Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 31. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 301
Link Soal
Kabinet Djuanda yang dibentuk pada 9 April 1957 dikenal dengan sebutan Zaken Kabinet. Karakteristik utama dari Zaken Kabinet adalah...
A
Anggotanya terdiri dari politisi senior partai besar
B
Para menterinya merupakan ahli atau pakar di bidangnya masing-masing
C
Didominasi oleh petinggi militer aktif
D
Merupakan koalisi antara golongan oposisi dan pemerintah
E
Beranggotakan tokoh-tokoh separatis yang telah kembali ke NKRI
NO. 302
Link Soal
Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang dibentuk pemerintah pada tahun 1997 memiliki tugas utama untuk...
A
Menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada UMKM
B
Mencetak uang baru untuk mengatasi inflasi
C
Mengawasi dan menyehatkan bank-bank yang bermasalah
D
Membangun gedung-gedung bank baru di daerah terpencil
E
Menggantikan peran Bank Indonesia sebagai bank sentral
NO. 303
Link Soal
Generasi Z saat ini lebih akrab dengan budaya pop global (seperti K-Pop atau Hollywood) dibandingkan budaya lokal. Sebagai pendidik yang berjiwa nasionalis, pendekatan pedagogis apa yang paling efektif untuk menanamkan cinta budaya lokal tanpa terkesan anti-perubahan?
A
Memblokir akses internet dan media sosial di lingkungan sekolah secara total.
B
Mengintegrasikan konten kearifan lokal ke dalam materi pembelajaran dengan metode kekinian dan relevan bagi siswa.
C
Mewajibkan siswa menggunakan pakaian adat lengkap setiap hari selama kegiatan belajar.
D
Menghapus mata pelajaran bahasa asing dan menggantinya dengan bahasa daerah sepenuhnya.
E
Melarang siswa mendengarkan musik atau menonton film luar negeri.
NO. 304
Link Soal
Komisi Tiga Negara (KTN) yang beranggotakan Australia, Belgia, dan Amerika Serikat dibentuk dengan tujuan utama untuk...
A
Membantu Belanda menjajah kembali Indonesia
B
Menjadi penengah dalam penyelesaian konflik Indonesia-Belanda
C
Mewakili kepentingan sekutu di Asia Tenggara
D
Mencegah terjadinya Agresi Militer Belanda I
E
Membentuk negara boneka di wilayah Indonesia
NO. 305
Link Soal
Pada masa pergerakan nasional, strategi perjuangan 'Non-Koperasi' yang dianut oleh organisasi seperti PNI artinya adalah...
A
Menolak menggunakan bahasa Belanda
B
Menolak bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda dalam dewan perwakilan
C
Menolak membayar pajak kepada pemerintah
D
Tidak mau berdagang dengan orang asing
E
Melakukan serangan fisik secara terbuka
NO. 306
Link Soal
Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, khususnya pada masa Konstitusi RIS, Presiden memiliki kekuasaan yang 'tidak dapat diganggu gugat'. Konsep ini menunjukkan bahwa pada masa tersebut kedudukan Presiden adalah sebagai...
A
Kepala Pemerintahan yang bertanggung jawab pada parlemen
B
Kepala Negara simbolis, sementara tanggung jawab pemerintahan ada pada menteri
C
Pemimpin partai politik pemenang pemilu
D
Diktator yang memiliki kekuasaan tak terbatas
E
Ketua parlemen merangkap eksekutif
NO. 307
Link Soal
Berikut ini adalah nama-nama tokoh atau sultan yang pernah memimpin dalam sejarah Kerajaan Ternate dan Tidore, KECUALI ...
A
Pangeran Nuku
B
Zainal Abidin
C
Sultan Baabullah
D
Sultan Agung
E
Sultan Hairun
NO. 308
Link Soal
Mpu Sindok memindahkan pusat Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur pada tahun 929 dan mendirikan dinasti baru. Kerajaan tersebut kemudian dikenal dengan nama...
A
Kerajaan Singasari
B
Kerajaan Kediri
C
Kerajaan Kahuripan
D
Kerajaan Jenggala
E
Kerajaan Majapahit
NO. 309
Link Soal
Selain wakil dari pihak Jepang, BPUPKI juga memiliki wakil ketua yang berasal dari kalangan tokoh pribumi Indonesia, yaitu...
A
Mohammad Hatta
B
Soepomo
C
A.A. Maramis
D
Raden Pandji Soeroso
E
Mohammad Yamin
NO. 310
Link Soal
Pasca-kemerdekaan, fondasi nasionalisme Indonesia banyak dibentuk oleh perjuangan melawan kolonialisme yang menekankan persatuan dan anti-penjajahan. Dalam konteks Indonesia saat ini yang menghadapi tantangan disrupsi teknologi dan polarisasi sosial, interpretasi nasionalisme yang paling relevan untuk menjaga persatuan bangsa adalah...
A
Mempertahankan nilai-nilai tradisional dan menolak segala bentuk pengaruh asing yang dianggap tidak sesuai dengan budaya luhur bangsa.
B
Mengutamakan kepentingan ekonomi nasional di atas segalanya, bahkan jika harus mengorbankan kerjasama internasional.
C
Mengedepankan semangat persatuan melalui penguatan identitas lokal yang beragam sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas nasional.
D
Mengintegrasikan semangat persatuan dan kebanggaan akan warisan budaya dengan keterbukaan terhadap inovasi serta kerjasama global yang berlandaskan Pancasila untuk kemajuan bangsa.
E
Fokus pada pembangunan infrastruktur dan stabilitas politik agar Indonesia memiliki posisi tawar yang kuat di kancah internasional.