Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 35. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 341
Link Soal
Tokoh revolusioner yang dikenal sebagai bapak pendiri Vietnam modern dan pernah menjabat sebagai Presiden Republik Demokratik Vietnam (Vietnam Utara) pada periode 1945–1969 adalah...
A
Ton Duc Thang
B
Ngo Dinh Diem
C
Ho Chi Minh
D
Tran Duc Luong
E
Nguyen Minh Triet
NO. 342
Link Soal
Di sebuah negeri fiktif bernama 'Nusantara Jaya', hiduplah seorang tokoh bernama Bapak Dirgantara. Beliau dikenal sebagai sosok yang selalu mengedepankan musyawarah mufakat di antara berbagai suku dan adat istiadat yang berbeda di wilayahnya, yaitu Lembah Swadaya dan Dataran Perkasa. Bapak Dirgantara tak pernah lelah berkeliling, menyatukan visi dan misi, serta membangun jembatan persahabatan antar-komunitas demi terciptanya sebuah identitas tunggal yang kuat, yaitu 'Warga Nusantara Jaya', tanpa menghilangkan kearifan lokal masing-masing. Beliau menolak segala bentuk sektarianisme dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan. Tindakan dan semangat Bapak Dirgantara ini paling tepat mencerminkan nilai nasionalisme dalam aspek...
A
Cinta tanah air yang mendalam terhadap wilayahnya.
B
Semangat rela berkorban demi mempertahankan kedaulatan negara.
C
Pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa di atas keberagaman.
D
Pengembangan rasa bangga sebagai bagian dari komunitas lokal.
E
Perjuangan untuk meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat.
NO. 343
Link Soal
Pada masa pendudukan Jepang, dibentuk Gerakan Tiga A (3A) untuk menarik simpati rakyat. Manakah di bawah ini yang termasuk semboyan gerakan tersebut?
A
Jepang Pemimpin Asia
B
Jepang Saudara Asia
C
Jepang Teman Asia
D
Jepang Penuntun Asia
E
Jepang Harapan Asia
NO. 344
Link Soal
Pada masa awal pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR), posisi Kepala Staf Umum dipercayakan kepada tokoh yang berjasa besar dalam meletakkan dasar struktur organisasi militer Indonesia, yaitu...
A
Jenderal Soedirman
B
Supriyadi
C
Letjen Oerip Soemoharjo
D
Jenderal Ahmad Yani
E
Jenderal A.H. Nasution
NO. 345
Link Soal
Sebelum kembali ke UUD 1945 melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Indonesia pernah menerapkan sistem Demokrasi Liberal dengan menggunakan konstitusi...
A
UUD 1945 (Naskah Asli)
B
Konstitusi RIS
C
UUDS 1950
D
UUD Amandemen
E
Piagam Jakarta
NO. 346
Link Soal
Dalam konteks wawasan kebangsaan, nasionalisme mengandung makna…
A
Sikap mencintai bangsa dan negara secara berlebihan.
B
Perasaan cinta tanah air yang diwujudkan dalam tindakan konkret.
C
Keyakinan bahwa bangsanya lebih unggul dari bangsa lain.
D
Doktrin politik yang mengutamakan kepentingan nasional di atas segalanya.
E
Kesetiaan mutlak terhadap negara tanpa kritik.
NO. 347
Link Soal
Sebelum terbentuknya Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat melalui pemilihan umum, tugas kepresidenan dibantu oleh sebuah komite. Siapakah yang ditunjuk sebagai ketua Komite Nasional Indonesia (KNI) Pusat tersebut?
A
Mr. Kasman Singodimedjo
B
H.O.S Tjokroaminoto
C
Adam Malik
D
Mr. Ahmad Subardjo
E
H. Agus Salim
NO. 348
Link Soal
Ketika posisi Jepang mulai terdesak oleh Sekutu dalam Perang Dunia II, Perdana Menteri Koiso memberikan janji kemerdekaan kepada Indonesia pada 7 September 1944. Apa motif politik di balik janji tersebut?
A
Jepang ingin memberikan hadiah tulus kepada rakyat Indonesia
B
Agar rakyat Indonesia bersedia membantu Jepang menghadapi tentara Sekutu
C
Karena Jepang sudah menyerah tanpa syarat kepada Sekutu
D
Desakan dari pemimpin nasionalis Indonesia yang memberontak
E
Perintah langsung dari Kaisar Hirohito untuk memerdekakan semua jajahan
NO. 349
Link Soal
Dalam sejarah kerja sama internasional, terdapat organisasi regional di wilayah Asia-Pasifik yang menitikberatkan pada penguatan SDM serta pembangunan ekonomi dan sosial kolektif, yaitu...
A
APEC
B
OPEC
C
Colombo Plan
D
AFTA
E
IMF
NO. 350
Link Soal
Semangat nasionalisme Indonesia tidak hanya berhenti pada semangat persatuan dan kemerdekaan, tetapi juga mencakup semangat untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Tokoh proklamator yang memiliki konsep mengenai nasionalisme ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil adalah...
A
Mohammad Hatta dengan konsep koperasi.
B
Soekarno dengan konsep Marhaenisme.
C
Sutan Sjahrir dengan konsep sosialisme demokrat.
D
Tan Malaka dengan konsep Madilog.
E
Ki Hajar Dewantara dengan konsep pendidikan nasional.