Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 29. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 281
Link Soal
Dalam proses pemilihan lambang negara, salah satu desain ditolak karena dianggap memiliki unsur pengaruh pendudukan Jepang (sinar matahari). Desain yang ditolak tersebut adalah karya dari...
A
Ir. Soekarno
B
Sultan Hamid II
C
Mohammad Hatta
D
Mohammad Yamin
E
Ahmad Soebardjo
NO. 282
Link Soal
Kalimat pertama dalam naskah proklamasi yang berbunyi 'Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia' merupakan gagasan yang disumbangkan oleh...
A
Drs. Moh. Hatta
B
Mr. Ahmad Soebardjo
C
Ir. Soekarno
D
Sukarni
E
Sayuti Melik
NO. 283
Link Soal
Indonesia dikenal dengan keberagaman suku bangsa, budaya, dan adat istiadat. Keberagaman ini secara positif berdampak pada...
A
Peningkatan konflik antardaerah karena perbedaan pandangan.
B
Meningkatnya rasa bangga yang berlebihan terhadap suku sendiri (primordialisme).
C
Kesulitan dalam mencapai kata sepakat karena banyaknya ego golongan.
D
Munculnya hambatan dalam proses asimilasi budaya nasional.
E
Kekayaan sifat dan makna yang memperkuat persatuan bangsa serta negara.
NO. 284
Link Soal
Menjelang akhir masa penjajahan, Jepang membentuk badan khusus yang bertugas menyelidiki persiapan kemerdekaan Indonesia. Nama resmi badan tersebut adalah...
A
PPKI
B
PNI
C
BPPKI
D
Indonesisch Pers-Bureau
E
Dokuritzu Junbi Choosakai
NO. 285
Link Soal
Pasca perang usai, South East Asia Command (SEAC) milik Inggris bertanggung jawab atas beberapa wilayah di Asia Tenggara. Negara manakah yang TIDAK termasuk dalam tanggung jawab SEAC?
A
Burma
B
Srilanka
C
Vietnam
D
Malaya
E
Indocina
NO. 286
Link Soal
Kekecewaan terhadap Perjanjian Renville yang mempersempit wilayah RI menjadi salah satu pemicu proklamasi Negara Islam Indonesia (NII) oleh Kartosuwiryo. Hal ini mengajarkan bahwa ancaman terhadap keutuhan bangsa dapat muncul akibat...
A
Intervensi asing yang memberikan bantuan senjata.
B
Ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan diplomasi pusat yang dianggap merugikan.
C
Kurangnya pendidikan agama di kalangan masyarakat.
D
Lemahnya sistem pertahanan semesta di wilayah Jawa Barat.
E
Adanya keinginan untuk mengganti presiden secara inkonstitusional.
NO. 287
Link Soal
Sebelum terjadinya peristiwa proklamasi, pihak otoritas Jepang di Tokyo semula merencanakan pengesahan kemerdekaan Indonesia pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
24 Agustus 1945
C
18 Agustus 1945
D
27 Desember 1949
E
1 Juni 1945
NO. 288
Link Soal
Dalam konsep Wawasan Nusantara, laut bukan dipandang sebagai pemisah daratan, melainkan sebagai penghubung. Konsep kesatuan wilayah perairan ini dikenal dengan istilah...
A
Archipelago State
B
Continental Shelf
C
Zone Ekonomi Eksklusif
D
Mare Liberum
E
Terra Nullius
NO. 289
Link Soal
Naskah Piagam Jakarta (Jakarta Charter) yang merupakan cikal bakal Pembukaan UUD 1945 disusun oleh Panitia Sembilan. Tanggal berapakah naskah ini berhasil disepakati?
A
29 Mei 1945
B
1 Juni 1945
C
22 Juni 1945
D
17 Agustus 1945
E
18 Agustus 1945
NO. 290
Link Soal
Dalam konteks globalisasi dan keberagaman internal Indonesia, muncul wacana untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri secara eksklusif dan membatasi investasi asing guna melindungi industri lokal. Di sisi lain, ada pandangan bahwa keterbukaan terhadap investasi asing dan persaingan global justru dapat memacu inovasi dan efisiensi, serta membawa manfaat ekonomi jangka panjang bagi bangsa. Berdasarkan pemahaman Anda tentang Nasionalisme Pancasila, manakah sikap yang paling tepat untuk menghadapi dilema kebijakan tersebut?
A
Menutup diri sepenuhnya dari investasi asing dan hanya mengandalkan produk dalam negeri untuk semua sektor, demi kemandirian ekonomi mutlak.
B
Membuka seluas-luasnya keran investasi asing tanpa batasan demi percepatan pertumbuhan ekonomi, dengan keyakinan bahwa pasar akan mengatur semuanya.
C
Menerapkan kebijakan proteksionisme selektif yang berlandaskan pada kepentingan nasional jangka panjang, sambil tetap membuka ruang kolaborasi dan persaingan sehat dengan pihak asing untuk kemajuan bangsa.
D
Mengutamakan produk dalam negeri hanya jika kualitasnya setara atau lebih baik dari produk impor, tanpa mempertimbangkan aspek pemberdayaan ekonomi rakyat kecil.
E
Membatasi penggunaan produk dalam negeri hanya untuk sektor strategis militer, sementara sektor lainnya diserahkan sepenuhnya pada mekanisme pasar global.