Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 33. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 321
Link Soal
Dalam sebuah provinsi di Indonesia, muncul wacana peraturan daerah (Perda) yang, meski bertujuan memperkuat identitas lokal, mengadopsi norma-norma yang sangat spesifik dan eksklusif bagi kelompok mayoritas tertentu. Pendekatan ini berpotensi mengekang praktik kebudayaan atau keyakinan minoritas yang telah lama hidup berdampingan di daerah tersebut. Meskipun para pemrakarsa Perda berargumen bahwa ini adalah bentuk otonomi daerah dan manifestasi 'cinta tanah air' di level lokal, banyak pihak khawatir akan implikasi jangka panjangnya terhadap persatuan nasional dan identitas kebangsaan yang lebih luas. Menilai kasus ini, apa prinsip fundamental nasionalisme Indonesia yang paling terancam oleh wacana Perda tersebut, dan mengapa hal itu krusial bagi keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia?
A
Prinsip Persatuan Indonesia, karena tindakan eksklusif lokal dapat memecah belah bangsa dan mengikis semangat Bhinneka Tunggal Ika, yang pada akhirnya melemahkan sendi-sendi NKRI.
B
Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, sebab Perda tersebut berpotensi memaksakan keyakinan mayoritas dan melanggar hak asasi beragama bagi kelompok minoritas, mengancam kerukunan antarumat beragama.
C
Prinsip Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, karena Perda semacam itu dapat menimbulkan diskriminasi terhadap kelompok minoritas, mengurangi martabat kemanusiaan mereka dan melanggar keadilan sosial.
D
Prinsip Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, karena Perda tersebut mungkin tidak melewati proses musyawarah yang inklusif dan aspiratif bagi seluruh elemen masyarakat.
E
Prinsip Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, karena Perda tersebut dapat menciptakan ketimpangan sosial dan hukum bagi warga negara berdasarkan identitas kelompok, menghambat tercapainya kesejahteraan bersama.
NO. 322
Link Soal
Pada masa Republik Indonesia Serikat (RIS), terjadi pergolakan yang menuntut kembalinya bentuk negara kesatuan. Langkah politik yang dilakukan oleh Mohammad Natsir untuk menyatukan kembali Indonesia secara integral dikenal dengan istilah...
A
Politik Devide et Impera
B
Mosi Integral Natsir
C
Gezagsverhouding Politik
D
Dekrit Pemulihan Kedaulatan
E
Diplomasi Van Mook
NO. 323
Link Soal
Sejarah mencatat pembagian wilayah Kerajaan Mataram menjadi dua otoritas kekuasaan, yakni Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Peristiwa ini terjadi akibat disepakatinya...
A
Perjanjian Bongaya
B
Perjanjian Salatiga
C
Perjanjian Gianti
D
Perjanjian Jepara
E
Perjanjian Linggarjati
NO. 324
Link Soal
Salah satu tokoh Wali Songo yang bernama Maulana Malik Ibrahim memiliki peran besar dalam penyebaran Islam di Jawa. Beliau dikenal juga dengan sebutan...
A
Sunan Ampel
B
Sunan Kalijaga
C
Sunan Gresik
D
Sunan Giri
E
Sunan Bonang
NO. 325
Link Soal
Dalam menghadapi agresi militer Belanda yang ingin menjajah kembali, Indonesia menggunakan jalur diplomasi internasional. Salah satu bentuk penyelesaian sengketa yang melibatkan pihak ketiga netral disebut...
A
Arbitrase negara ketiga
B
Intervensi militer asing
C
Embargo ekonomi
D
Aliansi pertahanan
E
Konfrontasi terbuka
NO. 326
Link Soal
Di era globalisasi yang ditandai dengan interkoneksi antarnegara dan munculnya isu-isu transnasional seperti perubahan iklim, pandemi, serta digitalisasi, konsep nasionalisme seringkali dihadapkan pada tantangan baru. Sebagian berpendapat nasionalisme harus lebih inklusif dan adaptif terhadap nilai-nilai universal, sementara yang lain bersikeras pada penguatan identitas dan kepentingan nasional murni. Dalam konteks Indonesia, yang kaya akan keberagaman dan memiliki Pancasila sebagai dasar negara, bagaimana seharusnya nasionalisme diimplementasikan untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus berdaya saing di kancah global?
