Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 31. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 301
Link Soal
Restorasi Meiji merupakan titik balik Jepang menjadi negara modern. Kaisar Jepang yang memimpin pembukaan isolasi negara tersebut adalah...
A
Kaisar Hirohito
B
Kaisar Akihito
C
Kaisar Matsuhito (Meiji)
D
Kaisar Yoshihito
E
Shogun Tokugawa
NO. 302
Link Soal
Perjuangan pembebasan Irian Barat melibatkan diplomasi internasional melalui PBB. Pada tanggal berapakah PBB secara resmi menyerahkan otoritas administrasi Irian Barat kepada pemerintah Indonesia?
A
1 Mei 1963
B
17 Agustus 1962
C
30 September 1962
D
19 Desember 1961
E
1 Oktober 1962
NO. 303
Link Soal
Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) terjadi di beberapa wilayah Indonesia sebagai bentuk disintegrasi bangsa. Di antara provinsi berikut di Pulau Jawa, manakah yang TIDAK menjadi basis pemberontakan tersebut?
A
Jawa Barat
B
Jawa Tengah
C
Jawa Timur
D
Banten (saat itu bagian Jabar)
E
Aceh (luar Jawa)
NO. 304
Link Soal
Dalam sejarah kesusastraan kuno, istilah 'Pancasila' pertama kali ditemukan dalam sebuah karya sastra peninggalan zaman Majapahit, yakni Kitab Negarakertagama. Siapakah penulis kitab tersebut?
A
Mpu Tantular
B
Mpu Sedah
C
Mpu Prapanca
D
Mpu Panuluh
E
Gajah Mada
NO. 305
Link Soal
Perhimpunan Indonesia (PI) adalah organisasi mahasiswa di Belanda yang radikal. Di antara nama berikut, siapakah yang TIDAK tercatat sebagai tokoh Perhimpunan Indonesia?
A
Moh. Hatta
B
Ali Sastroamidjojo
C
Gunawan Mangunkusumo
D
Sutardjo Kartohadikusumo
E
Iwa Kusumasumantri
NO. 306
Link Soal
Di masa perjuangan kemerdekaan negara fiktif 'Nusantara Makmur', nasionalisme diwujudkan melalui semangat membara untuk persatuan dan perlawanan kolektif terhadap penjajah. Rakyat dari berbagai suku dan agama bersatu padu, mengesampingkan perbedaan demi cita-cita kemerdekaan. Lagu kebangsaan dinyanyikan dengan penuh haru, bendera diarak sebagai simbol pemersatu mutlak, dan pengorbanan jiwa raga demi kedaulatan bangsa adalah hal yang lumrah.
Satu abad kemudian, Nusantara Makmur telah menjadi negara maju dengan tantangan yang berbeda. Arus globalisasi membawa invasi budaya dan ekonomi, teknologi informasi menghubungkan warga dengan dunia luar, dan isu-isu seperti korupsi, kesenjangan sosial, serta keberlanjutan lingkungan mendominasi diskusi publik. Semangat cinta tanah air tetap membara, namun manifestasinya jauh lebih kompleks dan beragam. Nasionalisme kini seringkali diartikan sebagai upaya memajukan bangsa melalui inovasi, menjaga integritas digital, atau bahkan melalui kritik konstruktif terhadap kebijakan pemerintah demi perbaikan.
Berdasarkan narasi di atas, pergeseran esensi dan implementasi nasionalisme di Nusantara Makmur dari masa lalu ke masa kini paling tepat digambarkan sebagai perubahan dari:
A
Fokus utama pada pertahanan terhadap ancaman eksternal dan persatuan primordial menuju penguatan identitas melalui inovasi, kritik konstruktif, serta pembangunan internal yang berkelanjutan.
B
Kepatuhan buta terhadap pemimpin dan tradisi menuju individualisme ekstrem dan penolakan terhadap nilai-nilai luhur bangsa.
C
Ekspresi emosional yang murni dan spontan menuju pragmatisme ekonomis yang semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi.
D
Ideologi yang kaku dan tidak adaptif terhadap perubahan global menuju pembiaran terhadap pengaruh asing tanpa filter.
E
Semangat juang militan yang bersifat fisik menuju pasifisme absolut yang menolak segala bentuk bela negara.
NO. 307
Link Soal
Salah satu hambatan utama dalam pembangunan nasional adalah ketimpangan distribusi penduduk yang terpusat di Pulau Jawa. Mengapa kondisi demografi yang tidak merata ini dapat mengancam integritas nasional?
A
Karena menyebabkan Pulau Jawa menjadi terlalu modern dibandingkan daerah lain
B
Menimbulkan kesenjangan ekonomi (disparitas) yang memicu kecemburuan sosial antar-daerah
C
Membuat pemerintah pusat kesulitan berkomunikasi dengan daerah
D
Menghambat masuknya budaya asing ke wilayah terluar
E
Mengurangi hak politik penduduk di luar Jawa
NO. 308
Link Soal
Di sebuah kepulauan bernama "Bumipura," selama berabad-abad, rakyat hidup di bawah dominasi imperium asing yang memecah belah mereka berdasarkan suku dan wilayah. Pada awal abad ke-20, setelah bertahun-tahun penindasan dan eksploitasi, sekelompok intelektual muda yang terdidik di luar negeri, seperti Pangeran Arsa dan Putri Sani, mulai menyadari adanya persamaan nasib dan identitas budaya yang kuat di antara seluruh penduduk Bumipura. Mereka menginisiasi pertemuan-pertemuan rahasia, menyebarkan pamflet, dan mengorganisir forum diskusi yang menekankan bahwa "Kita adalah satu bangsa, Bumipura, bukan sekadar kumpulan suku-suku yang terpisah." Gerakan ini perlahan namun pasti membangkitkan kesadaran kolektif untuk bersatu melawan penjajah demi kemerdekaan penuh.
Peristiwa di Bumipura ini paling tepat menggambarkan latar belakang terbentuknya konsep nasionalisme, yaitu...
A
Kesadaran akan identitas bersama dan keinginan untuk menentukan nasib sendiri setelah mengalami penindasan kolonial.
B
Dorongan untuk memperluas wilayah kekuasaan dan pengaruh budaya ke negeri tetangga.
C
Munculnya ideologi komunisme yang menuntut persamaan hak bagi seluruh warga negara.
D
Kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian negara melalui perdagangan bebas internasional.
E
Pembentukan aliansi militer untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi luar.
NO. 309
Link Soal
Lothrop Stoddard mendefinisikan sebuah konsep sebagai keyakinan kolektif dari mayoritas individu yang menyatakan identitas kebangsaan mereka melalui rasa memiliki satu sama lain dalam satu bangsa. Konsep yang dimaksud adalah...
A
Komunisme
B
Nasionalisme
C
Chauvinisme
D
Patriotisme
E
Liberalisme
NO. 310
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok merupakan momen krusial menjelang proklamasi kemerdekaan. Konflik antara golongan muda dan golongan tua saat itu sebenarnya bukan mengenai 'apakah' Indonesia harus merdeka, melainkan mengenai...
A
Siapa yang akan menandatangani teks proklamasi
B
Lokasi pembacaan teks proklamasi kemerdekaan
C
Waktu dan cara pelaksanaan proklamasi (tanpa campur tangan Jepang)
D
Bentuk negara yang akan didirikan (Republik atau Kerajaan)
E
Susunan kabinet pemerintahan pertama