Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 38. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 371
Link Soal
Produk kreatif lokal sering kalah pamor dibanding barang impor. Intervensi pemerintah yang paling komprehensif untuk meningkatkan daya saing global produk anak bangsa adalah ...
A
Mewajibkan monopoli pasar hanya untuk produk lokal
B
Fasilitasi ekosistem bisnis (pelatihan, permodalan, dan alih teknologi)
C
Menaikkan pajak barang lokal untuk menambah kas negara
D
Menutup keran impor total (autarki)
E
Sentralisasi industri kreatif hanya di ibu kota
NO. 372
Link Soal
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengadakan beberapa kali sidang setelah proklamasi. Sidang ketiga yang membahas pembentukan Komite Nasional, Partai Nasional Indonesia, dan Badan Keamanan Rakyat dilaksanakan pada...
A
19 Agustus 1945
B
21 Agustus 1945
C
24 Agustus 1945
D
22 Agustus 1945
E
26 Agustus 1945
NO. 373
Link Soal
Sistem pendidikan di Indonesia menerapkan konsep 'Bhinneka Tunggal Ika' melalui kurikulum. Selain kurikulum nasional yang berlaku umum, terdapat kurikulum yang disusun menyesuaikan tuntutan, potensi, dan kondisi budaya setempat. Kurikulum jenis ini disebut...
A
Kurikulum Internasional
B
Kurikulum Inti
C
Muatan Lokal (Mulok)
D
Ekstrakurikuler Wajib
E
Peminatan Khusus
NO. 374
Link Soal
Di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, muncul berbagai ideologi transnasional yang berpotensi mengikis rasa nasionalisme di kalangan generasi muda. Suatu daerah di Indonesia mengalami peningkatan penggunaan produk impor dan budaya asing secara signifikan, bahkan hingga menggeser kebanggaan terhadap produk dan budaya lokal. Menanggapi fenomena ini, langkah konkret yang paling tepat dan berkelanjutan untuk memperkuat nasionalisme Pancasila di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, adalah...
A
Mengadakan acara promosi besar-besaran produk lokal dan festival budaya tradisional secara rutin di setiap tingkatan pemerintahan.
B
Mendorong pemerintah untuk memblokir akses terhadap situs web dan konten digital asing yang dianggap merusak moral dan budaya bangsa.
C
Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal secara holistik dalam kurikulum pendidikan formal maupun informal, serta memfasilitasi ruang kreatif bagi generasi muda untuk mengekspresikan identitas nasional.
D
Mewajibkan penggunaan produk dalam negeri dan menerapkan kebijakan proteksionisme ketat terhadap masuknya produk serta investasi asing.
E
Melaksanakan program wajib militer atau pelatihan bela negara secara massal bagi seluruh pemuda untuk menanamkan disiplin dan cinta tanah air.
NO. 375
Link Soal
Di tengah arus deras globalisasi dan informasi digital, Komunitas 'Pemuda Mandiri' di sebuah kota besar berupaya keras menjaga nilai-nilai kebangsaan. Mereka sering berdiskusi tentang relevansi Sumpah Pemuda di era kini, ketika media sosial dibanjiri konten asing dan polarisasi pandangan semakin kentara, bahkan hingga menyentuh isu keagamaan. Beberapa anggota bersemangat untuk 'membela mati-matian' budaya lokal, sementara yang lain fokus pada bagaimana cara 'mencintai dan memelihara' keberagaman yang ada. Suatu hari, muncul ide untuk mengadakan festival budaya lokal yang melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang suku atau agama, namun ada resistensi dari kelompok tertentu yang merasa tradisi mereka lebih unggul dan tidak ingin berbaur. Ketua komunitas, Rizal, mengingatkan bahwa semangat Budi Utomo dan Sumpah Pemuda adalah tentang persatuan di atas perbedaan, bukan tentang dominasi satu kelompok.
Mencermati narasi di atas, tantangan utama yang dihadapi Komunitas 'Pemuda Mandiri' dalam konteks menjaga identitas nasional di era globalisasi, serta esensi semangat nasionalisme yang perlu dipegang teguh, adalah...
A
Menyeimbangkan adaptasi terhadap budaya global dengan penguatan identitas lokal melalui moderasi beragama dan persatuan, sebagaimana dicontohkan Budi Utomo dan Sumpah Pemuda dalam merangkul perbedaan demi tujuan bersama.
B
Mengobarkan semangat patriotisme untuk membela mati-matian tradisi lokal dari gempuran asing, sebagaimana para pahlawan dahulu berkorban melawan penjajah.
