Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 33. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 321
Link Soal
Penyimpangan konstitusional pertama yang terjadi pasca kemerdekaan terhadap UUD 1945 adalah perubahan sistem pemerintahan presidensial menjadi parlementer. Hal ini ditandai dengan keluarnya...
A
Dekrit Presiden 5 Juli 1959
B
Maklumat Pemerintah 14 November 1945
C
Maklumat Wakil Presiden No. X
D
Perjanjian Linggarjati
E
Konferensi Meja Bundar
NO. 322
Link Soal
Dalam sejarah diplomasi mempertahankan kemerdekaan, Indonesia pernah terikat dalam perjanjian yang menyebabkan wilayah Republik Indonesia menjadi sangat sempit dan terkepung oleh wilayah pendudukan Belanda. Perjanjian yang dimaksud adalah...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Konferensi Meja Bundar
C
Perjanjian Roem-Royen
D
Perjanjian Renville
E
Konferensi Malino
NO. 323
Link Soal
Kebijakan pemerintah yang mendukung industri dalam negeri merupakan wujud nyata dari upaya…
A
Globalisasi.
B
Liberalisasi Ekonomi.
C
Nasionalisme Ekonomi.
D
Kapitalisme.
E
Proteksionisme.
NO. 324
Link Soal
Salah satu kebijakan pemerintah untuk memperkuat nasionalisme budaya adalah pelestarian budaya daerah. Bentuk nyata kebijakan ini adalah ...
A
mendorong adopsi budaya luar di seluruh wilayah Indonesia
B
mendukung hanya satu jenis budaya yang diakui sebagai budaya nasional
C
memperkenalkan budaya daerah melalui festival, tari-tarian, dan kuliner tradisional
D
mengurangi anggaran untuk pelestarian budaya lokal
E
membatasi hak masyarakat dalam mengembangkan budaya sendiri
NO. 325
Link Soal
Sejarah mencatat pembagian wilayah Kerajaan Mataram menjadi dua otoritas kekuasaan, yakni Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta. Peristiwa ini terjadi akibat disepakatinya...
A
Perjanjian Bongaya
B
Perjanjian Salatiga
C
Perjanjian Gianti
D
Perjanjian Jepara
E
Perjanjian Linggarjati
NO. 326
Link Soal
Di Desa Sembilan Bintang, hiduplah seorang tokoh masyarakat bernama Pak Harun. Meskipun usianya sudah senja, semangatnya untuk memajukan bangsa tak pernah padam. Setiap pagi, ia kerap terlihat membimbing anak-anak muda desa, menceritakan kisah perjuangan para pahlawan dengan penuh semangat, menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan pentingnya menjaga persatuan. Ia juga aktif menggalakkan penggunaan produk-produk lokal, meyakini bahwa kemandirian ekonomi adalah pilar kedaulatan bangsa. Ketika ada perbedaan pendapat di desa, Pak Harun selalu menjadi penengah yang bijak, mengingatkan semua pihak akan pentingnya musyawarah untuk mufakat demi keutuhan bersama, jauh dari perpecahan. Baginya, Indonesia adalah harga mati yang harus dijaga dengan segenap jiwa dan raga.
Sikap dan nilai-nilai nasionalisme yang diemban serta perjuangan yang ditunjukkan oleh Pak Harun paling relevan dengan semangat dan cita-cita perjuangan tokoh Proklamator Indonesia, yaitu...
A
Soekarno
B
Mohammad Hatta
C
Ki Hajar Dewantara
D
Jenderal Sudirman
E
Sutan Sjahrir
NO. 327
Link Soal
Seorang ilmuwan asal Perancis bernama George Coedes menjadi sosok penting dalam sejarah Nusantara karena jasanya merekonstruksi keberadaan kerajaan maritim besar di Palembang yang sempat terlupakan. Nama kerajaan yang dimaksud adalah...
A
Kerajaan Kutai
B
Kerajaan Tarumanegara
C
Kerajaan Majapahit
D
Kerajaan Sriwijaya
E
Kerajaan Banten
NO. 328
Link Soal
Tokoh "Tiga Serangkai" pendiri Indische Partij terdiri dari E.F.E. Douwes Dekker, Suwardi Suryaningrat, dan...
A
H.O.S. Tjokroaminoto
B
Dr. Sutomo
C
Dr. Tjipto Mangunkusumo
D
Ki Hajar Dewantara
E
Haji Samanhudi
NO. 329
Link Soal
Pada peristiwa Rengasdengklok tanggal 16 Agustus 1945, Sukarno dan Hatta diamankan oleh kelompok pemuda dan tentara PETA ke sebuah lokasi dengan tujuan menjauhkan mereka dari pengaruh Jepang. Di manakah lokasi tersebut?
A
Markas Jepang di Jakarta
B
Istana Dalat, Vietnam
C
Rengasdengklok
D
Rumah Laksamana Maeda
E
Kediaman Soekarno di Pegangsaan Timur
NO. 330
Link Soal
Salah satu tindakan berikut ini yang *bukan* merupakan strategi efektif dalam menumbuhkan dan memperkuat sikap nasionalisme di kalangan masyarakat adalah ....
A
Mengembangkan sikap saling menghargai dan toleransi antar sesama warga negara.
B
Menyelenggarakan kegiatan kebudayaan yang melibatkan partisipasi multietnis.
C
Meniru dan mengadopsi secara membabi buta semua tren budaya asing.
D
Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan berbangsa.
E
Memperkuat rasa persatuan dan kesatuan melalui gotong royong dan kerja sama.