Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 26. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 251
Link Soal
Mpu Sindok memindahkan pusat Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur pada tahun 929 dan mendirikan dinasti baru. Kerajaan tersebut kemudian dikenal dengan nama...
A
Kerajaan Singasari
B
Kerajaan Kediri
C
Kerajaan Kahuripan
D
Kerajaan Jenggala
E
Kerajaan Majapahit
NO. 252
Link Soal
Lothrop Stoddard mendefinisikan sebuah konsep sebagai keyakinan kolektif dari mayoritas individu yang menyatakan identitas kebangsaan mereka melalui rasa memiliki satu sama lain dalam satu bangsa. Konsep yang dimaksud adalah...
A
Komunisme
B
Nasionalisme
C
Chauvinisme
D
Patriotisme
E
Liberalisme
NO. 253
Link Soal
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) diumumkan pembentukannya oleh Jenderal Kumakichi Harada. Tanggal berapakah pengumuman resmi pembentukan badan tersebut?
A
1 Maret 1945
B
29 April 1945
C
1 Juni 1945
D
7 Agustus 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 254
Link Soal
Setelah mendirikan Negara Indonesia Timur, Belanda kembali memproklamasikan negara boneka baru pada 4 Mei 1947 di wilayah Jawa Barat. Negara boneka tersebut dikenal dengan nama...
A
Negara Jawa Timur
B
Negara Pasundan
C
Negara Madura
D
Negara Sumatera Selatan
E
Negara Pasisir
NO. 255
Link Soal
Pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 dilakukan di kediaman Ir. Soekarno yang beralamat di...
A
Jalan Imam Bonjol No. 1
B
Jalan Pegangsaan Timur No. 56
C
Jalan Kemerdekaan No. 34
D
Jalan Perjuangan No. 76
E
Jalan Proklamasi No. 10
NO. 256
Link Soal
Dalam menjalankan perannya di kancah internasional, Indonesia memegang teguh prinsip politik luar negeri 'Bebas Aktif'. Manakah di antara pernyataan berikut yang BUKAN merupakan cerminan prinsip dasar politik luar negeri Indonesia tersebut?
A
Berpartisipasi aktif dalam menciptakan perdamaian dunia yang abadi
B
Mengikuti arus persekutuan militer global yang paling kuat
C
Menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dalam hubungan antarnegara
D
Menentang segala bentuk penjajahan dan kolonialisme
E
Kebijakan yang diambil selalu berorientasi pada kepentingan nasional
NO. 257
Link Soal
Bagaimana sebaiknya pemerintah dan masyarakat mengelola sumber daya alam dengan bijak untuk menjaga keberlanjutan dan mencerminkan nasionalisme?
A
Mengeksploitasi sumber daya alam sebanyak mungkin untuk meningkatkan pendapatan negara
B
Membangun lebih banyak industri berat di kawasan hutan lindung
C
Menggalakkan program konservasi alam serta menanamkan kesadaran lingkungan di masyarakat
D
Membiarkan perusahaan asing mengambil alih pengelolaan sumber daya alam
E
Memusatkan semua pengelolaan sumber daya alam pada pemerintah pusat
NO. 258
Link Soal
Apa alasan utama di balik pembentukan panitia kecil yang beranggotakan sembilan tokoh (Panitia Sembilan) oleh BPUPKI?
A
Membentuk komite untuk memproklamasikan kemerdekaan secepatnya
B
Menghimpun masukan, usulan, serta konsep terkait dasar negara dari para anggota BPUPKI
C
Merumuskan strategi hukum perang melawan penjajah
D
Mengkaji keselarasan antara adat istiadat kuno dengan sistem pemerintahan modern
E
Menyusun struktur keanggotaan organisasi PPKI
NO. 259
Link Soal
Indonesia menerapkan politik luar negeri bebas aktif yang dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila. Berikut ini yang merupakan contoh konkret pelaksanaan prinsip tersebut adalah...
A
Mengirimkan pasukan perdamaian (Kontingen Garuda) ke wilayah konflik
B
Memihak pada salah satu blok kekuatan dunia demi keamanan
C
Bergabung dalam pakta pertahanan militer negara adidaya
D
Membentuk aliansi ekonomi yang tertutup dan eksklusif
E
Menolak kerja sama dengan negara yang berbeda ideologi
NO. 260
Link Soal
Pendidikan nasional menghadapi tantangan ganda: mencetak SDM berdaya saing global sekaligus mempertahankan karakter kebangsaan. Bagaimana sebaiknya kurikulum disusun untuk menjawab paradoks ini?
A
Menghapus semua materi berbau asing agar siswa fokus 100% pada wawasan lokal.
B
Menyusun kurikulum adaptif yang memadukan kompetensi global (IPTEK) dengan fondasi nilai Pancasila dan sejarah bangsa.
C
Mengadopsi kurikulum barat sepenuhnya tanpa filter nilai-nilai lokal.
D
Hanya fokus pada pengajaran teknis (hard-skill) dan mengabaikan pendidikan karakter.
E
Membatasi akses siswa terhadap literasi internasional.