Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 45. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 441
Link Soal
Dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), Indonesia menganut prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Makna filosofis dari 'memperhatikan kesinambungan kesejahteraan bangsa' dalam pengelolaan SDA adalah...
A
SDA harus dihabiskan secepat mungkin untuk kemakmuran saat ini
B
Kesejahteraan harus dinikmati tidak hanya oleh generasi sekarang, tetapi juga generasi mendatang
C
Mengekspor seluruh bahan mentah untuk devisa negara
D
Menjaga jumlah penduduk agar tetap statis
E
Melarang total penggunaan sumber daya alam
NO. 442
Link Soal
Nasionalisme Indonesia yang berlandaskan Pancasila dikenal dengan coraknya yang inklusif, menghargai keberagaman, dan mengedepankan persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Di tengah arus globalisasi dan dinamika sosial politik modern, manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan tantangan fundamental bagi kelangsungan nasionalisme Pancasila dalam menjaga keutuhan bangsa?
A
Menguatnya pengaruh budaya pop asing yang mengikis identitas lokal generasi muda.
B
Adanya intervensi ekonomi negara-negara maju yang berpotensi mengancam kedaulatan finansial Indonesia.
C
Munculnya sentimen primordialisme dan eksklusivitas identitas kelompok yang berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
D
Perbedaan pandangan politik antar-elit nasional yang menghambat konsensus pembangunan jangka panjang.
E
Terbatasnya kemampuan Indonesia bersaing di pasar global yang dapat menurunkan kepercayaan diri bangsa.
NO. 443
Link Soal
Salah satu poin utama dalam Perjanjian Bongaya yang sangat merugikan Sultan Hasanuddin dan Kerajaan Gowa-Tallo adalah...
A
VOC mendapatkan hak monopoli perdagangan di wilayah Makassar
B
Pangeran Hasanuddin diberikan hak memonopoli perdagangan di Maluku
C
VOC dilarang mendirikan benteng pertahanan di wilayah Makassar
D
Kerajaan Makassar berhak memperluas wilayah kekuasaan hingga ke Bone
E
Seluruh hutang VOC ditanggung oleh kerajaan-kerajaan di Sulawesi
NO. 444
Link Soal
Raja Kertanegara dari Kerajaan Singasari pernah melancarkan 'Ekspedisi Pamalayu'. Tujuan strategis dari pengiriman pasukan ke wilayah Melayu ini adalah...
A
Membebaskan tawanan perang yang ditahan Sriwijaya
B
Membendung pengaruh Kubilai Khan dan memperluas wilayah kekuasaan
C
Mencari bantuan militer untuk melawan Kediri
D
Menjalin hubungan dagang rempah-rempah semata
E
Menghancurkan sisa-sisa kekuatan Kerajaan Sriwijaya
NO. 445
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 merupakan momen krusial yang dipicu oleh perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua. Inti desakan golongan muda kepada Soekarno-Hatta saat itu adalah...
A
Meminta jaminan keamanan dari tentara Jepang
B
Segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa menunggu keputusan PPKI
C
Menunggu janji kemerdekaan dari Laksamana Maeda
D
Membentuk kabinet pemerintahan darurat
E
Menyerang markas Jepang di Jakarta secara serentak
NO. 446
Link Soal
Rumah adat Jawa (Joglo) memiliki filosofi tata ruang yang unik. Bagian paling depan yang berupa ruangan luas tanpa sekat dan biasa digunakan untuk pertemuan atau acara besar disebut...
A
Pringgitan
B
Dalem Ageng
C
Pendapa
D
Senthong
E
Gandok
NO. 447
Link Soal
Di era globalisasi ini, paham yang mempunyai kecenderungan untuk memisahkan diri dari masyarakat dan harus dihindari demi membangun bangsa adalah...
A
Eksklusivisme
B
Proaktif
C
Kuriositas
D
Optimisme
E
Profesionalisme
NO. 448
Link Soal
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) secara resmi mengesahkan UUD 1945 sebagai konstitusi negara pada tanggal...
A
9 Agustus 1945
B
17 Agustus 1945
C
18 Agustus 1945
D
22 Agustus 1945
E
1 Juni 1945
NO. 449
Link Soal
Momentum bersejarah dimulainya Gerakan Non-Blok secara formal ditandai dengan pelaksanaan KTT I yang diselenggarakan di Beograd, Yugoslavia. Kapan pertemuan tersebut berlangsung?
A
1960
B
1962
C
1964
D
1961
E
1963
NO. 450
Link Soal
Siapakah tokoh Patih Kerajaan Majapahit yang sangat melegenda karena komitmennya menyatukan Nusantara melalui Sumpah Palapa?
A
Hayam Wuruk
B
Raden Wijaya
C
Gajah Mada
D
Ken Arok
E
Tunggul Ametung