Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 31. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 301
Link Soal
Tokoh golongan tua yang berperan sebagai penengah (mediator) dan berhasil meyakinkan golongan muda untuk melepaskan Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta guna mempersiapkan proklamasi adalah...
A
Dr. Radjiman Widiodiningrat
B
H. Agus Salim
C
Mr. Ahmad Subardjo
D
Drs. Moh. Hatta
E
Mr. Maramis
NO. 302
Link Soal
Manakah di antara peristiwa berikut yang merupakan catatan sejarah penting di Indonesia pada tahun 1999?
A
Terpisahnya Timor Timur dari kedaulatan Indonesia melalui referendum
B
Proses kembalinya Indonesia menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa
C
Tragedi tewasnya mahasiswa Trisakti akibat kerusuhan massa
D
Integrasi wilayah Irian Barat ke pangkuan Ibu Pertiwi
E
Transisi pemerintahan dari sistem Demokrasi Parlementer ke Orde Baru
NO. 303
Link Soal
Dalam peristiwa Rapat Raksasa di Lapangan Ikada pada 19 September 1945, Presiden Soekarno memilih untuk hanya menyampaikan pidato singkat dan meminta massa segera membubarkan diri dengan tertib. Alasan utama tindakan ini adalah...
A
Presiden Soekarno memiliki agenda pertemuan diplomatik mendesak
B
Mencegah terjadinya bentrokan fisik dengan tentara Jepang yang bersiaga penuh
C
Kondisi kesehatan Presiden Soekarno yang sedang menurun
D
Massa yang hadir melebihi kapasitas lapangan sehingga tidak kondusif
E
Menghormati kesepakatan gencatan senjata dengan Sekutu
NO. 304
Link Soal
Pemerintah meluncurkan "Gerakan Bangga Buatan Indonesia", namun masih ada anggapan produk luar lebih berkualitas. Langkah terbaik pemerintah untuk mengubah pola pikir ini adalah ...
A
Membatasi impor produk dari luar negeri secara ketat
B
Melakukan kampanye yang menonjolkan kualitas dan inovasi produk lokal yang kompetitif
C
Memaksa masyarakat untuk membeli produk lokal meskipun tidak sesuai dengan kebutuhan
D
Menghapus pajak untuk produk lokal dan menaikkan pajak untuk produk asing
E
Menurunkan harga produk lokal meskipun kualitasnya tidak diperbaiki
NO. 305
Link Soal
Berdasarkan Civil Affairs Agreement, kedatangan tentara Inggris di Jakarta pada 15 September 1945 didampingi oleh seorang perwakilan Belanda bernama ...
A
Hubertus J. Van Mook
B
Dr. Charles Van der Plas
C
Charles Maurice
D
Lord Mountbatten
E
Jacob Van Neck
NO. 306
Link Soal
Di sebuah kepulauan bernama "Bumipura," selama berabad-abad, rakyat hidup di bawah dominasi imperium asing yang memecah belah mereka berdasarkan suku dan wilayah. Pada awal abad ke-20, setelah bertahun-tahun penindasan dan eksploitasi, sekelompok intelektual muda yang terdidik di luar negeri, seperti Pangeran Arsa dan Putri Sani, mulai menyadari adanya persamaan nasib dan identitas budaya yang kuat di antara seluruh penduduk Bumipura. Mereka menginisiasi pertemuan-pertemuan rahasia, menyebarkan pamflet, dan mengorganisir forum diskusi yang menekankan bahwa "Kita adalah satu bangsa, Bumipura, bukan sekadar kumpulan suku-suku yang terpisah." Gerakan ini perlahan namun pasti membangkitkan kesadaran kolektif untuk bersatu melawan penjajah demi kemerdekaan penuh.
Peristiwa di Bumipura ini paling tepat menggambarkan latar belakang terbentuknya konsep nasionalisme, yaitu...
A
Kesadaran akan identitas bersama dan keinginan untuk menentukan nasib sendiri setelah mengalami penindasan kolonial.
