Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 3. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 21
Link Soal
Provinsi Megah Lestari, yang dulunya dikenal dengan semangat persatuan dan kebanggaannya terhadap warisan budaya lokal, kini menghadapi tantangan serius. Mayoritas penduduknya, terutama kaum muda, lebih memilih produk impor, mengidolakan figur asing, dan bahkan cenderung skeptis terhadap upaya pemerintah dalam melestarikan budaya dan bahasa daerah. Media sosial dipenuhi dengan konten yang mengolok-olok tradisi dan pencapaian bangsa sendiri, sementara nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial semakin terkikis. Para pemimpin daerah pun seringkali lebih mengedepankan kepentingan kelompok atau golongan daripada kepentingan bersama Provinsi. Jika kondisi pengabaian nilai-nilai nasionalisme ini terus berlanjut tanpa tindakan serius, dampak negatif paling fundamental yang akan terjadi adalah...
A
Melemahnya persatuan dan kesatuan bangsa, berpotensi memicu disintegrasi sosial dan politik di tingkat lokal hingga nasional.
B
Peningkatan pendapatan per kapita akibat masuknya investasi asing dalam jumlah besar.
C
Terciptanya masyarakat yang lebih terbuka dan adaptif terhadap budaya global, sehingga meningkatkan daya saing.
D
Bergesernya fokus pembangunan dari sektor primer ke sektor tersier yang lebih menguntungkan.
E
Meningkatnya partisipasi politik warga dalam pemilihan umum daerah karena semangat individualisme.
NO. 22
Link Soal
Sebagai janji kemerdekaan, pemerintah militer Jepang membentuk sebuah badan penyelidik pada tanggal 1 Maret 1945 yang dikenal dengan...
A
Budi Utomo
B
Dokuritsu Junbi Inkai
C
Dokuritsu Junbi Cosakai
D
PETA
E
Keibodan
NO. 23
Link Soal
Wujud nasionalisme dalam bidang teknologi dapat tercermin dari upaya penelitian dan pengembangan yang menghasilkan produk sesuai kebutuhan nasional. Salah satu contoh penerapan nasionalisme di sektor ini adalah...
A
Mengimpor seluruh kebutuhan teknologi dari negara lain.
B
Mengembangkan dan memasarkan produk teknologi buatan dalam negeri secara global.
C
Menolak inovasi teknologi lokal yang berlandaskan riset ilmiah.
D
Menggunakan perangkat teknologi asing secara eksklusif dalam sistem pendidikan.
E
Menghindari penggunaan teknologi untuk mencegah perubahan sosial.
NO. 24
Link Soal
Nasionalisme yang baik dan sesuai dengan ideologi Pancasila adalah nasionalisme yang...
A
Mengutamakan kepentingan kelompok di atas kepentingan bangsa
B
Membangun persatuan dan kesatuan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan
C
Mendorong persaingan tidak sehat antar bangsa
D
Menutup diri dari pengaruh budaya asing
E
Menyalahkan bangsa lain atas masalah internal negara
NO. 25
Link Soal
Peristiwa 'Bill of Rights' tahun 1689 di Inggris merupakan tonggak sejarah demokrasi dunia. Peristiwa ini menandai perubahan besar dalam sistem ketatanegaraan, yaitu pergeseran kekuasaan dari...
A
Parlemen ke Presiden
B
Raja (Monarki Absolut) ke Parlemen (Monarki Konstitusional)
C
Gereja ke Negara
D
Kaum Bangsawan ke Kaum Buruh
E
Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah
NO. 26
Link Soal
Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Toronto, salah satu poin penting yang disepakati oleh Indonesia bersama negara anggota lainnya adalah...
A
Komitmen menuntaskan pemulihan ekonomi global
B
Percepatan agenda perdagangan bebas total
C
Target pengurangan emisi gas rumah kaca drastis
D
Pemberian dana hibah bagi seluruh negara miskin
E
Bantuan ekonomi khusus hanya untuk negara G20 berkembang
NO. 27
Link Soal
Dalam sejarah diplomasi mempertahankan kemerdekaan, Indonesia pernah terikat dalam perjanjian yang menyebabkan wilayah Republik Indonesia menjadi sangat sempit dan terkepung oleh wilayah pendudukan Belanda. Perjanjian yang dimaksud adalah...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Konferensi Meja Bundar
C
Perjanjian Roem-Royen
D
Perjanjian Renville
E
Konferensi Malino
NO. 28
Link Soal
Di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi, nilai-nilai budaya asing dengan mudah masuk dan memengaruhi masyarakat Indonesia. Sebuah kelompok masyarakat adat di daerah terpencil menolak pembangunan infrastruktur vital oleh pemerintah pusat, mengklaim bahwa proyek tersebut akan merusak tatanan adat dan kearifan lokal mereka, serta mengancam identitas budaya yang telah dipegang teguh secara turun-temurun. Di sisi lain, pemerintah beralasan bahwa pembangunan tersebut esensial untuk pemerataan ekonomi dan integrasi nasional. Berdasarkan kasus di atas, bagaimana seharusnya prinsip nasionalisme Indonesia, yang berlandaskan Pancasila, diinterpretasikan dan diimplementasikan untuk mencapai solusi yang holistik dan berkelanjutan?
A
Mengutamakan pembangunan infrastruktur demi integrasi nasional, dengan mengabaikan tuntutan kelompok adat karena dianggap menghambat kemajuan.
B
Mendukung penuh penolakan kelompok adat sebagai bentuk pertahanan identitas lokal, bahkan jika itu menghambat kemajuan ekonomi nasional.
C
Mencari titik temu melalui dialog partisipatif, mengintegrasikan kearifan lokal dalam perencanaan pembangunan, serta memastikan manfaat pembangunan juga dirasakan oleh masyarakat adat, sejalan dengan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
D
Memberikan kompensasi finansial yang besar kepada kelompok adat agar bersedia menerima pembangunan, tanpa perlu melibatkan mereka dalam perencanaan.
E
Menggunakan kekuatan hukum untuk memaksakan pembangunan karena kepentingan nasional lebih tinggi daripada kepentingan kelompok.
NO. 29
Link Soal
Integrasi nasional di Indonesia seringkali menghadapi tantangan konflik horizontal. Potensi gesekan tersebut umumnya dipicu oleh perbedaan dalam hal...
A
Bahasa daerah yang digunakan sehari-hari.
B
Variasi kebudayaan benda di tiap daerah.
C
Identitas kesukuan, ras, dan agama.
D
Perbedaan adat istiadat perkawinan.
E
Kebiasaan berpakaian masyarakat setempat.
NO. 30
Link Soal
Mengingat Indonesia memiliki kekayaan budaya daerah yang sangat beragam, sikap yang paling tepat dan sesuai dengan nilai nasionalisme untuk menjaga persatuan bangsa adalah...
A
Hanya menghormati kebudayaan yang berasal dari daerah sendiri.
B
Berusaha memaksakan kebudayaan satu daerah kepada daerah lain.
C
Menghargai semua bentuk kebudayaan daerah sebagai aset kekayaan nasional.
D
Mengabaikan kebudayaan daerah demi mengejar kemajuan teknologi.
E
Memprioritaskan budaya asing yang sedang populer secara global.