A
Mengedepankan kepentingan nasional absolut di atas segala-galanya, bahkan jika bertentangan dengan konsensus global, demi kedaulatan penuh dan kemandirian.
B
Membuka diri terhadap pengaruh asing dan nilai-nilai universal secara total, sehingga identitas nasional dapat beradaptasi dan berkembang tanpa batasan demi kemajuan global.
C
Memperkuat nasionalisme berbasis nilai-nilai Pancasila yang inklusif, toleran, dan mengedepankan kerja sama internasional tanpa mengorbankan identitas serta kepentingan strategis bangsa.
D
Mengutamakan pembangunan ekonomi domestik dengan membatasi investasi asing dan menolak perjanjian perdagangan internasional yang dianggap merugikan, agar kemandirian ekonomi terjaga sepenuhnya.
E
Mendorong homogenisasi budaya dan bahasa nasional untuk memastikan kesatuan identitas yang solid di tengah keberagaman, agar bangsa lebih kuat menghadapi tantangan global.
NO. 327
Link Soal
Sebagai negara yang besar dan memiliki banyak pulau, Indonesia memiliki tantangan dalam menyebarkan informasi yang merata ke seluruh wilayah. Hal ini penting agar seluruh masyarakat mendapatkan pemahaman yang sama tentang isu-isu nasional. Apa langkah yang paling efektif yang bisa dilakukan pemerintah untuk memastikan bahwa informasi mengenai nasionalisme dan isu-isu kebangsaan bisa menjangkau seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil?
A
Membangun pusat informasi di kota-kota besar saja
B
Menggunakan teknologi digital seperti radio, televisi, dan internet untuk menjangkau daerah-daerah terpencil
C
Mengirimkan surat kepada setiap rumah tangga mengenai isu-isu kebangsaan
D
Mengadakan seminar kebangsaan hanya di kota besar
E
Menyebarkan informasi hanya melalui media cetak
NO. 328
Link Soal
Sejarah perkembangan Islam di tanah Jawa mencatat adanya kerajaan yang menjadi pelopor kekuasaan Islam pertama. Kerajaan yang dimaksud adalah...
A
Kerajaan Mataram Islam
B
Kerajaan Demak
C
Kerajaan Cirebon
D
Kerajaan Banten
E
Kerajaan Pajang
NO. 329
Link Soal
Periode pemerintahan transisi di bawah Presiden B.J. Habibie (21 Mei 1998 - 19 Oktober 1999) diwarnai oleh peristiwa penting, yaitu lepasnya salah satu provinsi dari NKRI melalui referendum. Provinsi tersebut adalah...
A
Irian Jaya
B
Aceh Darussalam
C
Timor Timur
D
Kalimantan Utara
E
Maluku Utara
NO. 330
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan disrupsi informasi, muncul tantangan baru terhadap pemahaman dan implementasi nasionalisme di kalangan generasi muda Indonesia. Berbagai ideologi transnasional dan budaya asing mudah diakses, berpotensi mengikis rasa kebanggaan dan persatuan nasional yang berlandaskan Pancasila. Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas dan visioner, inisiatif strategis manakah yang paling efektif untuk memperkuat nasionalisme Pancasila di kalangan generasi Z dan milenial dalam konteks kekinian?
A
Mengembangkan platform digital interaktif yang memungkinkan generasi muda untuk berkreasi, berbagi, dan berdiskusi mengenai nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal dalam bentuk konten multimedia yang relevan.
B
Memperketat pengawasan dan sensor terhadap konten digital asing yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
C
Menggalakkan kembali program penataran P4 secara masif di seluruh jenjang pendidikan, serta mewajibkan upacara bendera dengan intensitas lebih tinggi.
D
Mendorong penggunaan produk dalam negeri secara agresif melalui kampanye iklan besar-besaran, dengan fokus utama pada aspek ekonomi tanpa melibatkan edukasi filosofis.
E
Menyelenggarakan kegiatan studi banding ke negara-negara yang berhasil menjaga nasionalismenya di era modern, kemudian mengadaptasi program mereka secara langsung tanpa penyesuaian konteks lokal.