Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 28. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 271
Link Soal
Tragedi Perang Bubat pada masa kejayaan Majapahit bermula dari kesalahpahaman antara Mahapatih Gajah Mada dengan rombongan kerajaan lain. Siapakah raja yang terlibat perselisihan dengan Gajah Mada dalam peristiwa tersebut?
A
Raja Kertanegara (Singasari)
B
Prabu Maharaja Linggabuana (Pajajaran)
C
Raja Jayabaya (Kediri)
D
Sultan Hasanuddin (Gowa)
E
Raden Patah (Demak)
NO. 272
Link Soal
Tindakan pihak Belanda yang secara langsung memicu kemarahan Pangeran Diponegoro hingga pecahnya perang adalah...
A
Pembangunan jalan yang melewati tanah makam leluhur Pangeran Diponegoro secara sepihak
B
Pemberhentian sepihak Pangeran Diponegoro dari struktur pemerintahan kesultanan
C
Pengiriman pasukan untuk membantu Belanda melawan kaum Padri
D
Langkah politik Belanda mengangkat kembali Sultan Sepuh
E
Penerapan strategi benteng stelsel di wilayah Yogyakarta
NO. 273
Link Soal
Indonesia, sebagai negara majemuk, menghadapi tantangan dalam mempertahankan nasionalisme di tengah arus globalisasi dan kepentingan regional. Sebuah kebijakan pemerintah daerah mengizinkan investasi asing besar-besaran yang menjanjikan lapangan kerja, namun berpotensi menggerus kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks nasionalisme Pancasila, tindakan yang paling bijaksana bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan adalah:
A
Menolak seluruh investasi asing demi menjaga kearifan lokal dan lingkungan sebagai benteng terakhir identitas bangsa.
B
Mendukung penuh investasi dengan alasan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja adalah prioritas utama untuk kemajuan bangsa.
C
Mengadvokasi negosiasi ulang dengan investor asing untuk memastikan klausul perlindungan kearifan lokal dan lingkungan hidup yang ketat, serta transfer teknologi yang bermanfaat bagi bangsa.
D
Membiarkan mekanisme pasar yang menentukan, karena intervensi pemerintah dapat menghambat investasi dan daya saing global.
E
Mengajak masyarakat untuk melakukan demonstrasi menentang investasi sebagai bentuk perlawanan terhadap potensi "penjajahan ekonomi" modern.
NO. 274
Link Soal
Sejarah pembangunan Jakarta mencatat upaya Gubernur Ali Sadikin mengganti moda transportasi becak yang dianggap kurang manusiawi dengan kendaraan bermotor roda tiga. Kendaraan yang diluncurkan pertama kali pada 24 Maret 1971 tersebut adalah...
A
Bajaj
B
Bemo
C
Helicak
D
Oplet
E
TransJakarta
NO. 275
Link Soal
Dahulu kala, di Desa Harmoni yang asri, semangat nasionalisme begitu kental terasa. Penduduknya, dipimpin oleh Bapak Suryo, bergotong royong tanpa pamrih membangun bendungan irigasi yang vital demi kemandirian pangan. Mereka menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan sedikit harta benda mereka, meyakini bahwa setiap tetes keringat adalah demi masa depan bangsa yang lebih baik. Kepentingan pribadi dikesampingkan demi kepentingan bersama yang lebih besar, yakni ketahanan desa sebagai bagian integral dari negara.
Kini, di Kota Maju yang megah, generasi muda seperti Putri menghadapi dilema berbeda. Teknologi informasi yang serbacanggih membuka gerbang budaya global, menawarkan beragam pilihan produk dan gaya hidup dari seluruh dunia. Meskipun Putri bangga dengan warisan budaya Indonesia dan sering mempromosikannya melalui media sosial, ia juga tak jarang memilih produk impor yang dianggap lebih praktis atau berkualitas. Diskusi mengenai investasi asing besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur seringkali memunculkan perdebatan antara menjaga kedaulatan ekonomi nasional dan memanfaatkan peluang pertumbuhan global.
Narasi di atas menggambarkan evolusi dan tantangan nasionalisme dari masa lalu ke masa kini. Perbedaan mendasar dalam implementasi semangat nasionalisme antara Desa Harmoni di masa lalu dan Kota Maju di masa kini paling tepat digambarkan sebagai:
A
Nasionalisme di Desa Harmoni ditandai dengan pengorbanan kolektif, kemandirian fisik, dan penyatuan tujuan di tengah keterbatasan, sedangkan di Kota Maju diuji oleh infiltrasi budaya global, pilihan konsumsi individual, dan perdebatan kedaulatan ekonomi dalam kerangka investasi asing.
