Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 34. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 331
Link Soal
Selama masa kolonialisme Belanda, berbagai wilayah di Nusantara melakukan perlawanan fisik yang gigih. Manakah di antara daerah berikut yang secara historis TIDAK tercatat melakukan perlawanan besar terhadap kolonialisme Belanda?
A
Tapanuli
B
Maluku
C
Nusa Tenggara Timur
D
Sumatera Barat
E
Bali
NO. 332
Link Soal
Soekarno pernah mengusulkan konsep Trisila sebagai hasil perasan dari lima sila Pancasila. Adapun isi dari rumusan Trisila tersebut terdiri atas...
A
Socio-nationalisme, Socio-demokratis, dan Ketuhanan
B
Nasionalisme, Demokrasi, dan Ketuhanan yang berkebudayaan
C
Socio-demokratis, Gotong royong, dan Nasionalisme
D
Nasionalisme, Internasionalisme, dan Ketuhanan
E
Ketuhanan, Kemanusiaan, dan Persatuan
NO. 333
Link Soal
Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas dan kaya akan sumber daya alam. Namun, pengelolaan wilayah laut sering kali menghadapi tantangan berupa kerusakan ekosistem laut akibat penangkapan ikan yang berlebihan dan pencemaran. Bagaimana langkah yang paling efektif bagi pemerintah untuk memastikan pengelolaan laut yang berkelanjutan dan menjaga kekayaan alam tersebut?
A
Mengizinkan penangkapan ikan secara bebas tanpa batas
B
Mengedukasi nelayan tentang praktik penangkapan ikan yang ramah lingkungan serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas penangkapan ikan ilegal
C
Melarang semua aktivitas penangkapan ikan di laut Indonesia
D
Membiarkan perusahaan asing mengelola sumber daya laut Indonesia
E
Menetapkan harga jual ikan yang lebih tinggi untuk mengurangi konsumsi
NO. 334
Link Soal
Merkantilisme adalah sistem ekonomi yang berkembang di Eropa pada abad ke-16 hingga ke-18. Salah satu ciri utama kebijakan merkantilisme adalah...
A
Mendorong impor barang sebanyak mungkin
B
Melarang perdagangan internasional
C
Menyerahkan perekonomian sepenuhnya pada pasar
D
Mengumpulkan cadangan logam mulia sebanyak-banyaknya
E
Menghapus bea cukai antar negara
NO. 335
Link Soal
Di tengah gelombang globalisasi dan berbagai tantangan lintas batas seperti perubahan iklim global, pandemi, dan krisis ekonomi, konsep nasionalisme seringkali dihadapkan pada dilema antara kepentingan nasional dan kebutuhan kerja sama internasional. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat merefleksikan esensi nasionalisme Pancasila dalam menyikapi tantangan tersebut?
A
Mengutamakan kepentingan dan kedaulatan nasional secara mutlak, menolak kerja sama internasional yang berpotensi mengurangi sedikit pun otonomi negara.
B
Mengembangkan identitas nasional yang kokoh dan mandiri, sambil secara proaktif berkontribusi dalam forum-forum global untuk mencari solusi bersama demi kemaslahatan umat manusia.
C
Memprioritaskan pembangunan ekonomi dan pertahanan domestik sebagai bentuk nasionalisme sejati, dengan asumsi kekuatan internal akan secara otomatis dihormati tanpa perlu keterlibatan ekstensif di kancah global.
D
Mendukung setiap inisiatif global yang bertujuan menciptakan tatanan dunia baru, bahkan jika itu berarti mengorbankan sebagian identitas atau kepentingan nasional demi persatuan global.
E
Menjaga jarak dari negara-negara yang memiliki ideologi atau sistem pemerintahan berbeda, serta memfokuskan hubungan hanya pada negara-negara yang memiliki kesamaan nilai dan pandangan.
NO. 336
Link Soal
Kontribusi generasi muda dalam memelihara persatuan dan kesatuan bangsa sangat vital, terutama di masa informasi digital saat ini. Salah satu langkah konkret yang bisa diambil kaum muda untuk memerangi disinformasi yang berpotensi memecah belah bangsa adalah...
A
Menyebarluaskan setiap informasi yang diterima tanpa melakukan pemeriksaan kebenarannya.
B
Membatasi interaksi sosial hanya pada individu dari suku atau daerah asal yang sama.
C
Melakukan verifikasi keabsahan informasi sebelum memutuskan untuk membagikannya kepada orang lain.
D
Hanya mengikuti dan mempercayai informasi yang berasal dari sumber-sumber luar negeri.
E
Mengabaikan seluruh berita domestik dan lebih memilih untuk fokus pada kabar dari mancanegara.
NO. 337
Link Soal
Di era disrupsi informasi, media sosial telah menjadi medan pertempuran ideologi yang baru. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan propaganda yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah, memecah belah bangsa, atau bahkan meragukan ideologi negara, menjadi ancaman serius bagi nasionalisme dan persatuan Indonesia. Ancaman ini bersifat non-fisik, namun dampaknya bisa sangat masif dan destruktif. Bagaimana konsep 'bela negara' perlu direinterpretasikan dan diinternalisasikan oleh warga negara, khususnya generasi digital, agar mampu membentengi diri dari ancaman disintegrasi yang bersifat non-fisik di dunia maya?
A
Melalui literasi digital yang kuat untuk memverifikasi informasi, berpikir kritis terhadap konten, dan aktif menyebarkan narasi positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
B
Dengan membentuk satuan tugas siber yang kuat dari unsur pemerintah dan masyarakat untuk memblokir dan menindak akun-akun penyebar hoaks secara tegas.
C
Mengurangi penggunaan media sosial dan beralih ke sumber informasi tradisional yang lebih terverifikasi untuk menghindari paparan berita palsu.
D
Mewajibkan kursus pendidikan kewarganegaraan secara daring yang menekankan bahaya hoaks dan pentingnya loyalitas terhadap negara di dunia maya.
E
Mendorong setiap individu untuk melaporkan setiap konten yang dianggap provokatif atau berpotensi merusak persatuan kepada pihak berwenang.
NO. 338
Link Soal
Dalam pembentukan organisasi ASEAN, negara Singapura diwakili oleh salah satu tokoh diplomatnya dalam Deklarasi Bangkok. Tokoh yang dimaksud adalah...
A
Thanat Khoman
B
Narciso Ramos
C
S. Rajaratnam
D
Tun Abdul Razak
E
Lee Kuan Yew
NO. 339
Link Soal
Lothrop Stoddard mendefinisikan sebuah konsep sebagai keyakinan kolektif dari mayoritas individu yang menyatakan identitas kebangsaan mereka melalui rasa memiliki satu sama lain dalam satu bangsa. Konsep yang dimaksud adalah...
A
Komunisme
B
Nasionalisme
C
Chauvinisme
D
Patriotisme
E
Liberalisme
NO. 340
Link Soal
Di lingkungan multikultural sering terdengar perbincangan dengan logat khas daerah. Pemaknaan peristiwa tersebut dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika adalah ...
A
Tiap-tiap budaya memiliki kekayaan berbahasa yang diapresiasi
B
Keragaman logat perbincangan menjadi kekayaan untuk saling memahami
C
Perlu logat bahasa standar agar Indonesia menjadi satu aksi berbahasa
D
Perbincangan yang menjadi cerminan multikultural tersebut bisa menjadi aset nasional
E
Lingkungan multikultural rentan praktik perundungan karena logat daerah