Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 24. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 231
Link Soal
Tempat dilaksanakannya rapat perdana BPUPKI yang berlokasi di Jalan Pejambon 6, Jakarta, adalah gedung...
A
Gedung Bakteriologi
B
Istana Negara
C
Gedung Chuo Sangi In
D
Gedung Pengangsaan Timur
E
Gedung Proklamasi
NO. 232
Link Soal
Di sebuah kepulauan bernama "Bumipura," selama berabad-abad, rakyat hidup di bawah dominasi imperium asing yang memecah belah mereka berdasarkan suku dan wilayah. Pada awal abad ke-20, setelah bertahun-tahun penindasan dan eksploitasi, sekelompok intelektual muda yang terdidik di luar negeri, seperti Pangeran Arsa dan Putri Sani, mulai menyadari adanya persamaan nasib dan identitas budaya yang kuat di antara seluruh penduduk Bumipura. Mereka menginisiasi pertemuan-pertemuan rahasia, menyebarkan pamflet, dan mengorganisir forum diskusi yang menekankan bahwa "Kita adalah satu bangsa, Bumipura, bukan sekadar kumpulan suku-suku yang terpisah." Gerakan ini perlahan namun pasti membangkitkan kesadaran kolektif untuk bersatu melawan penjajah demi kemerdekaan penuh.
Peristiwa di Bumipura ini paling tepat menggambarkan latar belakang terbentuknya konsep nasionalisme, yaitu...
A
Kesadaran akan identitas bersama dan keinginan untuk menentukan nasib sendiri setelah mengalami penindasan kolonial.
B
Dorongan untuk memperluas wilayah kekuasaan dan pengaruh budaya ke negeri tetangga.
C
Munculnya ideologi komunisme yang menuntut persamaan hak bagi seluruh warga negara.
D
Kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian negara melalui perdagangan bebas internasional.
E
Pembentukan aliansi militer untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi luar.
NO. 233
Link Soal
Seiring dengan perkembangan teknologi, industri di Indonesia mulai beralih ke sistem otomatisasi. Namun, peralihan ini menimbulkan tantangan berupa pengurangan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sebagai seorang pemimpin perusahaan yang menerapkan otomatisasi, bagaimana cara yang paling bijaksana untuk menjaga kesejahteraan pekerja dan tetap berkontribusi pada nasionalisme?
A
Mengurangi jumlah pekerja tanpa ada kompensasi apapun
B
Memberikan pelatihan keterampilan baru kepada pekerja yang terdampak otomatisasi agar mereka dapat mengisi posisi baru di bidang lain
C
Mengganti seluruh pekerja dengan mesin untuk meningkatkan efisiensi
D
Membiarkan pekerja mencari pekerjaan baru tanpa bantuan perusahaan
E
Memindahkan pabrik ke luar negeri untuk menghindari regulasi lokal
NO. 234
Link Soal
Kalimat pada sila pertama Piagam Jakarta mengalami perubahan sebelum akhirnya disahkan. Faktor utama yang melatarbelakangi perubahan tersebut adalah...
A
Keinginan untuk menyederhanakan tata bahasa agar lebih mudah dipahami
B
Adanya keberatan dan aspirasi dari masyarakat Indonesia bagian timur demi menjaga keutuhan NKRI
C
Kesepakatan mendadak antara pimpinan organisasi Islam di Indonesia
D
Perintah langsung dari otoritas militer Jepang saat itu
E
Hasil voting mayoritas anggota BPUPKI pada sidang kedua
NO. 235
Link Soal
Tokoh Presiden Indonesia yang pada masa pemerintahannya mengambil kebijakan untuk mengembalikan nama Irian Jaya menjadi Papua adalah...
A
B.J. Habibie
B
Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
C
Megawati Soekarnoputri
D
Susilo Bambang Yudhoyono
E
Joko Widodo
NO. 236
Link Soal
Salah satu peristiwa ketatanegaraan krusial pasca-proklamasi yang dilakukan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah...