B
Nasionalisme masa lalu hanya muncul saat ada ancaman fisik, sementara nasionalisme masa kini lebih bersifat seremonial dan kurang substansial.
C
Keduanya menunjukkan bentuk gotong royong yang sama, hanya saja media penyalurannya yang berbeda karena perkembangan teknologi.
D
Nasionalisme di masa lalu lebih otentik karena belum terpengaruh modernisasi, sedangkan masa kini cenderung pragmatis dan instan.
E
Semangat nasionalisme di Desa Harmoni bersifat statis dan kaku, sementara di Kota Maju lebih dinamis dan adaptif terhadap perubahan global tanpa batasan.
NO. 276
Link Soal
Setelah periode Republik Indonesia Serikat (RIS), bangsa Indonesia secara resmi kembali ke bentuk negara kesatuan (NKRI) pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
27 Desember 1949
D
17 Agustus 1950
E
5 Juli 1959
NO. 277
Link Soal
Pada tanggal 1 Maret 1945, pemerintah pendudukan Jepang mengumumkan pembentukan badan khusus untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia, yaitu...
A
PPKI (Dokuritsu Junbi Iinkai)
B
BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai)
C
PETA (Pembela Tanah Air)
D
Putera (Pusat Tenaga Rakyat)
E
Chuo Sangi In
NO. 278
Link Soal
Dalam keanggotaan BPUPKI, terdapat 7 orang anggota istimewa yang berasal dari pihak Jepang. Hak dan fungsi utama dari keanggotaan istimewa tersebut adalah...
A
Menentukan hasil akhir pemungutan suara
B
Memberikan pertimbangan hukum kepada ketua
C
Menjadi pengamat tanpa memiliki hak suara
D
Bertugas sebagai perumus naskah akhir
E
Memiliki wewenang membatalkan keputusan sidang
NO. 279
Link Soal
Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Toronto, salah satu poin penting yang disepakati oleh Indonesia bersama negara anggota lainnya adalah...
A
Komitmen menuntaskan pemulihan ekonomi global
B
Percepatan agenda perdagangan bebas total
C
Target pengurangan emisi gas rumah kaca drastis
D
Pemberian dana hibah bagi seluruh negara miskin
E
Bantuan ekonomi khusus hanya untuk negara G20 berkembang
NO. 280
Link Soal
Indonesia, sebagai negara majemuk yang kaya akan budaya lokal, menghadapi dilema dalam menghadapi arus globalisasi. Di satu sisi, keterbukaan membawa kemajuan dan peluang; di sisi lain, berpotensi mengikis identitas budaya dan nasionalisme. Pemerintah berencana membangun 'Pusat Kebudayaan Global' yang akan memamerkan seni dan budaya dari seluruh dunia, diiringi workshop dan pertukaran budaya, dengan tujuan menjadikan Indonesia pusat diplomasi budaya. Namun, proyek ini menuai pro dan kontra. Sebagian berpendapat ini adalah strategi cerdas untuk memajukan Indonesia di kancah global, sementara yang lain khawatir akan hilangnya jati diri bangsa.
Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai-nilai nasionalisme Pancasila, bagaimana Anda menyikapi proyek 'Pusat Kebudayaan Global' tersebut agar manfaat globalisasi dapat diraih tanpa mengorbankan penguatan identitas nasional dan semangat kebangsaan?
A
Mendukung dengan syarat bahwa kurikulum dan program Pusat Kebudayaan Global harus secara proporsional mengedepankan kekayaan budaya nasional Indonesia sebagai tuan rumah, serta menjadikan ajang tersebut sebagai wadah afirmasi dan promosi budaya lokal ke mata dunia.
B
Menolak keras proyek tersebut karena dikhawatirkan akan menjadi pintu masuk budaya asing yang merusak nilai-nilai luhur bangsa dan melemahkan rasa cinta tanah air.
C
Mendukung tanpa syarat dengan harapan bahwa masyarakat Indonesia cukup dewasa untuk memfilter sendiri pengaruh budaya asing dan tetap mempertahankan nasionalisme mereka.
D
Mendukung penuh karena proyek ini akan menempatkan Indonesia di garis depan pergaulan internasional dan menunjukkan kematangan bangsa dalam menerima keberagaman global.
E
Mengusulkan agar dana proyek dialihkan seluruhnya untuk memperkuat program-program kebudayaan lokal di daerah-daerah guna membentengi diri dari pengaruh globalisasi.