Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 24. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 231
Link Soal
Sebelum kembali ke UUD 1945 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Indonesia pernah menerapkan sistem Demokrasi Liberal dengan menggunakan konstitusi...
A
UUD 1945 (Naskah Asli)
B
Konstitusi RIS
C
UUDS 1950
D
UUD Amandemen
E
Piagam Jakarta
NO. 232
Link Soal
Di era digital yang penuh disrupsi, 'Forum Pemuda Merdeka' (FPM) dihadapkan pada tantangan pelik. Anggota FPM, yang terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, dan daerah, ingin menjaga semangat kebangsaan tetap menyala. Namun, sebagian dari mereka lebih sering terlibat dalam tren global yang mendominasi media sosial, bahkan terkesan kurang peduli dengan narasi perjuangan kemerdekaan atau kekayaan budaya lokal. Ada pula kelompok minoritas di FPM yang merasa identitas keagamaannya kurang terwadahi dalam diskusi kebangsaan, sementara kelompok mayoritas tanpa sengaja seringkali mengedepankan perspektif agamanya dalam setiap pembahasan isu nasional. Ketua FPM mengingatkan bahwa persatuan yang dirajut Budi Utomo dan Sumpah Pemuda adalah fondasi yang harus terus diadaptasi, bukan hanya dihafal. Ia juga menekankan bahwa nasionalisme bukan berarti menafikan keberagaman, melainkan merangkulnya dalam bingkai NKRI.
Berdasarkan narasi di atas, pendekatan strategis yang paling komprehensif untuk diterapkan oleh 'Forum Pemuda Merdeka' guna memperkuat nasionalisme, menjaga identitas bangsa di tengah arus globalisasi, dan mewujudkan moderasi beragama adalah...
A
Menginisiasi program 'Bhinneka Digital' yang memfasilitasi diskusi kritis tentang konten global, mengenalkan kembali kekayaan budaya dan narasi sejarah lokal melalui platform digital interaktif, serta mengadakan forum dialog lintas iman secara berkala untuk memperkuat pemahaman dan toleransi.
B
Meningkatkan kesadaran akan kewajiban membela negara di garda depan, mengadakan pelatihan fisik dan mental untuk menghadapi ancaman asing, serta secara tegas menolak segala bentuk paham transnasional yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila.
C
Memperbanyak publikasi kutipan tokoh-tokoh nasional di media sosial, mengadakan lomba mengenakan pakaian adat, dan mendorong anggota untuk lebih aktif menyuarakan pandangan keagamaan masing-masing agar merasa diakui.
D
Membatasi akses anggota terhadap media sosial asing, fokus hanya pada konten-konten kebangsaan murni, dan membentuk satu wadah tunggal bagi semua agama untuk menyamakan persepsi dalam bernegara demi menghindari friksi.
E
Mengintensifkan pembelajaran sejarah perjuangan bangsa melalui seminar dan kunjungan museum, serta menyerahkan urusan moderasi beragama sepenuhnya kepada pemuka agama agar tidak mencampuri urusan negara.
NO. 233
Link Soal
Setelah bentuk negara serikat (RIS) dibubarkan, Indonesia kembali ke Negara Kesatuan dengan menggunakan Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) 1950 yang mulai berlaku pada tanggal...
A
27 Desember 1949
B
17 Agustus 1950
C
5 Juli 1959
D
1 Juni 1945
E
29 September 1955
NO. 234
Link Soal
Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 7 Agustus 1945 memiliki makna strategis karena...
A
Menggantikan BPUPKI dan menandakan proses kemerdekaan memasuki tahap finalisasi/pelaksanaan
B
Menunjukkan bahwa Jepang sudah menyerah total kepada Sekutu
C
Merupakan hadiah langsung dari Jenderal Terauchi tanpa syarat
D
Dibentuk atas desakan golongan muda yang ingin segera merdeka
E
Bertugas menyusun teks proklamasi yang akan dibacakan Soekarno
NO. 235
Link Soal
Prinsip nasionalisme yang secara tegas termaktub dalam falsafah Pancasila dan menjadi ciri khas Indonesia adalah ....
A
Mengutamakan kepentingan kelompok atau golongan di atas kepentingan nasional.
B
Menjaga kebhinekaan dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa.
C
Mengembangkan sikap egoisme rasial dan primordial yang kuat.
D
Menolak segala bentuk interaksi dan kerja sama dengan negara lain.
E
Mengarahkan pada pembentukan negara kesatuan yang totaliter.
NO. 236
Link Soal
Dalam catatan sejarah, bangsa India kuno pernah menyebut wilayah kepulauan Indonesia dengan nama 'Dwipantara'. Secara etimologis, kata tersebut berarti...
A
Pulau Seberang
B
Negara Padi
C
Negara Emas
D
Negara Perantara
E
Kepulauan Laut Selatan
NO. 237
Link Soal
Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, semboyan Bhinneka Tunggal Ika secara resmi digunakan pertama kali dalam Sidang Kabinet RIS pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
11 Februari 1950
D
5 Juli 1959
E
1 Juni 1945
NO. 238
Link Soal
Sebagai bagian dari rangkaian peristiwa menjelang akhir Perang Dunia II, Amerika Serikat meluncurkan serangan bom atom ke kota Hiroshima pada...
A
6 Agustus 1945
B
8 Agustus 1945
C
9 Agustus 1945
D
14 Agustus 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 239
Link Soal
Akibat situasi keamanan di Jakarta (Batavia) yang semakin tidak kondusif pasca kemerdekaan, pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke Yogyakarta. Peristiwa pemindahan ini terjadi pada tanggal...
A
4 Januari 1946
B
10 November 1945
C
19 Desember 1948
D
17 Agustus 1950
E
27 Desember 1949
NO. 240
Link Soal
Di tengah arus globalisasi yang kuat, muncul berbagai isu terkait identitas nasional, mulai dari penetrasi budaya asing hingga tantangan ideologi transnasional. Bagaimana sikap nasionalisme Pancasila yang ideal seharusnya diimplementasikan untuk menjaga integritas bangsa dan kedaulatan budaya, tanpa mengorbankan semangat adaptasi dan kemajuan?
A
Menguatkan filter terhadap segala bentuk budaya asing yang masuk serta membatasi interaksi dengan dunia luar agar identitas asli tidak terkontaminasi.
B
Mendorong internalisasi nilai-nilai luhur Pancasila sebagai filter dan landasan adaptasi budaya asing, sambil secara aktif mempromosikan kekayaan budaya lokal di kancah global.
C
Memberikan kebebasan penuh pada masyarakat untuk memilih dan mengadopsi budaya apa pun, dengan keyakinan bahwa identitas nasional akan tetap kuat secara alamiah.
D
Memprioritaskan penguatan ekonomi dan teknologi, dengan asumsi bahwa kekuatan materi akan secara otomatis memperkuat identitas dan kedaulatan bangsa.
E
Menyeragamkan seluruh bentuk kebudayaan lokal menjadi satu kebudayaan nasional tunggal agar tidak terjadi perpecahan dan lebih mudah menghadapi tantangan global.