Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 39. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 381
Link Soal
Salah satu tonggak sejarah persatuan Indonesia adalah Kongres Pemuda II pada tahun 1928. Keputusan paling monumental yang dihasilkan dari kongres tersebut adalah...
A
Diikrarkannya Sumpah Pemuda
B
Pembentukan organisasi Budi Utomo
C
Penetapan lagu kebangsaan Indonesia Raya
D
Perumusan naskah Proklamasi
E
Penyusunan dasar negara Pancasila
NO. 382
Link Soal
Organisasi modern pertama di Indonesia, Boedi Oetomo, didirikan pada tahun 1908 oleh...
A
Dr. Wahidin Sudirohusodo secara mandiri
B
Dr. Soetomo bersama rekan-rekan pelajar STOVIA
C
Panglima Polim dan Dr. Soetomo
D
Ki Hajar Dewantara dan Dr. Wahidin
E
E.F.E Douwes Dekker dan Dr. Soetomo
NO. 383
Link Soal
Pada masa Republik Indonesia Serikat (RIS), terjadi pergolakan yang menuntut kembalinya bentuk negara kesatuan. Langkah politik yang dilakukan oleh Mohammad Natsir untuk menyatukan kembali Indonesia secara integral dikenal dengan istilah...
A
Politik Devide et Impera
B
Mosi Integral Natsir
C
Gezagsverhouding Politik
D
Dekrit Pemulihan Kedaulatan
E
Diplomasi Van Mook
NO. 384
Link Soal
Secara de jure melalui Konferensi Meja Bundar (KMB), pihak Belanda memberikan pengakuan atas kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
1 Maret 1949
C
25 Agustus 1945
D
27 Desember 1949
E
13 Agustus 1950
NO. 385
Link Soal
Bukti arkeologis tertua yang menandai masuknya pengaruh agama Hindu dan dimulainya masa sejarah (mengenal tulisan) di Indonesia adalah ditemukannya prasasti di Kerajaan...
A
Sriwijaya
B
Majapahit
C
Tarumanegara
D
Kutai
E
Mataram Kuno
NO. 386
Link Soal
Dasar hukum pembentukan NATO adalah sebuah perjanjian internasional yang ditandatangani pada 4 April 1949, yaitu...
A
Treaty of Versailles
B
North Atlantic Treaty
C
Warsaw Pact
D
Marshall Plan
E
Atlantic Charter
NO. 387
Link Soal
Belanda berupaya kembali menguasai Indonesia dengan strategi devide et impera melalui pembentukan negara-negara boneka. Siapakah tokoh yang ditunjuk sebagai Wali Negara untuk Negara Sumatera Timur?
A
Cokorda Gde Raka Sukawati
B
R.A.A. Wiranatakusumah
C
R.T. Kusumonegoro
D
Abdul Malik
E
Dr. Mansyur
NO. 388
Link Soal
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) menyelenggarakan sidang pertamanya pada kurun waktu...
A
1 Maret – 1 Juni 1945
B
29 Mei – 22 Juni 1945
C
1 Juni – 22 Juni 1945
D
7 Agustus – 18 Agustus 1945
E
29 Mei – 1 Juni 1945
NO. 389
Link Soal
Apa peran Pancasila dalam membangun semangat nasionalisme di Indonesia?
A
Sebagai alat untuk memecah belah bangsa
B
Sebagai satu-satunya agama resmi negara
C
Sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa
D
Sebagai lambang kekuasaan pemerintah
E
Sebagai panduan dalam hubungan internasional saja
NO. 390
Link Soal
Fenomena korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta praktik birokrasi yang lambat dan berbelit-belit masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Praktik-praktik ini secara langsung merugikan negara dan rakyat, menghambat pembangunan, serta mengikis kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Jika nasionalisme diartikan sebagai pengabdian tulus demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat, maka KKN adalah bentuk anti-nasionalisme yang paling merusak. Bagaimana perilaku KKN ini, secara fundamental, merusak fondasi nasionalisme yang seharusnya berlandaskan pada pengabdian dan integritas, serta apa implikasinya terhadap legitimasi negara di mata warganya?
A
Menciptakan jurang kepercayaan yang dalam antara rakyat dan pemerintah, karena perilaku koruptif menunjukkan pengkhianatan terhadap amanah dan kepentingan publik, sehingga melemahkan legitimasi negara.
B
Menyebabkan kerugian finansial negara yang besar, menghambat alokasi dana untuk program-program pembangunan penting yang seharusnya meningkatkan kualitas hidup rakyat.
C
Mendorong budaya permisif di masyarakat di mana individu lebih mementingkan keuntungan pribadi daripada kepentingan bersama, mengikis etos kerja dan gotong royong.
D
Mempersulit masuknya investasi asing karena iklim usaha yang tidak kondusif dan sarat pungli, sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.
E
Merusak reputasi Indonesia di mata dunia internasional, yang dapat berdampak pada citra negara dan posisi tawar dalam hubungan diplomatik dan perdagangan.