Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 44. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 431
Link Soal
Insiden perobekan warna biru pada bendera Belanda sehingga menjadi Merah Putih di Surabaya terjadi di lokasi yang sangat bersejarah, yaitu...
A
Gedung Grahadi
B
Jembatan Merah
C
Hotel Yamato
D
Tugu Pahlawan
E
Pelabuhan Tanjung Perak
NO. 432
Link Soal
Dasar hukum pembentukan NATO adalah sebuah perjanjian internasional yang ditandatangani pada 4 April 1949, yaitu...
A
Treaty of Versailles
B
North Atlantic Treaty
C
Warsaw Pact
D
Marshall Plan
E
Atlantic Charter
NO. 433
Link Soal
Tempat dilaksanakannya rapat perdana BPUPKI yang berlokasi di Jalan Pejambon 6, Jakarta, adalah gedung...
A
Gedung Bakteriologi
B
Istana Negara
C
Gedung Chuo Sangi In
D
Gedung Pengangsaan Timur
E
Gedung Proklamasi
NO. 434
Link Soal
KTT Gerakan Non-Blok ke-16 pada tahun 2012 diselenggarakan di kota...
A
Jakarta, Indonesia
B
Beograd, Yugoslavia
C
Teheran, Iran
D
Kuala Lumpur, Malaysia
E
Karakas, Venezuela
NO. 435
Link Soal
Arus globalisasi dan digitalisasi yang intensif telah membawa perubahan signifikan pada lanskap sosial dan budaya di Indonesia. Generasi muda semakin terpapar beragam budaya, ideologi, dan gaya hidup dari luar, yang terkadang menimbulkan pergeseran nilai dan identitas kebangsaan. Untuk memastikan nasionalisme tetap relevan dan kokoh sebagai pilar bangsa di tengah gempuran tersebut, pendekatan yang paling strategis dan berkelanjutan yang harus diutamakan pemerintah adalah...
A
Membatasi akses internet dan konten digital dari luar negeri secara ketat, serta mewajibkan penggunaan produk dan layanan domestik.
B
Mengintensifkan pembangunan infrastruktur fisik di daerah perbatasan dan pulau terluar untuk menegaskan kedaulatan wilayah.
C
Memperkuat sistem pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan yang adaptif dengan perkembangan zaman, serta mendorong kreasi dan inovasi lokal yang berdaya saing global.
D
Menggalakkan propaganda patriotisme melalui media massa dan menyelenggarakan acara kebangsaan secara masif untuk menumbuhkan rasa bangga.
E
Menerapkan sanksi hukum yang berat bagi setiap individu atau kelompok yang terbukti menyebarkan ideologi anti-nasionalisme dan memecah belah bangsa.
NO. 436
Link Soal
Salah satu poin utama dalam Perjanjian Bongaya yang sangat merugikan Sultan Hasanuddin dan Kerajaan Gowa-Tallo adalah...
A
VOC mendapatkan hak monopoli perdagangan di wilayah Makassar
B
Pangeran Hasanuddin diberikan hak memonopoli perdagangan di Maluku
C
VOC dilarang mendirikan benteng pertahanan di wilayah Makassar
D
Kerajaan Makassar berhak memperluas wilayah kekuasaan hingga ke Bone
E
Seluruh hutang VOC ditanggung oleh kerajaan-kerajaan di Sulawesi
NO. 437
Link Soal
Dalam menjalankan perannya di kancah internasional, Indonesia memegang teguh prinsip politik luar negeri 'Bebas Aktif'. Manakah di antara pernyataan berikut yang BUKAN merupakan cerminan prinsip dasar politik luar negeri Indonesia tersebut?
A
Berpartisipasi aktif dalam menciptakan perdamaian dunia yang abadi
B
Mengikuti arus persekutuan militer global yang paling kuat
C
Menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dalam hubungan antarnegara
D
Menentang segala bentuk penjajahan dan kolonialisme
E
Kebijakan yang diambil selalu berorientasi pada kepentingan nasional
NO. 438
Link Soal
Momen penting dalam sejarah diplomasi Indonesia adalah Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag. Konferensi tersebut diselenggarakan pada...
A
23 Agustus - 2 November 1945
B
23 Agustus - 2 November 1946
C
23 Agustus - 2 November 1947
D
23 Agustus - 2 November 1948
E
23 Agustus - 2 November 1949
NO. 439
Link Soal
Menjelang akhir masa pendudukan Jepang tahun 1945, pasukan sekutu yang terdiri dari tentara Australia dan Amerika Serikat berhasil menguasai Morotai dan Irian Barat di bawah komando siapa?
A
Hubertus J. Van Mook
B
Van Den Bosch
C
Douglas MacArthur
D
James Brooke
E
Thomas Stamford Raffles
NO. 440
Link Soal
Pada 14 November 1945, terjadi perubahan sistem pemerintahan dari presidensial menjadi parlementer. Siapakah tokoh yang menggantikan posisi Ir. Soekarno sebagai kepala pemerintahan (Perdana Menteri) saat itu?
A
Moh. Hatta
B
Amir Syarifudin
C
Sutan Syahrir
D
Mr. Ahmad Subardjo
E
Tan Malaka