Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 44. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 431
Link Soal
Peristiwa diplomasi manakah yang secara resmi mengakhiri konfrontasi fisik Indonesia-Belanda melalui penyerahan dan pengakuan kedaulatan pada akhir tahun 1949?
A
Perjanjian Linggarjati
B
Perundingan Roem-Royen
C
Perjanjian Renville
D
Konferensi Meja Bundar (KMB)
E
Diplomasi Beras ke India
NO. 432
Link Soal
Pembangunan nasional bukan hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga mental. Tujuan akhir dari seluruh kebijakan pembangunan nasional yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia pada hakikatnya bermuara pada...
A
Kekuatan militer yang disegani dunia
B
Pertumbuhan ekonomi berbasis pasar bebas
C
Kemakmuran rakyat secara adil dan merata
D
Stabilitas politik yang kaku
E
Dominasi budaya nasional atas budaya asing
NO. 433
Link Soal
Tonggak sejarah yang dianggap sebagai dasar legalitas dan penanda lahirnya pemerintahan Orde Baru adalah peristiwa...
A
Keluarnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959
B
Terjadinya pemberontakan G30S/PKI
C
Dikumandangkannya Tritura oleh mahasiswa
D
Diterbitkannya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) 1966
E
Dibubarkannya Partai Komunis Indonesia (PKI)
NO. 434
Link Soal
Mengapa penting bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi?
A
Agar bisa naik jabatan lebih cepat.
B
Untuk memastikan loyalitas pada pimpinan.
C
Sebagai landasan dalam menjalankan tugas pelayanan publik dengan integritas dan profesionalisme.
D
Agar dihormati oleh masyarakat.
E
Karena itu adalah syarat untuk mengikuti diklat.
NO. 435
Link Soal
Di Desa Sembilan Bintang, hiduplah seorang tokoh masyarakat bernama Pak Harun. Meskipun usianya sudah senja, semangatnya untuk memajukan bangsa tak pernah padam. Setiap pagi, ia kerap terlihat membimbing anak-anak muda desa, menceritakan kisah perjuangan para pahlawan dengan penuh semangat, menanamkan nilai-nilai cinta tanah air dan pentingnya menjaga persatuan. Ia juga aktif menggalakkan penggunaan produk-produk lokal, meyakini bahwa kemandirian ekonomi adalah pilar kedaulatan bangsa. Ketika ada perbedaan pendapat di desa, Pak Harun selalu menjadi penengah yang bijak, mengingatkan semua pihak akan pentingnya musyawarah untuk mufakat demi keutuhan bersama, jauh dari perpecahan. Baginya, Indonesia adalah harga mati yang harus dijaga dengan segenap jiwa dan raga.
Sikap dan nilai-nilai nasionalisme yang diemban serta perjuangan yang ditunjukkan oleh Pak Harun paling relevan dengan semangat dan cita-cita perjuangan tokoh Proklamator Indonesia, yaitu...
A
Soekarno
B
Mohammad Hatta
C
Ki Hajar Dewantara
D
Jenderal Sudirman
E
Sutan Sjahrir
NO. 436
Link Soal
Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara, nasionalisme memainkan peran krusial, salah satunya adalah ....
A
Mendorong munculnya fragmentasi sosial dan konflik kepentingan.
B
Memperkuat ikatan primordialisme antar kelompok etnis.
C
Menjaga tegaknya kedaulatan negara dan keutuhan wilayah bangsa.
D
Memicu sikap individualisme yang berlebihan di kalangan warga.
E
Menjadi pemicu utama persaingan tidak sehat antar daerah.
NO. 437
Link Soal
Pada masa Orde Baru, pembangunan nasional dibagi ke dalam tahapan Repelita. Fokus utama yang menjadi sasaran dalam Repelita IV adalah...
A
Sektor pertanian untuk swasembada pangan mutlak.
B
Industri dasar dan kimia untuk menopang pertahanan.
C
Sektor pertanian dan prasarana pengairan.
D
Peningkatan industri yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi.
E
Sektor pertanian menuju industri yang menghasilkan mesin-mesin sendiri (industri berat dan ringan).
NO. 438
Link Soal
Siapakah bangsa Eropa yang tercatat sebagai pionir yang pertama kali mendarat di Nusantara dengan ambisi untuk melakukan penguasaan wilayah?
A
Inggris
B
Portugis
C
Belanda
D
Spanyol
E
Prancis
NO. 439
Link Soal
Kesepakatan untuk tidak menggunakan kekuatan militer dan sipil guna menghambat perjanjian dagang merupakan salah satu isi dari perjanjian apa?
A
Konvensi London
B
Perjanjian Wina
C
Konvensi Jawa
D
Traktat London
E
Traktat Sumatera
NO. 440
Link Soal
Bapak Karto, seorang pejabat publik di Kabupaten Bhinneka, kerap kali dalam berbagai kesempatan resmi dan kebijakan pengadaan di instansinya menganjurkan penggunaan produk-produk impor, dengan alasan kualitas dan harga yang lebih bersaing. Ia cenderung mengabaikan produk-produk lokal yang sebenarnya memiliki kualitas setara dan potensi besar untuk menggerakkan perekonomian daerah serta nasional. Sikap Bapak Karto ini menimbulkan kegelisahan di kalangan pelaku UMKM lokal dan masyarakat, yang merasa bahwa kebijakan tersebut tidak sejalan dengan semangat cinta produk dalam negeri. Berdasarkan studi kasus ini, tindakan Bapak Karto dapat diartikan sebagai pelanggaran prinsip nasionalisme Indonesia, khususnya dalam aspek...
A
Mendukung kedaulatan ekonomi dan kemandirian bangsa.
B
Memperkuat persatuan dan kesatuan melalui keberagaman budaya.
C
Mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi dan golongan.
D
Menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi Pancasila dalam setiap kebijakan.
E
Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk daya saing global.