Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 34. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 331
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara golongan tua dan golongan muda. Inti perbedaan tersebut bukan pada pelaksanaan proklamasi, melainkan pada...
A
Siapa yang akan menandatangani naskah proklamasi
B
Tempat pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
C
Waktu dan cara pelaksanaan proklamasi (keterlibatan PPKI/Jepang)
D
Penyusunan naskah proklamasi
E
Bentuk negara yang akan diproklamasikan
NO. 332
Link Soal
Indonesia adalah negara kepulauan dengan ribuan etnis. Tantangan geografis dan demografis ini rentan memicu perpecahan. Kebijakan pemerintah manakah yang paling efektif untuk merawat persatuan di tengah keragaman tersebut?
A
Mewajibkan penyatuan budaya dengan menghapus budaya-budaya minoritas.
B
Memfasilitasi program pertukaran budaya lintas daerah dan dialog antarsuku untuk menumbuhkan pemahaman inklusif.
C
Melakukan segregasi (pemisahan) wilayah tempat tinggal berdasarkan suku agar tidak terjadi gesekan.
D
Menyerahkan pengelolaan pulau-pulau terluar kepada pihak swasta asing.
E
Membatasi mobilitas penduduk antar-pulau untuk menjaga kemurnian demografi.
NO. 333
Link Soal
Haji Samanhudi mendirikan sebuah organisasi di Solo yang menjadi cikal bakal pergerakan ekonomi dan nasionalisme Islam. Nama organisasi tersebut adalah...
A
Muhammadiyah
B
Sarekat Islam
C
Indische Partij
D
Sarekat Dagang Islam
E
Budi Utomo
NO. 334
Link Soal
Tokoh revolusioner yang dikenal sebagai bapak pendiri Vietnam modern dan pernah menjabat sebagai Presiden Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara) pada periode 1945–1969 adalah...
A
Ton Duc Thang
B
Ngo Dinh Diem
C
Ho Chi Minh
D
Tran Duc Luong
E
Nguyen Minh Triet
NO. 335
Link Soal
Apa alasan utama di balik pembentukan panitia kecil yang beranggotakan sembilan tokoh (Panitia Sembilan) oleh BPUPKI?
A
Membentuk komite untuk memproklamasikan kemerdekaan secepatnya
B
Menghimpun masukan, usulan, serta konsep terkait dasar negara dari para anggota BPUPKI
C
Merumuskan strategi hukum perang melawan penjajah
D
Mengkaji keselarasan antara adat istiadat kuno dengan sistem pemerintahan modern
E
Menyusun struktur keanggotaan organisasi PPKI
NO. 336
Link Soal
Kebijakan 'Sanering' atau pemotongan nilai uang (Gunting Syafrudin) pada tahun 1950 dilakukan saat jabatan Menteri Keuangan dipegang oleh...
A
Ali Sastroamidjojo
B
Sumitro Djojohadikusumo
C
Syafrudin Prawiranegara
D
Iskaq Tjokrohadisurjo
E
Juanda Kartawidjaja
NO. 337
Link Soal
Republik Indonesia Serikat (RIS) merupakan hasil dari KMB yang tidak bertahan lama. Indonesia secara resmi kembali ke bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal...
A
27 Desember 1949
B
17 Agustus 1950
C
5 Juli 1959
D
18 Agustus 1945
E
11 Maret 1966
NO. 338
Link Soal
Ki Hajar Dewantara dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Perjuangan beliau dalam mengembangkan pendidikan bertujuan untuk ...
A
meningkatkan status sosial masyarakat pribumi di mata Belanda
B
memberikan pendidikan yang hanya fokus pada keterampilan militer
C
mendidik masyarakat Indonesia agar mampu berpikir kritis dan mandiri
D
menghilangkan budaya asli dan menggantinya dengan budaya Eropa
E
menyiapkan masyarakat Indonesia untuk menjadi pekerja bagi perusahaan asing
NO. 339
Link Soal
Tokoh Presiden Indonesia yang pada masa pemerintahannya mengambil kebijakan untuk mengembalikan nama Irian Jaya menjadi Papua adalah...
A
B.J. Habibie
B
Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
C
Megawati Soekarnoputri
D
Susilo Bambang Yudhoyono
E
Joko Widodo
NO. 340
Link Soal
Di era disrupsi informasi, media sosial telah menjadi medan pertempuran ideologi yang baru. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan propaganda yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah, memecah belah bangsa, atau bahkan meragukan ideologi negara, menjadi ancaman serius bagi nasionalisme dan persatuan Indonesia. Ancaman ini bersifat non-fisik, namun dampaknya bisa sangat masif dan destruktif. Bagaimana konsep 'bela negara' perlu direinterpretasikan dan diinternalisasikan oleh warga negara, khususnya generasi digital, agar mampu membentengi diri dari ancaman disintegrasi yang bersifat non-fisik di dunia maya?
A
Melalui literasi digital yang kuat untuk memverifikasi informasi, berpikir kritis terhadap konten, dan aktif menyebarkan narasi positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
B
Dengan membentuk satuan tugas siber yang kuat dari unsur pemerintah dan masyarakat untuk memblokir dan menindak akun-akun penyebar hoaks secara tegas.
C
Mengurangi penggunaan media sosial dan beralih ke sumber informasi tradisional yang lebih terverifikasi untuk menghindari paparan berita palsu.
D
Mewajibkan kursus pendidikan kewarganegaraan secara daring yang menekankan bahaya hoaks dan pentingnya loyalitas terhadap negara di dunia maya.
E
Mendorong setiap individu untuk melaporkan setiap konten yang dianggap provokatif atau berpotensi merusak persatuan kepada pihak berwenang.