Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 22. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 211
Link Soal
Momentum menyerahnya Jepang secara formal kepada pihak Sekutu terjadi di atas kapal USS Missouri pada tanggal...
A
9 Agustus 1945
B
12 Agustus 1945
C
14 Agustus 1945
D
17 Agustus 1945
E
22 Agustus 1945
NO. 212
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara golongan tua dan golongan muda. Inti perbedaan tersebut bukan pada pelaksanaan proklamasi, melainkan pada...
A
Siapa yang akan menandatangani naskah proklamasi
B
Tempat pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
C
Waktu dan cara pelaksanaan proklamasi (keterlibatan PPKI/Jepang)
D
Penyusunan naskah proklamasi
E
Bentuk negara yang akan diproklamasikan
NO. 213
Link Soal
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk oleh Jepang dengan tugas utama...
A
Menyusun strategi perang gerilya melawan Sekutu
B
Membentuk kabinet pemerintahan pertama Indonesia
C
Menyelidiki dan merumuskan dasar-dasar bagi negara Indonesia merdeka
D
Melatih pemuda Indonesia menggunakan senjata militer
E
Menghimpun dana perang dari masyarakat
NO. 214
Link Soal
Paham yang bertujuan untuk memperluas kekuasaan suatu negara dengan cara menguasai wilayah atau negara lain beserta sumber dayanya disebut...
A
Nasionalisme
B
Patriotisme
C
Kolonialisme
D
Liberalisme
E
Sosialisme
NO. 215
Link Soal
Pada Pemilihan Umum pertama tahun 1955, Partai Komunis Indonesia (PKI) berhasil muncul sebagai salah satu dari empat partai besar. Faktor penyebab berkembangnya pengaruh ideologi tersebut pada masa itu dikaitkan dengan...
A
Adanya sentralisasi kekuasaan
B
Keberhasilan program ekonomi kerakyatan
C
Dukungan penuh dari militer
D
Stabilitas politik yang sangat kuat
E
Penerapan sistem demokrasi liberal murni
NO. 216
Link Soal
Apa faktor utama yang melatarbelakangi pembentukan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat pada tahun 1948?
A
Keinginan Belanda untuk membangun pangkalan militer di wilayah Sumatera
B
Belanda menolak mengakui kedaulatan Indonesia meskipun agresi militer telah berakhir
C
Lumpuhnya pemerintahan pusat karena Presiden Soekarno dan Wapres Moh. Hatta ditangkap Belanda saat Agresi Militer II
D
Hasil kesepakatan perundingan Roem-Royen yang mewajibkan pembentukan pemerintahan sementara
E
Keputusan Konferensi Meja Bundar untuk menciptakan negara federal sebelum pengakuan kedaulatan
NO. 217
Link Soal
Kalimat pada sila pertama Piagam Jakarta mengalami perubahan sebelum akhirnya disahkan. Faktor utama yang melatarbelakangi perubahan tersebut adalah...
A
Keinginan untuk menyederhanakan tata bahasa agar lebih mudah dipahami
B
Adanya keberatan dan aspirasi dari masyarakat Indonesia bagian timur demi menjaga keutuhan NKRI
C
Kesepakatan mendadak antara pimpinan organisasi Islam di Indonesia
D
Perintah langsung dari otoritas militer Jepang saat itu
E
Hasil voting mayoritas anggota BPUPKI pada sidang kedua
NO. 218
Link Soal
Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, khususnya pada masa Konstitusi RIS, Presiden memiliki kekuasaan yang 'tidak dapat diganggu gugat'. Konsep ini menunjukkan bahwa pada masa tersebut kedudukan Presiden adalah sebagai...
A
Kepala Pemerintahan yang bertanggung jawab pada parlemen
B
Kepala Negara simbolis, sementara tanggung jawab pemerintahan ada pada menteri
C
Pemimpin partai politik pemenang pemilu
D
Diktator yang memiliki kekuasaan tak terbatas
E
Ketua parlemen merangkap eksekutif
NO. 219
Link Soal
Belanda sempat tidak mengakui kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 karena beranggapan bahwa kedaulatan Indonesia baru terjadi pada tanggal ...
A
16 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
27 September 1949
D
27 Desember 1949
E
16 Agustus 2005
NO. 220
Link Soal
Dalam konteks wawasan kebangsaan, nasionalisme mengandung makna…
A
Sikap mencintai bangsa dan negara secara berlebihan.
B
Perasaan cinta tanah air yang diwujudkan dalam tindakan konkret.
C
Keyakinan bahwa bangsanya lebih unggul dari bangsa lain.
D
Doktrin politik yang mengutamakan kepentingan nasional di atas segalanya.
E
Kesetiaan mutlak terhadap negara tanpa kritik.