Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 22. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 211
Link Soal
Perang Dunia I merupakan peristiwa besar yang mengubah peta politik dunia. Kapankah secara resmi konflik global ini berakhir?
A
1914
B
1916
C
1918
D
1921
E
1924
NO. 212
Link Soal
Wilayah perbatasan masih menghadapi masalah penyelundupan. Solusi yang paling efektif untuk memperkuat nasionalisme dan kedaulatan di wilayah perbatasan ini adalah ...
A
Membangun lebih banyak pos penjagaan militer
B
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan melalui pendidikan dan akses kesehatan
C
Membatasi akses keluar-masuk wilayah perbatasan bagi masyarakat setempat
D
Meningkatkan kerjasama militer dengan negara tetangga
E
Memindahkan masyarakat di perbatasan ke wilayah yang lebih aman
NO. 213
Link Soal
Di era kolonial, perjuangan fisik seringkali menemui kegagalan akibat minimnya persatuan regional. Kondisi ini mendorong kaum pemuda untuk membentuk perkumpulan bersifat nasionalis guna mempersatukan seluruh rakyat Indonesia. Salah satu organisasi awal yang fundamental dalam menumbuhkan kesadaran kebangsaan di Indonesia adalah...
A
Serikat Dagang Islam (kemudian Sarekat Islam)
B
Perkumpulan Muhammadiyah
C
Budi Utomo
D
Partai Nasional Indonesia (PNI)
E
Nahdlatul Ulama
NO. 214
Link Soal
Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah. Wilayah manakah yang dikenal sebagai sentra penghasil tambang Bauksit?
A
Bontang
B
Pulau Buru
C
Lapangan Arun
D
Pulau Tarakan
E
Pulau Bintan
NO. 215
Link Soal
Pada tanggal 1 Maret 1945, pemerintah pendudukan Jepang mengumumkan pembentukan badan khusus untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia, yaitu...
A
PPKI (Dokuritsu Junbi Iinkai)
B
BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai)
C
PETA (Pembela Tanah Air)
D
Putera (Pusat Tenaga Rakyat)
E
Chuo Sangi In
NO. 216
Link Soal
Di era digital yang penuh disrupsi, 'Forum Pemuda Merdeka' (FPM) dihadapkan pada tantangan pelik. Anggota FPM, yang terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, dan daerah, ingin menjaga semangat kebangsaan tetap menyala. Namun, sebagian dari mereka lebih sering terlibat dalam tren global yang mendominasi media sosial, bahkan terkesan kurang peduli dengan narasi perjuangan kemerdekaan atau kekayaan budaya lokal. Ada pula kelompok minoritas di FPM yang merasa identitas keagamaannya kurang terwadahi dalam diskusi kebangsaan, sementara kelompok mayoritas tanpa sengaja seringkali mengedepankan perspektif agamanya dalam setiap pembahasan isu nasional. Ketua FPM mengingatkan bahwa persatuan yang dirajut Budi Utomo dan Sumpah Pemuda adalah fondasi yang harus terus diadaptasi, bukan hanya dihafal. Ia juga menekankan bahwa nasionalisme bukan berarti menafikan keberagaman, melainkan merangkulnya dalam bingkai NKRI.
Berdasarkan narasi di atas, pendekatan strategis yang paling komprehensif untuk diterapkan oleh 'Forum Pemuda Merdeka' guna memperkuat nasionalisme, menjaga identitas bangsa di tengah arus globalisasi, dan mewujudkan moderasi beragama adalah...
A
Menginisiasi program 'Bhinneka Digital' yang memfasilitasi diskusi kritis tentang konten global, mengenalkan kembali kekayaan budaya dan narasi sejarah lokal melalui platform digital interaktif, serta mengadakan forum dialog lintas iman secara berkala untuk memperkuat pemahaman dan toleransi.
B
Meningkatkan kesadaran akan kewajiban membela negara di garda depan, mengadakan pelatihan fisik dan mental untuk menghadapi ancaman asing, serta secara tegas menolak segala bentuk paham transnasional yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila.
C
Memperbanyak publikasi kutipan tokoh-tokoh nasional di media sosial, mengadakan lomba mengenakan pakaian adat, dan mendorong anggota untuk lebih aktif menyuarakan pandangan keagamaan masing-masing agar merasa diakui.
D
Membatasi akses anggota terhadap media sosial asing, fokus hanya pada konten-konten kebangsaan murni, dan membentuk satu wadah tunggal bagi semua agama untuk menyamakan persepsi dalam bernegara demi menghindari friksi.
E
Mengintensifkan pembelajaran sejarah perjuangan bangsa melalui seminar dan kunjungan museum, serta menyerahkan urusan moderasi beragama sepenuhnya kepada pemuka agama agar tidak mencampuri urusan negara.
NO. 217
Link Soal
Tokoh golongan tua yang berperan sebagai penengah (mediator) dan berhasil meyakinkan golongan muda untuk melepaskan Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta guna mempersiapkan proklamasi adalah...
A
Dr. Radjiman Widiodiningrat
B
H. Agus Salim
C
Mr. Ahmad Subardjo
D
Drs. Moh. Hatta
E
Mr. Maramis
NO. 218
Link Soal
Apa tujuan utama dari diadakannya Kongres Wina (1814-1815) yang dipimpin oleh negarawan Austria, Klemens Wenzel von Metternich?
A
Mengatur penyerahan kembali Hindia Belanda
B
Memperoleh daerah Lombardia dan Venesia
C
Membuka sungai-sungai untuk perdagangan
D
Menghapus perbudakan di Inggris
E
Menentukan kembali peta politik di Eropa
NO. 219
Link Soal
Dalam rangka memperkuat perekonomian nasional, pemerintah Indonesia mencanangkan Gerakan Bangga Buatan Indonesia. Tujuan utama dari gerakan ini adalah ...
A
mengharuskan seluruh produk impor ditinggalkan secara total
B
meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal
C
menghentikan ekspor barang ke negara-negara asing
D
memperkenalkan produk lokal di pasar luar negeri dengan harga murah
E
membatasi inovasi produk lokal agar tetap tradisional
NO. 220
Link Soal
Penyebaran awal agama Islam di Indonesia terkonsentrasi di kawasan pesisir pulau Sumatra dan Jawa. Faktor utama yang melatarbelakangi hal tersebut adalah...
A
Fasilitas pelabuhan di pesisir yang lebih modern dibandingkan pedalaman
B
Kepadatan penduduk di daerah pantai yang mempermudah dakwah
C
Interaksi aktif melalui jalur perdagangan laut internasional
D
Dukungan penuh dari raja-raja besar di pusat kerajaan Jawa
E
Tingkat pendidikan masyarakat pesisir yang relatif lebih rendah