Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 21. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 201
Link Soal
Di bawah ini, tokoh Panitia Sembilan yang bertindak sebagai representasi dari golongan Islam adalah...
A
Soekarno
B
Abdoel Kahar Moezakkir
C
Ahmad Soebardjo
D
A.A. Maramis
E
Mohammad Hatta
NO. 202
Link Soal
Peristiwa "Bandung Lautan Api" (1946) dimana rakyat membakar rumah mereka sendiri menyiratkan nilai nasionalisme radikal, yaitu ...
A
Rela berkorban harta benda demi kehormatan agar wilayah tidak dipakai musuh
B
Upaya mencari perhatian dunia internasional dengan aksi ekstrem
C
Tanda keputusasaan karena kalah persenjataan
D
Menghindari konfrontasi fisik karena takut berperang
E
Strategi menunggu bantuan asing datang
NO. 203
Link Soal
Pancasila bukanlah paham yang menganut chauvinisme. Definisi yang paling tepat untuk mendeskripsikan istilah chauvinisme adalah...
A
Kesetiaan tinggi terhadap tradisi kuno daerah asal
B
Paham yang menganggap semua bangsa di dunia memiliki kedudukan setara
C
Rasa cinta tanah air yang sangat ekstrim dengan merendahkan martabat bangsa lain
D
Perjuangan bersenjata untuk mendapatkan kemerdekaan nasional
E
Paham yang mengutamakan kepentingan individu di atas negara
NO. 204
Link Soal
Bagaimana sebaiknya pemerintah dan masyarakat mengelola sumber daya alam dengan bijak untuk menjaga keberlanjutan dan mencerminkan nasionalisme?
A
Mengeksploitasi sumber daya alam sebanyak mungkin untuk meningkatkan pendapatan negara
B
Membangun lebih banyak industri berat di kawasan hutan lindung
C
Menggalakkan program konservasi alam serta menanamkan kesadaran lingkungan di masyarakat
D
Membiarkan perusahaan asing mengambil alih pengelolaan sumber daya alam
E
Memusatkan semua pengelolaan sumber daya alam pada pemerintah pusat
NO. 205
Link Soal
Perjuangan pembebasan Irian Barat melibatkan diplomasi internasional melalui PBB. Pada tanggal berapakah PBB secara resmi menyerahkan otoritas administrasi Irian Barat kepada pemerintah Indonesia?
A
1 Mei 1963
B
17 Agustus 1962
C
30 September 1962
D
19 Desember 1961
E
1 Oktober 1962
NO. 206
Link Soal
Bela negara merupakan perwujudan dari sikap nasionalisme. Tujuan utama bela negara bagi warga negara adalah...
A
Mencari popularitas pribadi
B
Mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa
C
Memperoleh keuntungan materi
D
Meningkatkan status sosial
E
Menguasai negara lain
NO. 207
Link Soal
Perjanjian Linggarjati adalah salah satu upaya diplomasi Indonesia. Salah satu poin penting yang disepakati Belanda dalam perjanjian ini adalah pengakuan secara de facto wilayah Republik Indonesia yang meliputi...
A
Jawa, Bali, dan Madura
B
Sumatera, Jawa, dan Kalimantan
C
Jawa, Sumatera, dan Madura
D
Seluruh wilayah bekas Hindia Belanda
E
Jawa dan Madura saja
NO. 208
Link Soal
Dalam pembabakan sejarah kebudayaan masyarakat awal di Indonesia, periode yang identik dengan sebutan 'zaman batu muda' dikenal dengan istilah...
A
Megalithikum
B
Paleolithikum
C
Neolithikum
D
Mesolithikum
E
Zaman Logam
NO. 209
Link Soal
Adanya kasus pemaksaan suatu ajaran agama terhadap orang lain sangat tidak dibenarkan. Berikut yang menjadi alasan fundamental diperlukannya sikap saling menghormati antarpemeluk agama adalah ...
A
Dapat menyamakan agama yang berbeda
B
Menghilangkan segala perbedaan yang ada
C
Mempererat hubungan antarwarga
D
Memperkuat persatuan dan menghindari konflik
E
Menghindari konflik dan menyatukan agama
NO. 210
Link Soal
Di era otonomi daerah dan globalisasi, sebuah pemerintah kabupaten sedang merancang Peraturan Daerah (Perda) yang secara tegas membatasi masuknya produk dan investasi dari luar wilayah kabupaten, bahkan dari provinsi lain di Indonesia, dengan alasan untuk melindungi perekonomian lokal dan identitas budaya setempat. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai nasionalisme dan persatuan bangsa, bagaimana Anda seharusnya menyikapi rancangan Perda tersebut?
A
Mendukung penuh rancangan Perda tersebut sebagai bentuk konkret implementasi kedaulatan daerah dan keberpihakan terhadap ekonomi lokal.
B
Menolak secara mutlak Perda tersebut karena setiap pembatasan antar-wilayah di Indonesia akan merusak integrasi ekonomi nasional dan mengikis semangat persatuan.
C
Mengusulkan kajian mendalam terhadap Perda tersebut dengan melibatkan pakar hukum tata negara dan ekonomi nasional untuk memastikan bahwa Perda tersebut tidak bertentangan dengan UUD 1945 dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika, serta mencari solusi yang harmonis antara kepentingan lokal dan nasional.
D
Membiarkan Perda tersebut karena merupakan kewenangan otonomi daerah, tanpa perlu intervensi dari ASN yang bukan bagian dari pemerintah daerah tersebut.
E
Mengadvokasi agar Perda tersebut dijadikan contoh bagi daerah lain untuk memperkuat identitas dan ekonomi lokal masing-masing, sebagai wujud keberagaman Indonesia.