Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 45. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 441
Link Soal
Dalam kehidupan masyarakat yang majemuk, konflik pribadi kadang digiring menjadi isu SARA. Sikap warga negara yang tepat untuk menghadapi hal ini adalah ...
A
Menanggapi setiap konflik dengan pengamatan yang lebih cermat (teliti)
B
Memberikan respons dengan cepat atas terjadinya setiap konflik
C
Mencari penjelasan dari media massa atas konflik yang terjadi
D
Menyerahkan penyelesaian setiap konflik pada penegak hukum
E
Membiarkan terjadinya konflik sebagai bagian dari dinamika sosial
NO. 442
Link Soal
Menjelang Proklamasi, golongan muda mengadakan rapat di Lembaga Bakteriologi. Siapakah utusan yang ditunjuk untuk menyampaikan hasil rapat tersebut kepada Soekarno-Hatta?
A
Sukarni dan Yusuf Kunto
B
Wikana dan Darwis
C
Dr. Muwardi dan Wikana
D
Darwis dan Sukarni
E
Chairul Saleh dan Dr. Muwardi
NO. 443
Link Soal
Sikap atau paham mencintai bangsa dan negara sendiri secara berlebihan sehingga menganggap bangsa lain rendah disebut...
A
Patriotisme
B
Nasionalisme etnis
C
Chauvinisme
D
Nasionalisme sipil
E
Internasionalisme
NO. 444
Link Soal
Berikut ini yang BUKAN merupakan unsur-unsur pembentuk nasionalisme Indonesia adalah...
A
Kesatuan wilayah
B
Kesatuan nasib
C
Kesamaan ras dan keturunan
D
Kesatuan budaya
E
Kesatuan cita-cita
NO. 445
Link Soal
Dalam strategi pembangunan Orde Baru melalui Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun), fokus utama pada Repelita Tahap II adalah...
A
Pembangunan industri berat dan dasar
B
Pemerataan pembangunan di luar Jawa, Bali, dan Madura melalui transmigrasi
C
Peningkatan ekspor non-migas
D
Pengembangan sumber daya manusia dan teknologi
E
Stabilitas politik dan keamanan nasional
NO. 446
Link Soal
Sidang BPUPKI pertama menjadi wadah bagi para tokoh nasional untuk mengusulkan dasar negara. Tokoh yang menyampaikan rumusan dasar negara dalam sidang tersebut adalah, KECUALI...
A
Mr. Soepomo
B
Mr. Mohammad Yamin
C
Drs. Mohammad Hatta
D
Ir. Soekarno
E
Soepomo, Yamin, dan Soekarno
NO. 447
Link Soal
Transisi dari Republik Indonesia Serikat (RIS) kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia memerlukan payung hukum baru, yaitu UUDS 1950. Lembaga manakah yang saat itu melakukan pengesahan terhadap UUDS 1950?
A
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
B
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)
C
Konstituante
D
Presiden dan Wakil Presiden
E
Kabinet (Pemerintah) bersama perwakilan negara bagian
NO. 448
Link Soal
Di tengah derasnya arus informasi digital, penyebaran disinformasi dan hoaks yang menargetkan sentimen primordial semakin marak, berpotensi mengancam keutuhan dan persatuan bangsa. Sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme, tindakan konkret apa yang paling tepat Anda lakukan untuk menjaga dan memperkuat integrasi nasional?
A
Membatasi akses terhadap media sosial dan berita daring serta hanya fokus pada informasi dari lembaga pemerintah.
B
Mengambil peran aktif dalam memverifikasi kebenaran informasi, melaporkan hoaks kepada pihak berwenang jika valid, serta secara proaktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya literasi digital dan persatuan bangsa.
C
Menggalang dukungan dari sesama ASN untuk membuat narasi tandingan yang masif di media sosial, terlepas dari sumber informasi, demi mendominasi opini publik.
D
Bersikap netral dan pasif terhadap penyebaran hoaks, dengan keyakinan bahwa kebenaran akan muncul dengan sendirinya tanpa intervensi.
E
Hanya berdiskusi dan bertukar informasi dengan kelompok yang memiliki pandangan kebangsaan serupa untuk menghindari perdebatan yang memecah belah.
NO. 449
Link Soal
Dalam sejarah kesusastraan kuno, istilah 'Pancasila' pertama kali ditemukan dalam sebuah karya sastra peninggalan zaman Majapahit, yakni Kitab Negarakertagama. Siapakah penulis kitab tersebut?
A
Mpu Tantular
B
Mpu Sedah
C
Mpu Prapanca
D
Mpu Panuluh
E
Gajah Mada
NO. 450
Link Soal
Pemerintah Daerah "Bumi Pertiwi" berencana mengganti nama-nama jalan di wilayahnya dengan nama pahlawan nasional untuk menumbuhkan semangat nasionalisme. Namun, rencana ini menuai protes dari sebagian masyarakat adat yang bersikeras mempertahankan nama jalan tradisional mereka, dengan alasan nama-nama tersebut merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas dan warisan budaya lokal mereka. Konflik ini menimbulkan dilema antara penguatan identitas nasional dan pelestarian kearifan lokal.
Sebagai seorang ASN yang menjunjung tinggi nilai nasionalisme dan Bhinneka Tunggal Ika, langkah strategis apa yang paling tepat untuk menangani situasi ini?
A
Memaksakan penggantian nama jalan sesuai rencana awal dan melakukan sosialisasi masif tentang pentingnya nasionalisme di atas identitas lokal demi persatuan bangsa.
B
Membatalkan seluruh rencana penggantian nama jalan untuk menjaga kerukunan dan menghindari konflik dengan masyarakat lokal, serta menghormati sepenuhnya kearifan lokal.
C
Menginisiasi dialog multi-pihak yang melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat adat, budayawan, dan ahli sejarah untuk merumuskan solusi kompromi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai kepahlawanan nasional tanpa menghilangkan identitas lokal yang berharga.
D
Mengganti nama jalan hanya di area-area perkotaan yang tidak memiliki resistensi kuat, sementara nama jalan tradisional di perkampungan tetap dipertahankan.
E
Memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan ekonomi di wilayah tersebut, dengan harapan masyarakat akan lebih menerima kebijakan penggantian nama jalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan.