Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 41. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 401
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 dilatarbelakangi oleh...
A
Keinginan golongan tua untuk menunggu janji Jepang
B
Perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda mengenai waktu proklamasi
C
Serangan Sekutu ke kota Jakarta
D
Penolakan Soekarno untuk memproklamasikan kemerdekaan
E
Desakan Jepang agar Indonesia segera merdeka
NO. 402
Link Soal
Pemerintah Daerah "Bumi Pertiwi" berencana mengganti nama-nama jalan di wilayahnya dengan nama pahlawan nasional untuk menumbuhkan semangat nasionalisme. Namun, rencana ini menuai protes dari sebagian masyarakat adat yang bersikeras mempertahankan nama jalan tradisional mereka, dengan alasan nama-nama tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas dan warisan budaya lokal mereka. Konflik ini menimbulkan dilema antara penguatan identitas nasional dan pelestarian kearifan lokal.
Sebagai seorang ASN yang menjunjung tinggi nilai nasionalisme dan Bhinneka Tunggal Ika, langkah strategis apa yang paling tepat untuk menangani situasi ini?
A
Memaksakan penggantian nama jalan sesuai rencana awal dan melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya nasionalisme di atas identitas lokal demi persatuan bangsa.
B
Membatalkan seluruh rencana penggantian nama jalan untuk menjaga kerukunan dan menghindari konflik dengan masyarakat lokal, serta menghormati sepenuhnya kearifan lokal.
C
Menginisiasi dialog multi-pihak yang melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat adat, budayawan, dan ahli sejarah untuk merumuskan solusi kompromi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai kepahlawanan nasional tanpa menghilangkan identitas lokal yang berharga.
D
Mengganti nama jalan hanya di area-area perkotaan yang tidak memiliki resistensi kuat, sementara nama jalan tradisional di perkampungan tetap dipertahankan.
E
Memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan ekonomi di wilayah tersebut, dengan harapan masyarakat akan lebih menerima kebijakan penggantian nama jalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan.
NO. 403
Link Soal
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) diumumkan pembentukannya oleh Jenderal Kumakichi Harada. Tanggal berapakah pengumuman resmi pembentukan badan tersebut?
A
1 Maret 1945
B
29 April 1945
C
1 Juni 1945
D
7 Agustus 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 404
Link Soal
Kesepakatan untuk tidak menggunakan kekuatan militer dan sipil guna menghambat perjanjian dagang merupakan salah satu isi dari perjanjian apa?
A
Konvensi London
B
Perjanjian Wina
C
Konvensi Jawa
D
Traktat London
E
Traktat Sumatera
NO. 405
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan liberalisasi ekonomi, Indonesia menghadapi dilema signifikan. Di satu sisi, ada desakan untuk membuka pasar dan menarik investasi asing guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan teknologi. Di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa keterbukaan berlebihan dapat mengikis kedaulatan ekonomi, mematikan industri lokal, dan pada akhirnya mereduksi semangat kemandirian bangsa. Fenomena ini memunculkan perdebatan antara 'nasionalisme ekonomi' yang cenderung proteksionis dan kebutuhan adaptasi terhadap sistem ekonomi global. Bagaimana dilema ini, jika tidak dikelola dengan bijak, dapat mereduksi esensi nasionalisme Indonesia yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa?
A
Melemahnya kapasitas negara untuk melindungi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyatnya, sehingga memudarkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap bangsa sendiri di mata warganya.
B
Menyebabkan ketergantungan ekonomi yang ekstrem pada pihak asing, yang pada gilirannya menghilangkan kemampuan bangsa untuk menentukan arah kebijakan ekonominya secara mandiri.
C
Memicu konflik kepentingan antara elit politik dan pengusaha nasional yang pro-globalisasi dengan kelompok masyarakat yang menginginkan proteksi penuh terhadap pasar domestik.
