Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 38. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 371
Link Soal
Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 7 Agustus 1945 memiliki makna strategis karena...
A
Menggantikan BPUPKI dan menandakan proses kemerdekaan memasuki tahap finalisasi/pelaksanaan
B
Menunjukkan bahwa Jepang sudah menyerah total kepada Sekutu
C
Merupakan hadiah langsung dari Jenderal Terauchi tanpa syarat
D
Dibentuk atas desakan golongan muda yang ingin segera merdeka
E
Bertugas menyusun teks proklamasi yang akan dibacakan Soekarno
NO. 372
Link Soal
Dalam pertempuran di Medan (Medan Area), pihak Sekutu memasang papan-papan pembatas yang bertuliskan 'Fixed Boundaries Medan Area'. Tujuan pemasangan papan ini adalah...
A
Melindungi warga sipil dari pertempuran
B
Menandai wilayah kekuasaan de facto Belanda di Sumatera
C
Menetapkan batas wilayah kekuasaan Sekutu dan memprovokasi pejuang RI
D
Membagi wilayah logistik untuk pengungsi perang
E
Menyepakati zona damai antara TNI dan Sekutu
NO. 373
Link Soal
Sejak era Reformasi, penerapan kebijakan desentralisasi bertujuan untuk memperluas otonomi bagi pemerintah daerah. Kebijakan ini merupakan manifestasi nasionalisme karena...
A
Mendorong daerah untuk memisahkan diri sepenuhnya dari pemerintahan pusat.
B
Memberikan peluang lebih besar bagi setiap daerah untuk mengelola dan mengatur kepentingan lokalnya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya.
C
Memotivasi daerah-daerah untuk mengadopsi sistem pemerintahan dari negara asing.
D
Membatasi ekspresi dan perkembangan kebudayaan lokal di berbagai wilayah.
E
Menghapus sama sekali fungsi dan peranan pemerintah pusat dalam proses pembangunan nasional.
NO. 374
Link Soal
Agresi Militer Belanda I pada 21 Juli 1947 tidak hanya bertujuan untuk menyerang pertahanan militer Indonesia, tetapi juga memiliki motif ekonomi strategis. Sasaran utama Belanda dalam agresi ini yang membuktikan motif tersebut adalah...
A
Penguasaan terhadap istana negara dan simbol pemerintahan di Yogyakarta.
B
Penangkapan para pemimpin negara untuk membubarkan kabinet.
C
Penguasaan daerah perkebunan di Sumatera dan pelabuhan-pelabuhan di Jawa.
D
Pemutusan hubungan diplomasi Indonesia dengan negara-negara Arab.
E
Pembentukan negara boneka di seluruh wilayah pulau Jawa.
NO. 375
Link Soal
Panitia Sembilan yang dibentuk untuk merumuskan dasar negara Indonesia diketuai oleh tokoh pergerakan nasional, yaitu...
A
Mohammad Hatta
B
Dr. Radjiman Wedyodiningrat
C
Mohammad Yamin
D
Soekarno
E
A. A. Maramis
NO. 376
Link Soal
Dalam sejarah diplomasi mempertahankan kemerdekaan, Indonesia pernah terikat dalam perjanjian yang menyebabkan wilayah Republik Indonesia menjadi sangat sempit dan terkepung oleh wilayah pendudukan Belanda. Perjanjian yang dimaksud adalah...
A
Perjanjian Linggarjati
B
Konferensi Meja Bundar
C
Perjanjian Roem-Royen
D
Perjanjian Renville
E
Konferensi Malino
NO. 377
Link Soal
Sikap chauvinisme adalah bentuk ekstrem dari nasionalisme yang berbahaya karena…
A
Mengutamakan kepentingan pribadi di atas kepentingan umum.
B
Menganggap bangsa sendiri paling unggul dan merendahkan bangsa lain.
C
Menutup diri dari pengaruh budaya asing.
D
Menolak kerja sama dengan negara lain.
E
Mendorong konflik antarwarga negara.
NO. 378
Link Soal
Piagam Jakarta mempunyai arti penting dalam sejarah konstitusi negara Republik Indonesia. Setelah mengalami perubahan dijadikan pembuatan Undang-undang Dasar 1945, kebolehan elit politik Islam dalam kaitannya dengan ini adalah, kecuali ....
A
Tidak adanya peraturan dikalangan elit politik Islam
B
Semangat kebangsaan yang keliru
C
Semangat toleransi yang berlebihan
D
Semangat juang yang kurang
E
Persepsi yang berbeda terhadap hakikat Islam
NO. 379
Link Soal
Setelah BPUPKI menyelesaikan tugasnya dalam merancang dasar-dasar kemerdekaan, badan tersebut dibubarkan dan digantikan oleh lembaga baru pada tanggal 7 Agustus 1945, yaitu...
A
Panitia Kecil
B
Panitia Sembilan
C
PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)
D
PNI (Partai Nasional Indonesia)
E
KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat)
NO. 380
Link Soal
Setelah periode perjuangan fisik merebut dan mempertahankan kemerdekaan, Indonesia memasuki fase pembangunan yang intensif. Nasionalisme yang awalnya diartikan sebagai semangat 'merebut' dan 'membela' negara dari penjajah, kini bergeser menjadi semangat 'membangun' dan 'mengisi' kemerdekaan untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Pergeseran ini menuntut adaptasi fundamental dalam pemahaman dan praktik kewarganegaraan. Bagaimana pergeseran interpretasi nasionalisme ini menuntut perubahan paling esensial dalam cara warga negara memandang dan melaksanakan 'bela negara' dalam konteks pasca-kemerdekaan?
A
Dari kesiapan mengangkat senjata menjadi partisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya, serta integritas dalam menjalankan profesi untuk kemajuan bangsa.
B
Dari pengorbanan nyawa untuk mempertahankan wilayah menjadi kepatuhan terhadap hukum dan peraturan pemerintah demi terciptanya ketertiban sosial.
C
Dari semangat anti-asing dan proteksionisme menjadi keterbukaan terhadap inovasi dan investasi global yang membawa manfaat bagi bangsa.
D
Dari identifikasi diri dengan kelompok perjuangan menjadi identifikasi diri yang kuat dengan negara dan ideologi Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
E
Dari fokus pada kepemimpinan militer menjadi penguatan peran intelektual dan akademisi dalam merumuskan kebijakan publik yang berpihak pada rakyat.