C
Memastikan dominasi satu budaya daerah yang paling unggul untuk menjadi representasi identitas nasional, mengikuti semangat pergerakan nasional yang berjuang demi pengakuan.
D
Mengatasi polarisasi pandangan dan resistensi kelompok yang enggan berbaur dalam kegiatan kebudayaan, sebagai cerminan kegagalan mengelola keberagaman di era digital.
E
Menggalakkan penggunaan media sosial untuk mempromosikan budaya Indonesia secara masif agar dapat bersaing dengan konten asing dan menarik minat generasi muda.
NO. 376
Link Soal
Pada masa pergerakan nasional, Indische Partij (IP) dikenal sebagai organisasi politik pertama yang secara tegas menyuarakan kemerdekaan. Salah satu ciri khas yang membedakan IP dengan organisasi lain seperti Budi Utomo adalah...
A
Hanya menerima anggota dari kalangan priyayi Jawa
B
Bersifat kooperatif dan bekerja sama dengan pemerintah kolonial
C
Keanggotaannya inklusif, terbuka bagi golongan Indo maupun Bumiputera tanpa membedakan suku/agama
D
Bergerak khusus di bidang perdagangan dan ekonomi kerakyatan
E
Menolak campur tangan asing dalam urusan pendidikan
NO. 377
Link Soal
Di sebuah kepulauan bernama "Bumipura," selama berabad-abad, rakyat hidup di bawah dominasi imperium asing yang memecah belah mereka berdasarkan suku dan wilayah. Pada awal abad ke-20, setelah bertahun-tahun penindasan dan eksploitasi, sekelompok intelektual muda yang terdidik di luar negeri, seperti Pangeran Arsa dan Putri Sani, mulai menyadari adanya persamaan nasib dan identitas budaya yang kuat di antara seluruh penduduk Bumipura. Mereka menginisiasi pertemuan-pertemuan rahasia, menyebarkan pamflet, dan mengorganisir forum diskusi yang menekankan bahwa "Kita adalah satu bangsa, Bumipura, bukan sekadar kumpulan suku-suku yang terpisah." Gerakan ini perlahan namun pasti membangkitkan kesadaran kolektif untuk bersatu melawan penjajah demi kemerdekaan penuh.
Peristiwa di Bumipura ini paling tepat menggambarkan latar belakang terbentuknya konsep nasionalisme, yaitu...
A
Kesadaran akan identitas bersama dan keinginan untuk menentukan nasib sendiri setelah mengalami penindasan kolonial.
B
Dorongan untuk memperluas wilayah kekuasaan dan pengaruh budaya ke negeri tetangga.
C
Munculnya ideologi komunisme yang menuntut persamaan hak bagi seluruh warga negara.
D
Kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian negara melalui perdagangan bebas internasional.
E
Pembentukan aliansi militer untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi luar.
NO. 378
Link Soal
Indonesia menghadapi ancaman disintegrasi jika isu-isu seperti ketidakadilan sosial dan ekonomi tidak ditangani dengan baik. Bagaimana seharusnya pemerintah mengatasi masalah ini untuk memperkuat persatuan dan nasionalisme di tengah masyarakat?
A
Memusatkan pembangunan hanya di kota-kota besar
B
Memberikan perhatian dan alokasi anggaran yang lebih besar untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan di daerah-daerah yang tertinggal
C
Mengabaikan daerah-daerah yang menuntut pemerataan ekonomi
D
Membiarkan masyarakat di daerah tertinggal untuk mengelola sendiri tanpa bantuan pemerintah
E
Menurunkan anggaran daerah agar lebih fokus pada pusat
NO. 379
Link Soal
Dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), Indonesia menganut prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Makna filosofis dari 'memperhatikan kesinambungan kesejahteraan bangsa' dalam pengelolaan SDA adalah...
A
SDA harus dihabiskan secepat mungkin untuk kemakmuran saat ini
B
Kesejahteraan harus dinikmati tidak hanya oleh generasi sekarang, tetapi juga generasi mendatang
C
Mengekspor seluruh bahan mentah untuk devisa negara
D
Menjaga jumlah penduduk agar tetap statis
E
Melarang total penggunaan sumber daya alam
NO. 380
Link Soal
Panitia Sembilan memiliki komposisi anggota yang merepresentasikan dua kelompok ideologi besar. Siapakah tokoh berikut yang TIDAK termasuk dalam kelompok Nasionalis?
A
Mohammad Hatta
B
A.A. Maramis
C
Muhammad Yamin
D
Abikusno Tjokrosuyoso
E
Ahmad Soebardjo