Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 34. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 331
Link Soal
Badan Keamanan Rakyat (BKR) sebagai cikal bakal TNI dibentuk berdasarkan hasil keputusan sidang PPKI yang ke-3 pada tanggal...
A
18 Agustus 1945
B
19 Agustus 1945
C
22 Agustus 1945
D
5 Oktober 1945
E
10 November 1945
NO. 332
Link Soal
Sikap atau paham mencintai bangsa dan negara sendiri secara berlebihan sehingga menganggap bangsa lain rendah disebut...
A
Patriotisme
B
Nasionalisme etnis
C
Chauvinisme
D
Nasionalisme sipil
E
Internasionalisme
NO. 333
Link Soal
Penyebaran agama Islam di Indonesia membawa banyak perubahan positif. Namun, manakah di antara pilihan berikut yang BUKAN merupakan dampak positif dari penyebaran Islam?
A
Penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa pergaulan
B
Mempercepat proses integrasi bangsa
C
Mempertebal semangat kesukuan (primordialisme)
D
Berkembangnya kebudayaan yang berakulturasi
E
Pelestarian kesenian lokal yang bernafaskan Islam
NO. 334
Link Soal
Salah satu tonggak sejarah pergerakan nasional adalah lahirnya Sumpah Pemuda. Peristiwa bersejarah ini terjadi pada tanggal...
A
20 Mei 1908
B
1 Juni 1945
C
17 Agustus 1945
D
28 Oktober 1928
E
27 Desember 1949
NO. 335
Link Soal
Kekecewaan terhadap Perjanjian Renville yang mempersempit wilayah RI menjadi salah satu pemicu proklamasi Negara Islam Indonesia (NII) oleh Kartosuwiryo. Hal ini mengajarkan bahwa ancaman terhadap keutuhan bangsa dapat muncul akibat...
A
Intervensi asing yang memberikan bantuan senjata.
B
Ketidakpuasan daerah terhadap kebijakan diplomasi pusat yang dianggap merugikan.
C
Kurangnya pendidikan agama di kalangan masyarakat.
D
Lemahnya sistem pertahanan semesta di wilayah Jawa Barat.
E
Adanya keinginan untuk mengganti presiden secara inkonstitusional.
NO. 336
Link Soal
Penerapan kebijakan otonomi daerah (desentralisasi) bertujuan memberikan kemandirian kepada daerah. Namun, fenomena ini kerap memunculkan "Raja-raja kecil" atau peraturan daerah yang bertentangan dengan kebijakan nasional, yang berpotensi mengganggu integrasi bangsa. Langkah strategis apa yang harus diambil pemerintah pusat untuk menyelaraskan otonomi tanpa mematikan kreativitas daerah?
A
Menarik kembali seluruh kewenangan daerah ke pusat (Resentralisasi) demi stabilitas keamanan.
B
Menerbitkan regulasi payung dan pedoman umum (Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria) agar kebijakan daerah tetap segaris dengan visi nasional.
C
Memberikan kebebasan mutlak kepada daerah untuk membuat aturan apapun tanpa campur tangan pusat.
D
Menghapus sistem pemerintahan daerah dan menggantinya dengan sistem penunjukan langsung dari pusat.
E
Menyerahkan urusan vital seperti pertahanan dan kebijakan moneter sepenuhnya kepada daerah agar mandiri.
NO. 337
Link Soal
Sebagai pemimpin komunitas di wilayah majemuk, Anda menyadari adanya gesekan sosial akibat perbedaan etnis. Strategi inklusif apa yang paling efektif untuk meredam potensi konflik tersebut dan memperkuat kohesi sosial?
A
Meminimalisir interaksi antar-etnis dengan membuat kegiatan terpisah
B
Memfasilitasi kolaborasi lintas budaya dalam satu event bersama untuk membangun kesepahaman
C
Menganjurkan segregasi wilayah tempat tinggal berdasarkan suku
D
Menyerahkan urusan kerukunan sepenuhnya kepada aparat keamanan tanpa intervensi komunitas
E
Menonjolkan satu budaya dominan sebagai standar pergaulan komunitas
NO. 338
Link Soal
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) diumumkan pembentukannya oleh Jenderal Kumakichi Harada. Tanggal berapakah pengumuman resmi pembentukan badan tersebut?
A
1 Maret 1945
B
29 April 1945
C
1 Juni 1945
D
7 Agustus 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 339
Link Soal
Penggunaan istilah 'Pancasila' untuk menyebut dasar negara pertama kali diperkenalkan secara resmi oleh tokoh bangsa pada momen...
A
Pidato Moh. Yamin pada 29 Mei 1945 di BPUPKI
B
Pidato Moh. Yamin pada 1 Juni 1945 di BPUPKI
C
Pidato Ir. Soekarno pada 29 Mei 1945 di BPUPKI
D
Pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 di BPUPKI
E
Pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 di PPKI
NO. 340
Link Soal
Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969 di Papua menghasilkan keputusan untuk tetap bergabung dengan NKRI. Nilai strategis dari peristiwa ini dalam konteks Wawasan Nusantara adalah...
A
Menambah luas wilayah laut teritorial Indonesia secara sepihak.
B
Mewujudkan keutuhan wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke sebagai satu kesatuan utuh.
C
Mendapatkan bantuan ekonomi dari PBB untuk pembangunan Papua.
D
Mengusir seluruh warga negara asing yang tinggal di wilayah Papua.
E
Menjadikan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar di Pasifik.