akses internet dan konten digital dari luar negeri secara ketat, serta mewajibkan penggunaan produk dan layanan domestik.
B
Mengintensifkan pembangunan infrastruktur fisik di daerah perbatasan dan pulau terluar untuk menegaskan kedaulatan wilayah.
C
Memperkuat sistem pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan yang adaptif dengan perkembangan zaman, serta mendorong kreasi dan inovasi lokal yang berdaya saing global.
D
Menggalakkan propaganda patriotisme melalui media massa dan menyelenggarakan acara kebangsaan secara masif untuk menumbuhkan rasa bangga.
E
Menerapkan sanksi hukum yang berat bagi setiap individu atau kelompok yang terbukti menyebarkan ideologi anti-nasionalisme dan memecah belah bangsa.