Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 27. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 261
Link Soal
Perjanjian Linggarjati adalah salah satu upaya diplomasi Indonesia. Salah satu poin penting yang disepakati Belanda dalam perjanjian ini adalah pengakuan secara de facto wilayah Republik Indonesia yang meliputi...
A
Jawa, Bali, dan Madura
B
Sumatera, Jawa, dan Kalimantan
C
Jawa, Sumatera, dan Madura
D
Seluruh wilayah bekas Hindia Belanda
E
Jawa dan Madura saja
NO. 262
Link Soal
Naskah Piagam Jakarta (Jakarta Charter) yang merupakan cikal bakal Pembukaan UUD 1945 disusun oleh Panitia Sembilan. Tanggal berapakah naskah ini berhasil disepakati?
A
29 Mei 1945
B
1 Juni 1945
C
22 Juni 1945
D
17 Agustus 1945
E
18 Agustus 1945
NO. 263
Link Soal
Siapakah tokoh yang bertanggung jawab mengubah konsep naskah proklamasi menjadi bentuk ketikan menggunakan mesin ketik milik perwakilan Angkatan Laut Jerman?
A
Sukarni
B
Sayuti Melik
C
Ahmad Soebardjo
D
B.M. Diah
E
Sudiro
NO. 264
Link Soal
Salah satu ciri nasionalisme Indonesia adalah menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti...
A
Persatuan dalam kebersamaan
B
Berbeda-beda tetapi tetap satu jua
C
Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh
D
Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa
E
Bersama membangun bangsa
NO. 265
Link Soal
Proklamasi kemerdekaan Indonesia terjadi pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
17 Agustus 1946
C
17 Agustus 1947
D
17 Agustus 1948
E
17 Agustus 1949
NO. 266
Link Soal
Pada tanggal berapakah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) secara resmi dibentuk untuk mempersiapkan pemindahan kekuasaan?
A
1 Agustus 1945
B
22 Agustus 1945
C
7 Agustus 1945
D
18 Agustus 1945
E
6 Agustus 1945
NO. 267
Link Soal
Salah satu tindakan berikut ini yang *bukan* merupakan strategi efektif dalam menumbuhkan dan memperkuat sikap nasionalisme di kalangan masyarakat adalah ....
A
Mengembangkan sikap saling menghargai dan toleransi antar sesama warga negara.
B
Menyelenggarakan kegiatan kebudayaan yang melibatkan partisipasi multietnis.
C
Meniru dan mengadopsi secara membabi buta semua tren budaya asing.
D
Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan berbangsa.
E
Memperkuat rasa persatuan dan kesatuan melalui gotong royong dan kerja sama.
NO. 268
Link Soal
Perumusan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan hasil diskusi tokoh-tokoh bangsa di rumah Laksamana Maeda. Siapakah tokoh yang menyusun naskah tersebut?
A
Laksamana Maeda, Moh. Hatta, dan Suwardi Suryaningrat
B
Soekarno, Ki Hajar Dewantara, dan Moh. Hatta
C
Laksamana Maeda, Achmad Soebardjo, dan HOS Tjokroaminoto
D
Soekarno, Moh. Hatta, dan HOS Tjokroaminoto
E
Soekarno, Moh. Hatta, dan Achmad Soebardjo
NO. 269
Link Soal
Lothrop Stoddard mendefinisikan sebuah konsep sebagai keyakinan kolektif dari mayoritas individu yang menyatakan identitas kebangsaan mereka melalui rasa memiliki satu sama lain dalam satu bangsa. Konsep yang dimaksud adalah...
A
Komunisme
B
Nasionalisme
C
Chauvinisme
D
Patriotisme
E
Liberalisme
NO. 270
Link Soal
Di tengah arus globalisasi yang kuat, muncul berbagai isu terkait identitas nasional, mulai dari penetrasi budaya asing hingga tantangan ideologi transnasional. Bagaimana sikap nasionalisme Pancasila yang ideal seharusnya diimplementasikan untuk menjaga integritas bangsa dan kedaulatan budaya, tanpa mengorbankan semangat adaptasi dan kemajuan?
A
Menguatkan filter terhadap segala bentuk budaya asing yang masuk serta membatasi interaksi dengan dunia luar agar identitas asli tidak terkontaminasi.
B
Mendorong internalisasi nilai-nilai luhur Pancasila sebagai filter dan landasan adaptasi budaya asing, sambil secara aktif mempromosikan kekayaan budaya lokal di kancah global.
C
Memberikan kebebasan penuh pada masyarakat untuk memilih dan mengadopsi budaya apa pun, dengan keyakinan bahwa identitas nasional akan tetap kuat secara alamiah.
D
Memprioritaskan penguatan ekonomi dan teknologi, dengan asumsi bahwa kekuatan materi akan secara otomatis memperkuat identitas dan kedaulatan bangsa.
E
Menyeragamkan seluruh bentuk kebudayaan lokal menjadi satu kebudayaan nasional tunggal agar tidak terjadi perpecahan dan lebih mudah menghadapi tantangan global.