PRIVAT ASN FAJAR

Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme

Halaman 37. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.

NO. 361
Gedung Pancasila yang bersejarah dulunya dikenal sebagai Gedung Chuo Sangi In pada masa Jepang. Namun, pada masa kolonial Belanda, gedung ini difungsikan sebagai...
A
Gedung Permusyawaratan
B
Gedung Volksraad (Dewan Perwakilan Rakyat)
C
Kantor Berita
D
Gedung Perintis Kemerdekaan
E
Pusat Pemuda Rakyat

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 362
Prinsip nasionalisme yang secara tegas termaktub dalam falsafah Pancasila dan menjadi ciri khas Indonesia adalah ....
A
Mengutamakan kepentingan kelompok atau golongan di atas kepentingan nasional.
B
Menjaga kebhinekaan dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa.
C
Mengembangkan sikap egoisme rasial dan primordial yang kuat.
D
Menolak segala bentuk interaksi dan kerja sama dengan negara lain.
E
Mengarahkan pada pembentukan negara kesatuan yang totaliter.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 363
Sebagai respons PBB terhadap Agresi Militer Belanda I, dibentuklah Komisi Tiga Negara (KTN) atau Komisi Jasa Baik pada 25 Agustus 1947. Manakah pasangan yang tepat antara negara anggota KTN dan perwakilannya?
A
Amerika Serikat diwakili oleh Dr. Frank Graham
B
Australia diwakili oleh Paul Van Zeeland
C
Belgia diwakili oleh Richard Kirby
D
Belanda diwakili oleh Dr. Frank Graham
E
Australia diwakili oleh Dr. Frank Graham

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 364
Salah satu upaya konkret yang dapat dilakukan oleh generasi muda untuk memupuk dan menumbuhkan jiwa nasionalisme adalah dengan...
A
Melakukan boikot total terhadap semua informasi dari luar negeri
B
Menutup diri dari perkembangan budaya mancanegara secara ekstrem
C
Memprioritaskan penggunaan dan kebanggaan terhadap produk buatan dalam negeri
D
Mengadopsi seluruh tren teknologi luar negeri tanpa filter budaya
E
Membatasi diri untuk tidak melakukan perjalanan ke negara lain

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 365
Indonesia menganut politik luar negeri Bebas Aktif. Salah satu implementasi nyata dari sikap 'Aktif' dalam menjaga ketertiban dunia sesuai pembukaan UUD 1945 adalah...
A
Mendukung salah satu blok kekuatan militer dunia
B
Mengirimkan Pasukan Garuda (Kontingen Garuda) ke wilayah konflik di bawah naungan PBB
C
Memutuskan hubungan diplomatik dengan negara yang sedang berperang
D
Membangun pangkalan militer di negara tetangga
E
Hanya bekerja sama dengan negara-negara maju

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 366
Dalam sejarah kepemimpinan nasional di Indonesia, tokoh yang mendampingi Presiden sebagai Wakil Presiden pada masa bakti 1993 - 1998 adalah...
A
Sudharmono
B
Tri Sutrisno
C
Umar Wirahadikusuma
D
Hamzah Haz
E
Sri Sultan Hamengkubuwono IX

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 367
Belanda berupaya kembali menguasai Indonesia dengan strategi devide et impera melalui pembentukan negara-negara boneka. Siapakah tokoh yang ditunjuk sebagai Wali Negara untuk Negara Sumatera Timur?
A
Cokorda Gde Raka Sukawati
B
R.A.A. Wiranatakusumah
C
R.T. Kusumonegoro
D
Abdul Malik
E
Dr. Mansyur

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 368
Bagaimanakah nasionalisme dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pembangunan dan kemajuan suatu bangsa?
A
Dengan menciptakan persaingan antar daerah yang tidak sehat dan menguntungkan segelintir pihak.
B
Dengan mendorong sikap apatis dan ketidakpedulian warga terhadap proyek-proyek pembangunan.
C
Dengan menyatukan seluruh elemen bangsa untuk bekerja sama demi mencapai tujuan pembangunan bersama.
D
Dengan mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan tertentu di atas kepentingan pembangunan nasional.
E
Dengan menghambat masuknya investasi asing yang berpotensi memajukan perekonomian.

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 369
Selain meresmikan UUD 1945 sebagai hukum dasar negara, agenda penting yang diputuskan dalam rapat PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah...
A
Membubarkan susunan Panitia Sembilan secara formal
B
Membentuk kabinet kementerian untuk pertama kalinya
C
Menetapkan tokoh yang bertanggung jawab atas perumusan dasar negara
D
Melakukan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia
E
Menyatakan pembubaran organisasi PPKI secara resmi

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.

NO. 370
Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung merupakan tonggak sejarah solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika. Konferensi ini diselenggarakan pada...
A
April 1954
B
Mei 1955
C
April 1955
D
Agustus 1945
E
Oktober 1956

Jawaban yang benar adalah A karena sesuai dengan undang-undang 2026.

Analisis poin B salah karena tidak relevan dengan konteks soal TWK materi ini.

Pembahasan Terkunci

Login untuk melihat jawaban.