Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 44. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 431
Link Soal
Siapakah tokoh yang memimpin Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) saat lembaga tersebut dibentuk pada 7 Agustus 1945?
A
Mohammad Hatta
B
Ir. Soekarno
C
Mr. Soepomo
D
Dr. Radjiman Wideodiningrat
E
Ahmad Soebardjo
NO. 432
Link Soal
Tokoh bangsa yang mengemban jabatan ganda sebagai Wakil Ketua BPUPKI sekaligus memimpin kantor tata usaha atau sekretariat badan tersebut adalah...
A
Raden Pandji Soeroso
B
Dr. Radjiman Wedyodiningrat
C
Mr. Abdoel Gafar Pringgodigdo
D
Moh. Hatta
E
Moh. Yamin
NO. 433
Link Soal
Bagaimana sebaiknya pemerintah dan masyarakat mengelola sumber daya alam dengan bijak untuk menjaga keberlanjutan dan mencerminkan nasionalisme?
A
Mengeksploitasi sumber daya alam sebanyak mungkin untuk meningkatkan pendapatan negara
B
Membangun lebih banyak industri berat di kawasan hutan lindung
C
Menggalakkan program konservasi alam serta menanamkan kesadaran lingkungan di masyarakat
D
Membiarkan perusahaan asing mengambil alih pengelolaan sumber daya alam
E
Memusatkan semua pengelolaan sumber daya alam pada pemerintah pusat
NO. 434
Link Soal
Dalam strategi pembangunan Orde Baru melalui Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun), fokus utama pada Repelita Tahap II adalah...
A
Pembangunan industri berat dan dasar
B
Pemerataan pembangunan di luar Jawa, Bali, dan Madura melalui transmigrasi
C
Peningkatan ekspor non-migas
D
Pengembangan sumber daya manusia dan teknologi
E
Stabilitas politik dan keamanan nasional
NO. 435
Link Soal
Sikap atau paham mencintai bangsa dan negara sendiri secara berlebihan sehingga menganggap bangsa lain rendah disebut...
A
Patriotisme
B
Nasionalisme etnis
C
Chauvinisme
D
Nasionalisme sipil
E
Internasionalisme
NO. 436
Link Soal
Salah satu kebijakan pemerintah untuk memperkuat nasionalisme budaya adalah pelestarian budaya daerah. Bentuk nyata kebijakan ini adalah ...
A
mendorong adopsi budaya luar di seluruh wilayah Indonesia
B
mendukung hanya satu jenis budaya yang diakui sebagai budaya nasional
C
memperkenalkan budaya daerah melalui festival, tari-tarian, dan kuliner tradisional
D
mengurangi anggaran untuk pelestarian budaya lokal
E
membatasi hak masyarakat dalam mengembangkan budaya sendiri
NO. 437
Link Soal
Sejarah reformasi 1998 mencatat berbagai peristiwa kelam, salah satunya bentrokan antara mahasiswa dan aparat keamanan yang mengakibatkan korban jiwa. Peristiwa pelanggaran HAM berat yang terjadi di area Jembatan Semanggi dikenal dengan sebutan...
A
Tragedi Trisakti
B
Tragedi Semanggi I
C
Peristiwa Malari
D
Peristiwa Tanjung Priok
E
Tragedi Gejayan
NO. 438
Link Soal
Tempat dilaksanakannya rapat perdana BPUPKI yang berlokasi di Jalan Pejambon 6, Jakarta, adalah gedung...
A
Gedung Bakteriologi
B
Istana Negara
C
Gedung Chuo Sangi In
D
Gedung Pengangsaan Timur
E
Gedung Proklamasi
NO. 439
Link Soal
Perdana Menteri Koiso memberikan janji kemerdekaan kepada Indonesia di hadapan parlemen Jepang (Teikoku Ginkai) pada tanggal...
A
7 Agustus 1945
B
1 Maret 1945
C
7 September 1944
D
29 April 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 440
Link Soal
Generasi muda Indonesia saat ini, yang sering disebut Gen Z atau Gen Alpha, tumbuh dalam era digital yang sangat terkoneksi dengan dunia. Mereka terpapar berbagai budaya, ideologi, dan isu transnasional melalui media sosial. Manifestasi nasionalisme pada kelompok ini tidak selalu tampak dalam bentuk tradisional seperti upacara bendera atau lagu kebangsaan, melainkan lebih sering dalam bentuk aktivisme digital untuk isu-isu sosial, lingkungan, atau kemanusiaan di tingkat lokal maupun global, namun tetap dengan perspektif keindonesiaan. Bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat mengintegrasikan bentuk nasionalisme baru ini agar tetap relevan dan berkontribusi pada penguatan identitas bangsa yang kokoh, tanpa terjebak pada puritanisme atau antipati terhadap globalisasi?
A
Mendorong pengembangan platform digital yang memfasilitasi partisipasi aktif generasi muda dalam diskusi isu-isu kebangsaan dan proyek-proyek sosial-kewargaan, dengan tetap memberikan ruang bagi ekspresi identitas global mereka.
B
Merevitalisasi nilai-nilai tradisional nasionalisme melalui kurikulum pendidikan formal yang lebih modern dan interaktif, agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya dan sejarahnya.
C
Mengadakan kampanye masif di media sosial untuk mempromosikan kebudayaan dan capaian bangsa Indonesia, sehingga menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan pada tanah air yang lebih besar.
D
Meningkatkan sanksi hukum bagi penyebar hoaks atau konten yang merusak persatuan bangsa, guna menciptakan lingkungan digital yang aman dan kondusif bagi pertumbuhan nasionalisme yang positif.
E
Membatasi akses generasi muda terhadap konten asing yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan budaya bangsa, untuk membendung arus pengaruh negatif globalisasi.