Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 42. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 411
Link Soal
Soekarno pernah mengusulkan konsep Trisila sebagai hasil perasan dari lima sila Pancasila. Adapun isi dari rumusan Trisila tersebut terdiri atas...
A
Socio-nationalisme, Socio-demokratis, dan Ketuhanan
B
Nasionalisme, Demokrasi, dan Ketuhanan yang berkebudayaan
C
Socio-demokratis, Gotong royong, dan Nasionalisme
D
Nasionalisme, Internasionalisme, dan Ketuhanan
E
Ketuhanan, Kemanusiaan, dan Persatuan
NO. 412
Link Soal
Apa manfaat utama dari penerapan sikap tenggang rasa (tepa selira) di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk?
A
Meningkatkan kepatuhan warga terhadap hukum formal
B
Membangun lingkungan masyarakat yang damai, rukun, dan selaras
C
Menjamin kelancaran program pembangunan fisik di desa
D
Memaksa setiap individu untuk tunduk pada adat istiadat setempat
E
Menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah
NO. 413
Link Soal
Sistem segregasi rasial atau Apartheid di Afrika Selatan menjadi sorotan dunia. Tokoh yang menjabat sebagai presiden Afrika Selatan saat era Apartheid benar-benar berakhir dan transisi demokrasi terwujud adalah...
A
Pieter Willem Botha
B
Nelson Mandela
C
F.W. de Klerk
D
Thabo Mbeki
E
Jacob Zuma
NO. 414
Link Soal
Indonesia, sebagai negara majemuk, menghadapi tantangan dalam mempertahankan nasionalisme di tengah arus globalisasi dan kepentingan regional. Sebuah kebijakan pemerintah daerah mengizinkan investasi asing besar-besaran yang menjanjikan lapangan kerja, namun berpotensi menggerus kearifan lokal dan keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks nasionalisme Pancasila, tindakan yang paling bijaksana bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan adalah:
A
Menolak seluruh investasi asing demi menjaga kearifan lokal dan lingkungan sebagai benteng terakhir identitas bangsa.
B
Mendukung penuh investasi dengan alasan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja adalah prioritas utama untuk kemajuan bangsa.
C
Mengadvokasi negosiasi ulang dengan investor asing untuk memastikan klausul perlindungan kearifan lokal dan lingkungan hidup yang ketat, serta transfer teknologi yang bermanfaat bagi bangsa.
D
Membiarkan mekanisme pasar yang menentukan, karena intervensi pemerintah dapat menghambat investasi dan daya saing global.
E
Mengajak masyarakat untuk melakukan demonstrasi menentang investasi sebagai bentuk perlawanan terhadap potensi "penjajahan ekonomi" modern.
NO. 415
Link Soal
Di tengah arus deras globalisasi dan informasi digital, Komunitas 'Pemuda Mandiri' di sebuah kota besar berupaya keras menjaga nilai-nilai kebangsaan. Mereka sering berdiskusi tentang relevansi Sumpah Pemuda di era kini, ketika media sosial dibanjiri konten asing dan polarisasi pandangan semakin kentara, bahkan hingga menyentuh isu keagamaan. Beberapa anggota bersemangat untuk 'membela mati-matian' budaya lokal, sementara yang lain fokus pada bagaimana cara 'mencintai dan memelihara' keberagaman yang ada. Suatu hari, muncul ide untuk mengadakan festival budaya lokal yang melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang suku atau agama, namun ada resistensi dari kelompok tertentu yang merasa tradisi mereka lebih unggul dan tidak ingin berbaur. Ketua komunitas, Rizal, mengingatkan bahwa semangat Budi Utomo dan Sumpah Pemuda adalah tentang persatuan di atas perbedaan, bukan tentang dominasi satu kelompok.
Mencermati narasi di atas, tantangan utama yang dihadapi Komunitas 'Pemuda Mandiri' dalam konteks menjaga identitas nasional di era globalisasi, serta esensi semangat nasionalisme yang perlu dipegang teguh, adalah...
A
Menyeimbangkan adaptasi terhadap budaya global dengan penguatan identitas lokal melalui moderasi beragama dan persatuan, sebagaimana dicontohkan Budi Utomo dan Sumpah Pemuda dalam merangkul perbedaan demi tujuan bersama.
