Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 36. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 351
Link Soal
Dalam pertempuran di Medan (Medan Area), pihak Sekutu memasang papan-papan pembatas yang bertuliskan 'Fixed Boundaries Medan Area'. Tujuan pemasangan papan ini adalah...
A
Melindungi warga sipil dari pertempuran
B
Menandai wilayah kekuasaan de facto Belanda di Sumatera
C
Menetapkan batas wilayah kekuasaan Sekutu dan memprovokasi pejuang RI
D
Membagi wilayah logistik untuk pengungsi perang
E
Menyepakati zona damai antara TNI dan Sekutu
NO. 352
Link Soal
Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, nasionalisme memainkan peran krusial, salah satunya adalah ....
A
Mendorong munculnya fragmentasi sosial dan konflik kepentingan.
B
Memperkuat ikatan primordialisme antar kelompok etnis.
C
Menjaga tegaknya kedaulatan negara dan keutuhan wilayah bangsa.
D
Memicu sikap individualisme yang berlebihan di kalangan warga.
E
Menjadi pemicu utama persaingan tidak sehat antar daerah.
NO. 353
Link Soal
Dalam kehidupan masyarakat yang majemuk, konflik pribadi kadang digiring menjadi isu SARA. Sikap warga negara yang tepat untuk menghadapi hal ini adalah ...
A
Menanggapi setiap konflik dengan pengamatan yang lebih cermat (teliti)
B
Memberikan respons dengan cepat atas terjadinya setiap konflik
C
Mencari penjelasan dari media massa atas konflik yang terjadi
D
Menyerahkan penyelesaian setiap konflik pada penegak hukum
E
Membiarkan terjadinya konflik sebagai bagian dari dinamika sosial
NO. 354
Link Soal
Desa Mekarsari, sebuah desa adat di perbatasan negara, menerima tawaran bantuan investasi besar dari sebuah perusahaan multinasional asing untuk pengembangan ekowisata. Tawaran tersebut sangat menjanjikan peningkatan ekonomi dan fasilitas modern, namun perusahaan tersebut juga mensyaratkan perubahan dalam pengelolaan lahan adat dan memperkenalkan konsep kepemilikan individu yang berpotensi mengikis sistem komunal serta nilai gotong royong yang selama ini menjadi fondasi kearifan lokal dan semangat nasionalisme di desa. Sebagai seorang tokoh masyarakat yang memiliki pemahaman mendalam tentang nilai-nilai nasionalisme dan Bhinneka Tunggal Ika, langkah strategis manakah yang paling tepat Anda ambil untuk menyikapi situasi ini?
A
Menerima sepenuhnya tawaran investasi dengan keyakinan bahwa modernisasi akan membawa kemajuan, dan nilai-nilai luhur akan tetap lestari secara alamiah.
B
Menolak secara tegas tawaran investasi asing karena dianggap sebagai bentuk intervensi yang dapat merusak kedaulatan budaya dan ekonomi lokal.
C
Mengadakan musyawarah dengan seluruh elemen masyarakat untuk merumuskan syarat dan ketentuan yang adaptif, memastikan investasi berjalan selaras dengan pelestarian kearifan lokal dan prinsip ekonomi kerakyatan, serta menegaskan posisi tawar desa.
D
Mengusulkan agar pemerintah daerah mengambil alih seluruh proses negosiasi dan pengelolaan investasi, sehingga tanggung jawab sepenuhnya berada di tangan pemerintah.
E
Membiarkan masyarakat desa secara individu bernegosiasi dengan perusahaan, dengan keyakinan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk meningkatkan kesejahteraan pribadinya.
NO. 355
Link Soal
Prinsip 'Ma-Limo' merupakan pedoman moral yang sudah ada di Nusantara sejak masa Kerajaan Singasari. Manakah di bawah ini yang menjelaskan arti dari istilah 'madon' dalam aturan tersebut?
A
Melakukan tindakan pencurian atau mengambil hak orang lain
B
Mengkonsumsi minuman keras hingga kehilangan kesadaran
C
Melakukan kegiatan perjudian yang merugikan
D
Perilaku melacur atau melakukan perbuatan asusila
E
Menghisap candu atau menggunakan narkotika
NO. 356
Link Soal
Seorang pemuda memutar musik keras-keras hingga mengganggu tetangga dengan alasan "ini adalah Hak Asasi Manusia (HAM) saya". Tindakan ini bertentangan dengan Pancasila karena ...
A
Pemenuhan HAM tidak boleh menggangu HAM orang lain
B
Menggangu selera musik orang lain yang berbeda
C
Hak asasi merupakan kebebasan individu yang mutlak
D
Memilih musik merupakan bagian dari hak setiap orang
E
Tidak sesuai dengan selera musik orang lain
NO. 357
Link Soal
Siapakah tokoh yang memimpin Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai?
A
Mohammad Yamin
B
Ahmad Soebardjo
C
Dr. Radjiman Wideodiningrat
D
Mr. Soepomo
E
Ir. Soekarno
NO. 358
Link Soal
Pada pelaksanaan KTT Gerakan Non-Blok (GNB) ke-X yang diselenggarakan di Jakarta, dihasilkan kesepakatan penting berupa...
A
Kerja sama militer negara-negara Selatan
B
Kerja sama teknologi nuklir antar anggota GNB
C
Kerja sama ekonomi Selatan-Selatan
D
Kesepakatan pembentukan pakta pertahanan baru
E
Pembubaran organisasi GNB
NO. 359
Link Soal
Pada masa penjajahan, Belanda menerapkan 'Pelayaran Hongi' di wilayah Maluku. Apa tujuan utama dari kebijakan pelayaran yang menggunakan perahu kora-kora bersenjata ini?
A
Melakukan patroli laut untuk mencegah penyelundupan dan menjaga monopoli rempah-rempah
B
Mengangkut rempah-rempah dari petani ke gudang VOC
C
Mengajak raja-raja lokal berwisata laut untuk diplomasi
D
Mengusir pedagang Spanyol dan Portugis dari perairan Maluku
E
Mencari pulau-pulau baru yang belum dihuni
NO. 360
Link Soal
Bapak Karto, seorang pejabat publik di Kabupaten Bhinneka, kerap kali dalam berbagai kesempatan resmi dan kebijakan pengadaan di instansinya menganjurkan penggunaan produk-produk impor, dengan alasan kualitas dan harga yang lebih bersaing. Ia cenderung mengabaikan produk-produk lokal yang sebenarnya memiliki kualitas setara dan potensi besar untuk menggerakkan perekonomian daerah serta nasional. Sikap Bapak Karto ini menimbulkan kegelisahan di kalangan pelaku UMKM lokal dan masyarakat, yang merasa bahwa kebijakan tersebut tidak sejalan dengan semangat cinta produk dalam negeri. Berdasarkan studi kasus ini, tindakan Bapak Karto dapat diartikan sebagai pelanggaran prinsip nasionalisme Indonesia, khususnya dalam aspek...
A
Mendukung kedaulatan ekonomi dan kemandirian bangsa.
B
Memperkuat persatuan dan kesatuan melalui keberagaman budaya.
C
Mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi dan golongan.
D
Menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam setiap kebijakan.
E
Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk daya saing global.