A
Pembubaran BPUPKI
B
Pembentukan tentara keamanan rakyat
C
Pengesahan UUD 1945
D
Pemilihan anggota legislatif
E
Penetapan ibu kota negara
NO. 237
Link Soal
Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditempatkan di wilayah perbatasan Indonesia yang memiliki keragaman budaya tinggi dan rentan terhadap pengaruh eksternal serta isu-isu disintergrasi, Anda dihadapkan pada tantangan untuk memperkuat nasionalisme di kalangan masyarakat setempat. Tindakan paling efektif yang mencerminkan penerapan nilai-nilai nasionalisme Pancasila dalam situasi tersebut adalah...
A
Menggalakkan secara masif perayaan adat dan tradisi lokal untuk memperkuat identitas kultural masyarakat, dengan asumsi hal itu akan secara otomatis menumbuhkan cinta tanah air.
B
Melakukan indoktrinasi langsung mengenai bahaya separatisme dan kewajiban membela negara melalui seminar dan ceramah resmi secara berkala di setiap desa.
C
Mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal sekaligus mengintegrasikan pendidikan wawasan kebangsaan dan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam setiap program pemberdayaan masyarakat.
D
Memperketat pengawasan terhadap masuknya informasi dan ideologi asing serta membatasi interaksi masyarakat dengan pihak luar untuk mencegah pengaruh negatif.
E
Mengusulkan percepatan pembangunan infrastruktur fisik secara besar-besaran agar masyarakat merasa lebih terhubung dengan pusat pemerintahan dan mendapatkan fasilitas yang setara.
NO. 238
Link Soal
Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, khususnya pada masa Konstitusi RIS, Presiden memiliki kekuasaan yang 'tidak dapat diganggu gugat'. Konsep ini menunjukkan bahwa pada masa tersebut kedudukan Presiden adalah sebagai...
A
Kepala Pemerintahan yang bertanggung jawab pada parlemen
B
Kepala Negara simbolis, sementara tanggung jawab pemerintahan ada pada menteri
C
Pemimpin partai politik pemenang pemilu
D
Diktator yang memiliki kekuasaan tak terbatas
E
Ketua parlemen merangkap eksekutif
NO. 239
Link Soal
Terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tahun 1966 menjadi tonggak sejarah yang menandai dimulainya era pemerintahan...
A
Orde Lama
B
Orde Baru
C
Pembangunan
D
Reformasi
E
Serikat
NO. 240
Link Soal
Di tengah arus globalisasi yang masif dan tantangan geopolitik yang kompleks di abad ke-21, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk tidak hanya memahami, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai nasionalisme secara kontekstual. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan implementasi nasionalisme yang adaptif dan konstruktif untuk menjaga ketahanan serta kemajuan bangsa Indonesia?
A
Mengutamakan penggunaan produk dalam negeri dan membatasi impor secara ketat untuk melindungi industri nasional dari persaingan global, demi kedaulatan ekonomi.
B
Secara aktif menyaring dan mengintegrasikan inovasi serta pengetahuan global yang relevan, sambil terus memperkuat ideologi Pancasila sebagai landasan utama dalam setiap kebijakan pembangunan dan interaksi internasional.
C
Mempromosikan budaya lokal dan tradisi secara eksklusif, serta mengedepankan identitas etnis sebagai pondasi utama persatuan bangsa, guna menangkal homogenisasi budaya global.
D
Memfokuskan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia dengan mengadopsi sepenuhnya model pembangunan negara maju, agar Indonesia dapat bersaing di tingkat global secepat mungkin.
E
Menekankan narasi sejarah perjuangan kemerdekaan dan kebesaran masa lalu secara terus-menerus, untuk menumbuhkan kebanggaan nasional dan semangat bela negara di kalangan generasi muda.