B
Mengobarkan semangat patriotisme untuk membela mati-matian tradisi lokal dari gempuran asing, sebagaimana para pahlawan dahulu berkorban melawan penjajah.
C
Memastikan dominasi satu budaya daerah yang paling unggul untuk menjadi representasi identitas nasional, mengikuti semangat pergerakan nasional yang berjuang demi pengakuan.
D
Mengatasi polarisasi pandangan dan resistensi kelompok yang enggan berbaur dalam kegiatan kebudayaan, sebagai cerminan kegagalan mengelola keberagaman di era digital.
E
Menggalakkan penggunaan media sosial untuk mempromosikan budaya Indonesia secara masif agar dapat bersaing dengan konten asing dan menarik minat generasi muda.
NO. 416
Link Soal
Dalam konteks wawasan kebangsaan, nasionalisme mengandung makna…
A
Sikap mencintai bangsa dan negara secara berlebihan.
B
Perasaan cinta tanah air yang diwujudkan dalam tindakan konkret.
C
Keyakinan bahwa bangsanya lebih unggul dari bangsa lain.
D
Doktrin politik yang mengutamakan kepentingan nasional di atas segalanya.
E
Kesetiaan mutlak terhadap negara tanpa kritik.
NO. 417
Link Soal
Dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, semboyan Bhinneka Tunggal Ika secara resmi digunakan pertama kali dalam Sidang Kabinet RIS pada tanggal...
A
17 Agustus 1945
B
18 Agustus 1945
C
11 Februari 1950
D
5 Juli 1959
E
1 Juni 1945
NO. 418
Link Soal
Dalam mengimplementasikan kebijakan luar negerinya, Indonesia memegang teguh prinsip Bebas Aktif, yang pertama kali digagas oleh Mohammad Hatta. Makna dari prinsip "Bebas Aktif" adalah bahwa Indonesia akan...
A
Memiliki kebebasan untuk memilih sekutu dalam setiap konflik bersenjata global.
B
Menghindari segala bentuk keterlibatan dalam isu-isu internasional.
C
Secara proaktif membangun kerja sama internasional tanpa memihak pada salah satu blok kekuatan dunia.
D
Menyatakan dukungan eksplisit kepada salah satu aliansi besar selama era Perang Dingin.
E
Senantiasa terlibat aktif dalam semua jenis konflik dan perselisihan antarnegara.
NO. 419
Link Soal
Setelah Proklamasi, Indonesia terus melengkapi struktur negaranya. Pembentukan Badan Penolong Korban Perang (BPKP) atau yang dikenal dengan Badan Keamanan Rakyat (BKR) merupakan hasil dari keputusan sidang lembaga apa?
A
Sidang BPUPKI pertama
B
Sidang PPKI pertama
C
Sidang BPUPKI kedua
D
Sidang PPKI kedua
E
Sidang PPKI ketiga
NO. 420
Link Soal
Di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, muncul berbagai ideologi transnasional yang berpotensi mengikis rasa nasionalisme di kalangan generasi muda. Suatu daerah di Indonesia mengalami peningkatan penggunaan produk impor dan budaya asing secara signifikan, bahkan hingga menggeser kebanggaan terhadap produk dan budaya lokal. Menanggapi fenomena ini, langkah konkret yang paling tepat dan berkelanjutan untuk memperkuat nasionalisme Pancasila di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, adalah...
A
Mengadakan acara promosi besar-besaran produk lokal dan festival budaya tradisional secara rutin di setiap tingkatan pemerintahan.
B
Mendorong pemerintah untuk memblokir akses terhadap situs web dan konten digital asing yang dianggap merusak moral dan budaya bangsa.
C
Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal secara holistik dalam kurikulum pendidikan formal maupun informal, serta memfasilitasi ruang kreatif bagi generasi muda untuk mengekspresikan identitas nasional.
D
Mewajibkan penggunaan produk dalam negeri dan menerapkan kebijakan proteksionisme ketat terhadap masuknya produk serta investasi asing.
E
Melaksanakan program wajib militer atau pelatihan bela negara secara massal bagi seluruh pemuda untuk menanamkan disiplin dan cinta tanah air.