D
Menghambat inovasi dan daya saing produk domestik karena kurangnya kompetisi, yang akhirnya membuat bangsa tertinggal dalam persaingan global dan kehilangan pijakan di kancah internasional.
E
Menciptakan kesenjangan sosial yang parah akibat persaingan bebas, di mana hanya kelompok tertentu yang diuntungkan, sehingga mengikis rasa keadilan sosial yang merupakan pilar nasionalisme.
NO. 406
Link Soal
Negara yang semula merupakan wilayah jajahan dari pihak yang kalah pada Perang Dunia I, lalu diletakkan di bawah perlindungan negara pemenang dengan pengawasan Liga Bangsa-Bangsa, disebut...
A
Negara Protektorat
B
Negara Koloni
C
Negara Mandat
D
Negara Trustee
E
Negara Dominion
NO. 407
Link Soal
Dalam sejarah perjuangan diplomasi Indonesia, perundingan yang dilakukan di atas kapal perang Amerika Serikat pada tanggal 8 Desember 1947 melibatkan delegasi dari pihak Indonesia. Siapakah yang bertindak sebagai ketua delegasi Indonesia dalam pertemuan tersebut?
A
R. Abdulkadir Widjojoatmodjo
B
Mr. Amir Syarifudin
C
Drs. Mohammad Hatta
D
Ir. Soekarno
E
Sutan Sjahrir
NO. 408
Link Soal
Dalam catatan sejarah, bangsa India kuno pernah menyebut wilayah kepulauan Indonesia dengan nama 'Dwipantara'. Secara etimologis, kata tersebut berarti...
A
Pulau Seberang
B
Negara Padi
C
Negara Emas
D
Negara Perantara
E
Kepulauan Laut Selatan
NO. 409
Link Soal
Dalam sejarah perumusan dasar negara, Panitia Sembilan memiliki peran krusial. Siapakah tokoh yang dipercaya menjabat sebagai ketua dalam kepanitiaan tersebut?
A
Drs. Moh. Hatta
B
Mr. Ahmad Soebarjo
C
Ir. Soekarno
D
Mr. Moh. Yamin
E
KH. Wahid Hasyim
NO. 410
Link Soal
Generasi muda Indonesia saat ini, yang sering disebut Gen Z atau Gen Alpha, tumbuh dalam era digital yang sangat terkoneksi dengan dunia. Mereka terpapar berbagai budaya, ideologi, dan isu transnasional melalui media sosial. Manifestasi nasionalisme pada kelompok ini tidak selalu tampak dalam bentuk tradisional seperti upacara bendera atau lagu kebangsaan, melainkan lebih sering dalam bentuk aktivisme digital untuk isu-isu sosial, lingkungan, atau kemanusiaan di tingkat lokal maupun global, namun tetap dengan perspektif keindonesiaan. Bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat mengintegrasikan bentuk nasionalisme baru ini agar tetap relevan dan berkontribusi pada penguatan identitas bangsa yang kokoh, tanpa terjebak pada puritanisme atau antipati terhadap globalisasi?
A
Mendorong pengembangan platform digital yang memfasilitasi partisipasi aktif generasi muda dalam diskusi isu-isu kebangsaan dan proyek-proyek sosial-kewargaan, dengan tetap memberikan ruang bagi ekspresi identitas global mereka.
B
Merevitalisasi nilai-nilai tradisional nasionalisme melalui kurikulum pendidikan formal yang lebih modern dan interaktif, agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya dan sejarahnya.
C
Mengadakan kampanye masif di media sosial untuk mempromosikan kebudayaan dan capaian bangsa Indonesia, sehingga menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan pada tanah air yang lebih besar.
D
Meningkatkan sanksi hukum bagi penyebar hoaks atau konten yang merusak persatuan bangsa, guna menciptakan lingkungan digital yang aman dan kondusif bagi pertumbuhan nasionalisme yang positif.
E
Membatasi akses generasi muda terhadap konten asing yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa, untuk membendung arus pengaruh negatif globalisasi.