Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 38. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 371
Link Soal
Gerakan Non-Blok, sebuah organisasi internasional yang didirikan oleh Indonesia bersama beberapa negara Asia dan Afrika, memiliki tujuan utama untuk...
A
Memihak salah satu blok adidaya selama periode Perang Dingin.
B
Membentuk aliansi militer yang kuat untuk melindungi anggotanya.
C
Mewujudkan perdamaian global tanpa terikat oleh blok kekuatan manapun.
D
Menyeragamkan sistem ekonomi negara anggota dengan model Eropa.
E
Mengabaikan partisipasi negara-negara berkembang dalam kancah politik internasional.
NO. 372
Link Soal
Siapakah tokoh yang memimpin Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) saat lembaga tersebut dibentuk pada 7 Agustus 1945?
A
Mohammad Hatta
B
Ir. Soekarno
C
Mr. Soepomo
D
Dr. Radjiman Wideodiningrat
E
Ahmad Soebardjo
NO. 373
Link Soal
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan untuk mengatasi krisis ketatanegaraan. Berikut ini adalah poin-poin yang termuat dalam dekrit tersebut, kecuali...
A
Pembubaran lembaga Konstituante
B
Pemberlakuan kembali UUD 1945
C
Pernyataan tidak berlakunya UUDS 1950
D
Pembentukan MPRS dan DPAS sesegera mungkin
E
Pembubaran Kabinet yang dianggap terlibat G30S/PKI
NO. 374
Link Soal
Seiring dengan perkembangan teknologi, industri di Indonesia mulai beralih ke sistem otomatisasi. Namun, peralihan ini menimbulkan tantangan berupa pengurangan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sebagai seorang pemimpin perusahaan yang menerapkan otomatisasi, bagaimana cara yang paling bijaksana untuk menjaga kesejahteraan pekerja dan tetap berkontribusi pada nasionalisme?
A
Mengurangi jumlah pekerja tanpa ada kompensasi apapun
B
Memberikan pelatihan keterampilan baru kepada pekerja yang terdampak otomatisasi agar mereka dapat mengisi posisi baru di bidang lain
C
Mengganti seluruh pekerja dengan mesin untuk meningkatkan efisiensi
D
Membiarkan pekerja mencari pekerjaan baru tanpa bantuan perusahaan
E
Memindahkan pabrik ke luar negeri untuk menghindari regulasi lokal
NO. 375
Link Soal
Setelah bentuk negara serikat (RIS) dibubarkan, Indonesia kembali ke Negara Kesatuan dengan menggunakan Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) 1950 yang mulai berlaku pada tanggal...
A
27 Desember 1949
B
17 Agustus 1950
C
5 Juli 1959
D
1 Juni 1945
E
29 September 1955
NO. 376
Link Soal
Partai Nasional Indonesia (PNI) memiliki strategi perjuangan yang tegas menolak bekerja sama dengan pemerintah kolonial. Strategi dan asas perjuangan ini dikenal dengan istilah...
A
Koperasi dan Marhaenisme
B
Radikalisme dan Liberalisme
C
Non-koperasi dan Marhaenisme
D
Bawah tanah dan Gerilya
E
Diplomasi dan Negosiasi
NO. 377
Link Soal
BPUPKI mengawali rangkaian sidangnya dengan agenda utama membahas dasar negara. Secara resmi, sidang pertama tersebut berlangsung pada rentang waktu...
A
28 Mei sampai 1 Juni 1945
B
29 Mei sampai 1 Juni 1945
C
1 Juni sampai 31 Juli 1945
D
29 Mei sampai 31 Mei 1945
E
28 Mei sampai 31 Juni 1945
NO. 378
Link Soal
Jepang menduduki Indonesia setelah berhasil mengusir Belanda pada tahun 1942. Berapa lama durasi penjajahan Jepang di Indonesia hingga menyerah kepada sekutu?
A
3,5 tahun
B
5 tahun
C
10 tahun
D
350 tahun
E
100 tahun
NO. 379
Link Soal
Apa peran Pancasila dalam membangun semangat nasionalisme di Indonesia?
A
Sebagai alat untuk memecah belah bangsa
B
Sebagai satu-satunya agama resmi negara
C
Sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa
D
Sebagai lambang kekuasaan pemerintah
E
Sebagai panduan dalam hubungan internasional saja
NO. 380
Link Soal
Perhatikan organisasi pergerakan berikut: Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Indische Partij. Meskipun memiliki latar belakang berbeda, Indische Partij dianggap sebagai organisasi yang paling radikal secara politik pada masanya karena...
A
Secara tegas mencantumkan tujuan kemerdekaan Indonesia (Indies los van Holland) dan menolak kerja sama dengan kolonial.
B
Memiliki jumlah anggota terbanyak dari kalangan petani.
C
Dipimpin oleh tokoh-tokoh agama yang kharismatik.
D
Fokus pada pengembangan ekonomi pedagang pribumi.
E
Hanya menerima anggota dari kalangan priyayi Jawa.