B
Dorongan untuk memperluas wilayah kekuasaan dan pengaruh budaya ke negeri tetangga.
C
Munculnya ideologi komunisme yang menuntut persamaan hak bagi seluruh warga negara.
D
Kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian negara melalui perdagangan bebas internasional.
E
Pembentukan aliansi militer untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi luar.
NO. 307
Link Soal
Pada pelaksanaan KTT Gerakan Non-Blok (GNB) ke-X yang diselenggarakan di Jakarta, dihasilkan kesepakatan penting berupa...
A
Kerja sama militer negara-negara Selatan
B
Kerja sama teknologi nuklir antar anggota GNB
C
Kerja sama ekonomi Selatan-Selatan
D
Kesepakatan pembentukan pakta pertahanan baru
E
Pembubaran organisasi GNB
NO. 308
Link Soal
Dahulu kala, di Desa Harmoni yang asri, semangat nasionalisme begitu kental terasa. Penduduknya, dipimpin oleh Bapak Suryo, bergotong royong tanpa pamrih membangun bendungan irigasi yang vital demi kemandirian pangan. Mereka menyumbangkan tenaga, waktu, bahkan sedikit harta benda mereka, meyakini bahwa setiap tetes keringat adalah demi masa depan bangsa yang lebih baik. Kepentingan pribadi dikesampingkan demi kepentingan bersama yang lebih besar, yakni ketahanan desa sebagai bagian integral dari negara.
Kini, di Kota Maju yang megah, generasi muda seperti Putri menghadapi dilema berbeda. Teknologi informasi yang serbacanggih membuka gerbang budaya global, menawarkan beragam pilihan produk dan gaya hidup dari seluruh dunia. Meskipun Putri bangga dengan warisan budaya Indonesia dan sering mempromosikannya melalui media sosial, ia juga tak jarang memilih produk impor yang dianggap lebih praktis atau berkualitas. Diskusi mengenai investasi asing besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur seringkali memunculkan perdebatan antara menjaga kedaulatan ekonomi nasional dan memanfaatkan peluang pertumbuhan global.
Narasi di atas menggambarkan evolusi dan tantangan nasionalisme dari masa lalu ke masa kini. Perbedaan mendasar dalam implementasi semangat nasionalisme antara Desa Harmoni di masa lalu dan Kota Maju di masa kini paling tepat digambarkan sebagai:
A
Nasionalisme di Desa Harmoni ditandai dengan pengorbanan kolektif, kemandirian fisik, dan penyatuan tujuan di tengah keterbatasan, sedangkan di Kota Maju diuji oleh infiltrasi budaya global, pilihan konsumsi individual, dan perdebatan kedaulatan ekonomi dalam kerangka investasi asing.
B
Nasionalisme masa lalu hanya muncul saat ada ancaman fisik, sementara nasionalisme masa kini lebih bersifat seremonial dan kurang substansial.
C
Keduanya menunjukkan bentuk gotong royong yang sama, hanya saja media penyalurannya yang berbeda karena perkembangan teknologi.
D
Nasionalisme di masa lalu lebih otentik karena belum terpengaruh modernisasi, sedangkan masa kini cenderung pragmatis dan instan.
E
Semangat nasionalisme di Desa Harmoni bersifat statis dan kaku, sementara di Kota Maju lebih dinamis dan adaptif terhadap perubahan global tanpa batasan.
NO. 309
Link Soal
Tokoh yang mencetuskan 'Mosi Integral' yang berujung pada pembubaran Republik Indonesia Serikat (RIS) dan kembalinya bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah...
A
Moh. Natsir
B
Moh. Hatta
C
Ali Sastroamidjojo
D
Wilopo
E
Burhanuddin Harahap
NO. 310
Link Soal
Momentum pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda terjadi setelah diselesaikannya sebuah diplomasi besar yang dikenal sebagai Konferensi Meja Bundar (KMB). Konferensi tersebut diselenggarakan di...
A
Amsterdam
B
Den Haag
C
Brussels
D
Jakarta
E
New York