Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 27. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 261
Link Soal
Pada masa awal pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR), posisi Kepala Staf Umum dipercayakan kepada tokoh yang berjasa besar dalam meletakkan dasar struktur organisasi militer Indonesia, yaitu...
A
Jenderal Soedirman
B
Supriyadi
C
Letjen Oerip Soemoharjo
D
Jenderal Ahmad Yani
E
Jenderal A.H. Nasution
NO. 262
Link Soal
Bela negara merupakan perwujudan dari sikap nasionalisme. Tujuan utama bela negara bagi warga negara adalah...
A
Mencari popularitas pribadi
B
Mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa
C
Memperoleh keuntungan materi
D
Meningkatkan status sosial
E
Menguasai negara lain
NO. 263
Link Soal
Sebelum kembali ke UUD 1945 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Indonesia pernah menerapkan sistem Demokrasi Liberal dengan menggunakan konstitusi...
A
UUD 1945 (Naskah Asli)
B
Konstitusi RIS
C
UUDS 1950
D
UUD Amandemen
E
Piagam Jakarta
NO. 264
Link Soal
Menurut catatan dalam buku Jaringan Ulama Indonesia, Kerajaan Sriwijaya telah menjalin komunikasi dengan dunia Islam sejak abad ke-7 Masehi. Salah satu bentuk komunikasinya adalah pengiriman surat kepada Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang bertujuan untuk...
A
Membangun pakta pertahanan militer bersama
B
Meminta pengiriman dai atau mubaligh ke wilayah Sriwijaya
C
Melakukan pertukaran komoditas rempah dengan minyak wangi
D
Menyelesaikan sengketa batas wilayah perairan
E
Membentuk aliansi perdagangan eksklusif
NO. 265
Link Soal
Pada masa pendudukan Jepang, dibentuk organisasi semi-militer yang anggotanya terdiri dari para pemuda. Organisasi ini dikenal dengan nama Seinendan. Apa tujuan utama Jepang membentuk Seinendan?
A
Membantu polisi Jepang menjaga keamanan dan ketertiban
B
Mendidik pemuda agar memiliki semangat anti-Barat
C
Menyiapkan pemuda untuk menjadi tentara profesional
D
Mendidik dan melatih pemuda agar dapat mempertahankan tanah airnya
E
Mengumpulkan hasil bumi untuk kepentingan perang Jepang
NO. 266
Link Soal
Setelah proklamasi kemerdekaan, pemerintah Indonesia mengimplementasikan berbagai program pembangunan yang merefleksikan semangat nasionalisme. Contoh program tersebut dalam bidang ekonomi adalah...
A
Mengajak investasi asing untuk mengelola seluruh sumber daya alam tanpa batas.
B
Mengizinkan penanaman modal asing di sektor strategis tanpa pengawasan ketat.
C
Melakukan nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing yang beroperasi di sektor ekonomi vital.
D
Menyerahkan sepenuhnya hak pengelolaan sumber daya kepada pihak swasta asing.
E
Memberikan konsesi pengelolaan hutan kepada perusahaan multinasional.
NO. 267
Link Soal
Peristiwa "Bandung Lautan Api" (1946) dimana rakyat membakar rumah mereka sendiri menyiratkan nilai nasionalisme radikal, yaitu ...
A
Rela berkorban harta benda demi kehormatan agar wilayah tidak dipakai musuh
B
Upaya mencari perhatian dunia internasional dengan aksi ekstrem
C
Tanda keputusasaan karena kalah persenjataan
D
Menghindari konfrontasi fisik karena takut berperang
E
Strategi menunggu bantuan asing datang
NO. 268
Link Soal
Kebijakan pendidikan nasional memperkenalkan mata pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan di sekolah-sekolah bertujuan untuk ...
A
mengajarkan pemahaman global kepada siswa
B
menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan kebangsaan sejak dini
C
membentuk siswa menjadi tentara cadangan nasional
D
melatih siswa untuk mempelajari bahasa asing lebih dalam
E
memperkenalkan siswa dengan sejarah negara lain
NO. 269
Link Soal
Aspek kesatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda adalah...
A
Aspek satu nusa, aspek satu bangsa dan aspek satu bahasa
B
Aspek satu nusa, aspek satu rakyat dan aspek satu bahasa
C
Aspek satu negara, aspek satu bangsa dan aspek satu bahasa
D
Aspek satu nusa, aspek satu bangsa dan aspek satu perjuangan
E
Aspek satu nusa, aspek satu negara dan aspek satu bahasa
NO. 270
Link Soal
Pemanggilan tiga tokoh nasional (Soekarno, Hatta, Radjiman) ke Dalat, Vietnam pada 9 Agustus 1945 oleh Jenderal Terauchi bertujuan untuk meresmikan PPKI. Dari kacamata strategi perjuangan, bagaimana para tokoh bangsa menyikapi pembentukan badan buatan Jepang ini?
A
Menolaknya mentah-mentah karena dianggap sebagai jebakan sekutu.
B
Menerimanya sebagai satu-satunya cara legal untuk mendapatkan kemerdekaan tanpa pertumpahan darah.
C
Memanfaatkannya sebagai wadah legalitas untuk mempersiapkan kelengkapan negara meskipun tujuan Jepang adalah memberi 'hadiah'.
D
Menggunakannya untuk menyusun kekuatan militer guna menyerang balik tentara Jepang.
E
Membubarkannya segera setelah kembali ke Indonesia untuk menghindari cap boneka Jepang.