Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 35. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 341
Link Soal
Nasionalisme dalam perspektif yang luas dan positif dapat diartikan sebagai ....
A
Paham yang menuntut kesetiaan tertinggi individu hanya kepada etnis atau kelompoknya sendiri.
B
Perasaan cinta dan bangga yang mendalam terhadap tanah air tanpa merendahkan martabat bangsa lain.
C
Pandangan yang menganggap bangsa sendiri superior dan berhak mendominasi bangsa lain.
D
Sikap terlalu mencintai negara sendiri hingga menolak interaksi dengan dunia luar.
E
Afiliasi kelompok yang menganggap kepentingan nasional mutlak di atas segala-galanya, termasuk kemanusiaan.
NO. 342
Link Soal
Perumusan naskah proklamasi dilakukan di rumah seorang perwira tinggi Angkatan Laut Jepang yang bersimpati pada perjuangan Indonesia. Di manakah letak rumah tersebut?
A
Jalan Pegangsaan Timur No. 56
B
Jalan Imam Bonjol No. 1
C
Jalan Kebon Sirih No. 80
D
Jalan Medan Merdeka Barat
E
Jalan Thamrin No. 1
NO. 343
Link Soal
Sebagai bentuk nasionalisme modern, masyarakat Indonesia didorong untuk menggunakan produk-produk lokal. Namun, di pasar lokal, produk asing sering kali lebih menarik bagi konsumen. Apa strategi yang paling efektif bagi produsen lokal untuk meningkatkan daya tarik produk mereka dibandingkan produk impor?
A
Mengurangi biaya produksi dengan menurunkan kualitas produk
B
Meningkatkan kualitas produk lokal dan mempromosikan keunggulan produk lokal secara kreatif
C
Membatasi konsumen untuk membeli produk impor
D
Menetapkan harga produk lokal setinggi mungkin agar terlihat lebih eksklusif
E
Mencoba meniru produk impor tanpa inovasi yang berarti
NO. 344
Link Soal
Desa Mekarsari, sebuah desa adat di perbatasan negara, menerima tawaran bantuan investasi besar dari sebuah perusahaan multinasional asing untuk pengembangan ekowisata. Tawaran tersebut sangat menjanjikan peningkatan ekonomi dan fasilitas modern, namun perusahaan tersebut juga mensyaratkan perubahan dalam pengelolaan lahan adat dan memperkenalkan konsep kepemilikan individu yang berpotensi mengikis sistem komunal serta nilai gotong royong yang selama ini menjadi fondasi kearifan lokal dan semangat nasionalisme di desa. Sebagai seorang tokoh masyarakat yang memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai nasionalisme dan Bhinneka Tunggal Ika, langkah strategis manakah yang paling tepat Anda ambil untuk menyikapi situasi ini?
A
Menerima sepenuhnya tawaran investasi dengan keyakinan bahwa modernisasi akan membawa kemajuan, dan nilai-nilai luhur akan tetap lestari secara alamiah.
B
Menolak secara tegas tawaran investasi asing karena dianggap sebagai bentuk intervensi yang dapat merusak kedaulatan budaya dan ekonomi lokal.
C
Mengadakan musyawarah dengan seluruh elemen masyarakat untuk merumuskan syarat dan ketentuan yang adaptif, memastikan investasi berjalan selaras dengan pelestarian kearifan lokal dan prinsip ekonomi kerakyatan, serta menegaskan posisi tawar desa.
D
Mengusulkan agar pemerintah daerah mengambil alih seluruh proses negosiasi dan pengelolaan investasi, sehingga tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan pemerintah.
E
Membiarkan masyarakat desa secara individu bernegosiasi dengan perusahaan, dengan keyakinan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk meningkatkan kesejahteraan pribadinya.
NO. 345
Link Soal
Indonesia, sebagai negara majemuk, menghadapi tantangan dalam mempertahankan nasionalisme di tengah arus globalisasi dan kepentingan regional. Sebuah kebijakan pemerintah daerah mengizinkan investasi asing besar-besaran yang menjanjikan lapangan kerja, namun berpotensi menggerus kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks nasionalisme Pancasila, tindakan yang paling bijaksana bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan adalah:
A
Menolak seluruh investasi asing demi menjaga kearifan lokal dan lingkungan sebagai benteng terakhir identitas bangsa.
B
Mendukung penuh investasi dengan alasan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja adalah prioritas utama untuk kemajuan bangsa.
C
Mengadvokasi negosiasi ulang dengan investor asing untuk memastikan klausul perlindungan kearifan lokal dan lingkungan hidup yang ketat, serta transfer teknologi yang bermanfaat bagi bangsa.
D
Membiarkan mekanisme pasar yang menentukan, karena intervensi pemerintah dapat menghambat investasi dan daya saing global.
E
Mengajak masyarakat untuk melakukan demonstrasi menentang investasi sebagai bentuk perlawanan terhadap potensi "penjajahan ekonomi" modern.
NO. 346
Link Soal
Sikap atau paham mencintai bangsa dan negara sendiri secara berlebihan sehingga menganggap bangsa lain rendah disebut...
A
Patriotisme
B
Nasionalisme etnis
C
Chauvinisme
D
Nasionalisme sipil
E
Internasionalisme
NO. 347
Link Soal
Sistem pendidikan di Indonesia menerapkan konsep 'Bhinneka Tunggal Ika' melalui kurikulum. Selain kurikulum nasional yang berlaku umum, terdapat kurikulum yang disusun menyesuaikan tuntutan, potensi, dan kondisi budaya setempat. Kurikulum jenis ini disebut...
A
Kurikulum Internasional
B
Kurikulum Inti
C
Muatan Lokal (Mulok)
D
Ekstrakurikuler Wajib
E
Peminatan Khusus
NO. 348
Link Soal
Dalam menanamkan patriotisme di sekolah, metode pedagogis apa yang paling berdampak bagi siswa untuk menghayati nilai kebangsaan, bukan sekadar menghafal teori?
A
Menghapuskan mata pelajaran sejarah karena dianggap membosankan
B
Melibatkan siswa secara aktif dalam preservasi budaya lokal dan upacara peringatan nasional
C
Mengarahkan minat siswa sepenuhnya pada kultur pop internasional
D
Membatasi kurikulum hanya pada sains dan teknologi tanpa muatan moral
E
Menekankan pada pencapaian materiil pribadi di atas kepentingan bersama
NO. 349
Link Soal
Indonesia memiliki ragam senjata tradisional yang unik. Kujang adalah senjata khas yang berasal dari daerah...
A
Sumatera Barat
B
Jawa Barat
C
Kalimantan Barat
D
Sulawesi Selatan
E
Papua
NO. 350
Link Soal
Organisasi BPUPKI dipimpin oleh seorang tokoh senior yang menjabat sebagai ketua umum. Sosok yang dimaksud adalah...
A
Raden Pandji Soeroso
B
Mohammad Yamin
C
Radjiman Wedyodiningrat
D
Ichibangase Yosio
E
Sultan Hamid II