Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 30. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 291
Link Soal
Peristiwa bersejarah yang secara resmi menandai berakhirnya kekuasaan rezim Orde Baru pada tahun 1998 adalah...
A
Presiden Soeharto menyatakan berhenti dari jabatannya
B
Pengadilan terhadap keluarga Cendana
C
Lepasnya wilayah Timor Timur dari NKRI
D
Diangkatnya B.J. Habibie sebagai Wakil Presiden
E
Pendudukan gedung DPR/MPR oleh mahasiswa
NO. 292
Link Soal
Prinsip 'Ma-Limo' merupakan pedoman moral yang sudah ada di Nusantara sejak masa Kerajaan Singasari. Manakah di bawah ini yang menjelaskan arti dari istilah 'madon' dalam aturan tersebut?
A
Melakukan tindakan pencurian atau mengambil hak orang lain
B
Mengkonsumsi minuman keras hingga kehilangan kesadaran
C
Melakukan kegiatan perjudian yang merugikan
D
Perilaku melacur atau melakukan perbuatan asusila
E
Menghisap candu atau menggunakan narkotika
NO. 293
Link Soal
Penyebaran awal agama Islam di Indonesia terkonsentrasi di kawasan pesisir pulau Sumatra dan Jawa. Faktor utama yang melatarbelakangi hal tersebut adalah...
A
Fasilitas pelabuhan di pesisir yang lebih modern dibandingkan pedalaman
B
Kepadatan penduduk di daerah pantai yang mempermudah dakwah
C
Interaksi aktif melalui jalur perdagangan laut internasional
D
Dukungan penuh dari raja-raja besar di pusat kerajaan Jawa
E
Tingkat pendidikan masyarakat pesisir yang relatif lebih rendah
NO. 294
Link Soal
Di era globalisasi yang ditandai dengan interkoneksi antarnegara dan munculnya isu-isu transnasional seperti perubahan iklim, pandemi, serta digitalisasi, konsep nasionalisme seringkali dihadapkan pada tantangan baru. Sebagian berpendapat nasionalisme harus lebih inklusif dan adaptif terhadap nilai-nilai universal, sementara yang lain bersikeras pada penguatan identitas dan kepentingan nasional murni. Dalam konteks Indonesia, yang kaya akan keberagaman dan memiliki Pancasila sebagai dasar negara, bagaimana seharusnya nasionalisme diimplementasikan untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus berdaya saing di kancah global?
A
Mengedepankan kepentingan nasional absolut di atas segala-galanya, bahkan jika bertentangan dengan konsensus global, demi kedaulatan penuh dan kemandirian.
B
Membuka diri terhadap pengaruh asing dan nilai-nilai universal secara total, sehingga identitas nasional dapat beradaptasi dan berkembang tanpa batasan demi kemajuan global.
C
Memperkuat nasionalisme berbasis nilai-nilai Pancasila yang inklusif, toleran, dan mengedepankan kerja sama internasional tanpa mengorbankan identitas serta kepentingan strategis bangsa.
D
Mengutamakan pembangunan ekonomi domestik dengan membatasi investasi asing dan menolak perjanjian perdagangan internasional yang dianggap merugikan, agar kemandirian ekonomi terjaga sepenuhnya.
E
Mendorong homogenisasi budaya dan bahasa nasional untuk memastikan kesatuan identitas yang solid di tengah keberagaman, agar bangsa lebih kuat menghadapi tantangan global.
NO. 295
Link Soal
KTT Gerakan Non-Blok ke-16 pada tahun 2012 diselenggarakan di kota...
A
Jakarta, Indonesia
B
Beograd, Yugoslavia
C
Teheran, Iran
D
Kuala Lumpur, Malaysia
E
Karakas, Venezuela
NO. 296
Link Soal
Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag menghasilkan kesepakatan yang cukup berat, salah satunya kewajiban Indonesia melunasi hutang Belanda sejak 1942. Alasan utama delegasi Indonesia yang dipimpin Moh. Hatta menerima syarat tersebut adalah...
A
Sebagai bentuk kompensasi atas kerusakan perang yang disebabkan oleh pejuang Indonesia
B
Strategi diplomatik guna mempercepat pengakuan kedaulatan Indonesia secara penuh dan formal
C
Adanya ancaman Belanda untuk melakukan agresi militer ketiga jika syarat ditolak
D
Indonesia merasa memiliki tanggung jawab moral atas pinjaman pembangunan masa kolonial
E
Kurangnya pengalaman delegasi Indonesia dalam melakukan negosiasi ekonomi internasional
NO. 297
Link Soal
Nasionalisme di Indonesia sangat erat kaitannya dengan keberagaman suku, agama, ras, dan antargolongan. Untuk menjaga persatuan dalam keberagaman tersebut, bangsa Indonesia berpegang teguh pada semboyan...
A
Tut Wuri Handayani
B
Gemah Ripah Loh Jinawi
C
Bhinneka Tunggal Ika
D
Bersatu Kita Teguh Bercerai Kita Runtuh
E
Wawasan Nusantara
NO. 298
Link Soal
Pada pelaksanaan KTT Gerakan Non-Blok (GNB) ke-X yang diselenggarakan di Jakarta, dihasilkan kesepakatan penting berupa...
A
Kerja sama militer negara-negara Selatan
B
Kerja sama teknologi nuklir antar anggota GNB
C
Kerja sama ekonomi Selatan-Selatan
D
Kesepakatan pembentukan pakta pertahanan baru
E
Pembubaran organisasi GNB
NO. 299
Link Soal
Kedatangan pasukan Sekutu (AFNEI) ke Indonesia pada awalnya disambut baik, namun berubah menjadi permusuhan. Faktor utama yang memicu ketegangan antara rakyat Indonesia dengan tentara Sekutu adalah...
A
Sekutu melucuti tentara Jepang tanpa izin pemerintah RI
B
Pasukan Sekutu membawa serta tentara NICA yang ingin menegakkan kembali kekuasaan Belanda
C
Sekutu menolak mengakui kedaulatan Indonesia secara de facto
D
Sekutu mengambil alih kantor-kantor pemerintahan sipil di Jawa
E
Terjadinya insiden penurunan bendera Merah Putih di berbagai daerah
NO. 300
Link Soal
Di tengah gelombang globalisasi dan berbagai tantangan lintas batas seperti perubahan iklim global, pandemi, dan krisis ekonomi, konsep nasionalisme seringkali dihadapkan pada dilema antara kepentingan nasional dan kebutuhan kerja sama internasional. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat merefleksikan esensi nasionalisme Pancasila dalam menyikapi tantangan tersebut?
A
Mengutamakan kepentingan dan kedaulatan nasional secara mutlak, menolak kerja sama internasional yang berpotensi mengurangi sedikit pun otonomi negara.
B
Mengembangkan identitas nasional yang kokoh dan mandiri, sambil secara proaktif berkontribusi dalam forum-forum global untuk mencari solusi bersama demi kemaslahatan umat manusia.
C
Memprioritaskan pembangunan ekonomi dan pertahanan domestik sebagai bentuk nasionalisme sejati, dengan asumsi kekuatan internal akan secara otomatis dihormati tanpa perlu keterlibatan ekstensif di kancah global.
D
Mendukung setiap inisiatif global yang bertujuan menciptakan tatanan dunia baru, bahkan jika itu berarti mengorbankan sebagian identitas atau kepentingan nasional demi persatuan global.
E
Menjaga jarak dari negara-negara yang memiliki ideologi atau sistem pemerintahan berbeda, serta memfokuskan hubungan hanya pada negara-negara yang memiliki kesamaan nilai dan pandangan.