Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 30. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 291
Link Soal
Polaritas kekuatan dunia pasca Perang Dunia II terbagi menjadi Blok Barat dan Blok Timur. Negara yang menjadi pemimpin atau poros utama dari Blok Barat adalah...
A
Inggris
B
Prancis
C
Amerika Serikat
D
Kanada
E
Belanda
NO. 292
Link Soal
Pengakuan de facto Belanda atas wilayah Republik Indonesia yang hanya meliputi Sumatera, Jawa, dan Madura adalah hasil dari kesepakatan dalam perundingan...
A
Roem-Royen
B
Konferensi Meja Bundar
C
Renville
D
Giyanti
E
Linggarjati
NO. 293
Link Soal
Provinsi Megah Lestari, yang dulunya dikenal dengan semangat persatuan dan kebanggaannya terhadap warisan budaya lokal, kini menghadapi tantangan serius. Mayoritas penduduknya, terutama kaum muda, lebih memilih produk impor, mengidolakan figur asing, dan bahkan cenderung skeptis terhadap upaya pemerintah dalam melestarikan budaya dan bahasa daerah. Media sosial dipenuhi dengan konten yang mengolok-olok tradisi dan pencapaian bangsa sendiri, sementara nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial semakin terkikis. Para pemimpin daerah pun seringkali lebih mengedepankan kepentingan kelompok atau golongan daripada kepentingan bersama Provinsi. Jika kondisi pengabaian nilai-nilai nasionalisme ini terus berlanjut tanpa tindakan serius, dampak negatif paling fundamental yang akan terjadi adalah...
A
Melemahnya persatuan dan kesatuan bangsa, berpotensi memicu disintegrasi sosial dan politik di tingkat lokal hingga nasional.
B
Peningkatan pendapatan per kapita akibat masuknya investasi asing dalam jumlah besar.
C
Terciptanya masyarakat yang lebih terbuka dan adaptif terhadap budaya global, sehingga meningkatkan daya saing.
D
Bergesernya fokus pembangunan dari sektor primer ke sektor tersier yang lebih menguntungkan.
E
Meningkatnya partisipasi politik warga dalam pemilihan umum daerah karena semangat individualisme.
NO. 294
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.
NO. 295
Link Soal
Manakah di antara pilihan berikut yang BUKAN merupakan tujuan dibentuknya VOC oleh Belanda?
A
Menghindari persaingan tidak sehat antar pedagang Belanda
B
Membentuk pemerintahan tandingan di negara jajahan
C
Memperkuat posisi Belanda dalam persaingan dengan bangsa Eropa lain
D
Membantu keuangan pemerintah Belanda dalam perang melawan Spanyol
E
Memperkuat posisi Belanda dalam persaingan perdagangan di Asia
NO. 296
Link Soal
Momentum bersejarah dimulainya Gerakan Non-Blok secara formal ditandai dengan pelaksanaan KTT I yang diselenggarakan di Beograd, Yugoslavia. Kapan pertemuan tersebut berlangsung?
A
1960
B
1962
C
1964
D
1961
E
1963
NO. 297
Link Soal
Manakah di antara peristiwa berikut yang merupakan catatan sejarah penting di Indonesia pada tahun 1999?
A
Terpisahnya Timor Timur dari kedaulatan Indonesia melalui referendum
B
Proses kembalinya Indonesia menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa
C
Tragedi tewasnya mahasiswa Trisakti akibat kerusuhan massa
D
Integrasi wilayah Irian Barat ke pangkuan Ibu Pertiwi
E
Transisi pemerintahan dari sistem Demokrasi Parlementer ke Orde Baru
NO. 298
Link Soal
Setelah konflik berkepanjangan mengenai wilayah Papua Barat, PBB membentuk sebuah badan khusus untuk mengelola masa transisi dan penyerahan kekuasaan dari Belanda kepada Indonesia. Badan yang dimaksud adalah...
A
United Nations Commission for Indonesia (UNCI)
B
United Nations Temporary Executive Administration (UNTEA)
C
Komisi Tiga Negara (KTN)
D
Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI)
E
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO)
NO. 299
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara golongan tua dan golongan muda. Inti perbedaan tersebut bukan pada pelaksanaan proklamasi, melainkan pada...
A
Siapa yang akan menandatangani naskah proklamasi
B
Tempat pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
C
Waktu dan cara pelaksanaan proklamasi (keterlibatan PPKI/Jepang)
D
Penyusunan naskah proklamasi
E
Bentuk negara yang akan diproklamasikan
NO. 300
Link Soal
Cita-cita persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia akan sulit terwujud apabila masyarakat cenderung memiliki sikap...
A
Membiasakan diri bergotong royong di lingkungan sekitar
B
Bersahabat dan saling membantu tanpa memandang latar belakang
C
Menjadikan Pancasila sebagai pedoman tingkah laku sehari-hari
D
Hanya bersedia membantu teman yang berasal dari suku, agama, atau ras yang sama
E
Memandang wilayah nasional beserta kekayaannya sebagai satu kesatuan utuh