Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 25. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 241
Link Soal
Sultan Hasanuddin dikenal sebagai sosok pemimpin tangguh dari wilayah Timur Nusantara yang gigih melawan monopoli VOC. Beliau memimpin perjuangan rakyat dari kerajaan...
A
Kerajaan Ternate dan Tidore
B
Kerajaan Gowa dan Tallo
C
Kerajaan Bone
D
Kerajaan Kutai
E
Kerajaan Banjar
NO. 242
Link Soal
Produk kreatif lokal sering kalah pamor dibanding barang impor. Intervensi pemerintah yang paling komprehensif untuk meningkatkan daya saing global produk anak bangsa adalah ...
A
Mewajibkan monopoli pasar hanya untuk produk lokal
B
Fasilitasi ekosistem bisnis (pelatihan, permodalan, dan alih teknologi)
C
Menaikkan pajak barang lokal untuk menambah kas negara
D
Menutup keran impor total (autarki)
E
Sentralisasi industri kreatif hanya di ibu kota
NO. 243
Link Soal
Perasaan cinta tanah air dan rela berkorban untuk bangsa dan negara disebut...
A
Fasisme
B
Liberalisme
C
Patriotisme
D
Oportunisme
E
Hedonisme
NO. 244
Link Soal
Mr. Soepomo memaparkan ide dan gagasan mengenai konsep dasar negara di hadapan sidang BPUPKI pada...
A
28 Mei 1945
B
29 Mei 1945
C
30 Mei 1945
D
31 Mei 1945
E
1 Juni 1945
NO. 245
Link Soal
Pada tanggal 1 Oktober 1965, Mayjen Soeharto menyampaikan pengumuman penting melalui RRI terkait situasi negara. Manakah dari poin berikut yang TIDAK termasuk dalam isi pengumuman tersebut?
A
Presiden Soekarno dalam kondisi aman dan sehat
B
Telah ditemukan jenazah 6 jenderal di sumur tua Lubang Buaya
C
Gerakan 30 September adalah upaya kudeta terhadap pemerintah
D
Enam perwira tinggi Angkatan Darat telah diculik
E
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada
NO. 246
Link Soal
Teks proklamasi disusun oleh tiga tokoh utama di kediaman Laksamana Maeda. Siapakah ketiga tokoh penyusun tersebut?
A
Sukarno, Hatta, dan Sayuti Melik
B
Sukarno, Hatta, dan Ahmad Soebardjo
C
Sukarno, Hatta, dan Sukarni
D
Sukarno, Hatta, dan Moh. Yamin
E
Sukarno, Hatta, dan B.M. Diah
NO. 247
Link Soal
Setelah BPUPKI menyelesaikan tugasnya dalam merancang dasar-dasar kemerdekaan, badan tersebut dibubarkan dan digantikan oleh lembaga baru pada tanggal 7 Agustus 1945, yaitu...
A
Panitia Kecil
B
Panitia Sembilan
C
PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)
D
PNI (Partai Nasional Indonesia)
E
KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat)
NO. 248
Link Soal
Pada masa Republik Indonesia Serikat (RIS), terjadi pergolakan yang menuntut kembalinya bentuk negara kesatuan. Langkah politik yang dilakukan oleh Mohammad Natsir untuk menyatukan kembali Indonesia secara integral dikenal dengan istilah...
A
Politik Devide et Impera
B
Mosi Integral Natsir
C
Gezagsverhouding Politik
D
Dekrit Pemulihan Kedaulatan
E
Diplomasi Van Mook
NO. 249
Link Soal
Penerapan kebijakan otonomi daerah (desentralisasi) bertujuan memberikan kemandirian kepada daerah. Namun, fenomena ini kerap memunculkan "Raja-raja kecil" atau peraturan daerah yang bertentangan dengan kebijakan nasional, yang berpotensi mengganggu integrasi bangsa. Langkah strategis apa yang harus diambil pemerintah pusat untuk menyelaraskan otonomi tanpa mematikan kreativitas daerah?
A
Menarik kembali seluruh kewenangan daerah ke pusat (Resentralisasi) demi stabilitas keamanan.
B
Menerbitkan regulasi payung dan pedoman umum (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) agar kebijakan daerah tetap segaris dengan visi nasional.
C
Memberikan kebebasan mutlak kepada daerah untuk membuat aturan apapun tanpa campur tangan pusat.
D
Menghapus sistem pemerintahan daerah dan menggantinya dengan sistem penunjukan langsung dari pusat.
E
Menyerahkan urusan vital seperti pertahanan dan kebijakan moneter sepenuhnya kepada daerah agar mandiri.
NO. 250
Link Soal
Penyebaran awal agama Islam di Indonesia terkonsentrasi di kawasan pesisir pulau Sumatra dan Jawa. Faktor utama yang melatarbelakangi hal tersebut adalah...
A
Fasilitas pelabuhan di pesisir yang lebih modern dibandingkan pedalaman
B
Kepadatan penduduk di daerah pantai yang mempermudah dakwah
C
Interaksi aktif melalui jalur perdagangan laut internasional
D
Dukungan penuh dari raja-raja besar di pusat kerajaan Jawa
E
Tingkat pendidikan masyarakat pesisir yang relatif lebih rendah