Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 45. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 441
Link Soal
Pemilihan Umum pertama di Indonesia tahun 1955 dianggap sebagai pemilu paling demokratis. Salah satu tujuan utama pemilu tersebut adalah untuk memilih...
A
Anggota Konstituante
B
Presiden dan Wakil Presiden
C
Anggota Dewan Pertimbangan Agung
D
Gubernur dan Kepala Daerah
E
Anggota Senat Republik Indonesia
NO. 442
Link Soal
Bela negara merupakan perwujudan dari sikap nasionalisme. Tujuan utama bela negara bagi warga negara adalah...
A
Mencari popularitas pribadi
B
Mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa
C
Memperoleh keuntungan materi
D
Meningkatkan status sosial
E
Menguasai negara lain
NO. 443
Link Soal
Perasaan cinta tanah air dan rela berkorban untuk bangsa dan negara disebut...
A
Fasisme
B
Liberalisme
C
Patriotisme
D
Oportunisme
E
Hedonisme
NO. 444
Link Soal
Siapakah bangsa Eropa yang tercatat sebagai pionir yang pertama kali mendarat di Nusantara dengan ambisi untuk melakukan penguasaan wilayah?
A
Inggris
B
Portugis
C
Belanda
D
Spanyol
E
Prancis
NO. 445
Link Soal
Pada masa penjajahan, Belanda menerapkan kebijakan Politik Etis sebagai balas budi kepada rakyat Indonesia. Tiga program utama dalam kebijakan ini dikenal dengan istilah 'Trilogi Van Deventer', yang meliputi...
A
Irigasi, Emigrasi, dan Edukasi
B
Asimilasi, Akulturasi, dan Migrasi
C
Edukasi, Reboisasi, dan Transmigrasi
D
Irigasi, Urbanisasi, dan Edukasi
E
Transmigrasi, Irigasi, dan Industrialisasi
NO. 446
Link Soal
Dalam menghadapi persaingan global, Indonesia perlu membekali generasi mudanya dengan keterampilan yang relevan. Namun, nasionalisme juga perlu dipertahankan di tengah pengaruh globalisasi. Bagaimana sebaiknya pendidikan nasionalisme dikombinasikan dengan pendidikan keterampilan global bagi generasi muda?
A
Menekankan pendidikan keterampilan global dan mengabaikan pendidikan nasionalisme
B
Mewajibkan pendidikan nasionalisme dan keterampilan global untuk membekali generasi muda agar siap bersaing secara internasional dengan tetap mencintai tanah air
C
Mengajarkan keterampilan global saja karena lebih relevan dalam persaingan dunia
D
Menghindari pendidikan nasionalisme karena dianggap tidak sesuai dengan era modern
E
Mengajarkan keterampilan global tetapi membatasi akses terhadap budaya lokal
NO. 447
Link Soal
Sejak era reformasi, nasionalisme ekonomi berkembang. Salah satu bentuk nasionalisme ekonomi yang tepat adalah ...
A
mendukung perusahaan asing untuk menguasai sektor penting di Indonesia
B
mengutamakan ekspor barang-barang mentah tanpa olahan
C
memperkuat produk lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor
D
membebaskan investor asing untuk memiliki tanah di Indonesia
E
mengekspor bahan pangan strategis meskipun kebutuhan domestik belum terpenuhi
NO. 448
Link Soal
Amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan "Kemerdekaan adalah hak segala bangsa" menegaskan bahwa bangsa Indonesia...
A
Fokus hanya pada kemerdekaan bangsanya sendiri, tanpa memedulikan nasib bangsa lain.
B
Memiliki hak untuk mengintervensi urusan internal wilayah bangsa lain yang belum merdeka.
C
Menghargai dan mengakui hak setiap bangsa untuk meraih kemerdekaan dan menentukan nasibnya sendiri.
D
Berkomitmen untuk tidak terlibat dalam konflik atau sengketa internasional apa pun.
E
Memberikan dukungan penuh kepada semua negara dalam setiap situasi tanpa terkecuali.
NO. 449
Link Soal
Pada tanggal 14-15 November 2009, para pemimpin ekonomi APEC mengadakan pertemuan di Singapura. Agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam forum internasional tersebut adalah terkait isu...
A
Perjanjian ekstradisi antar negara
B
Kesepakatan ekspor impor
C
Isu perubahan iklim dunia
D
Kerjasama ekonomi global
E
Penanganan krisis ekonomi global
NO. 450
Link Soal
Pada masa awal pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR), posisi Kepala Staf Umum dipercayakan kepada tokoh yang berjasa besar dalam meletakkan dasar struktur organisasi militer Indonesia, yaitu...
A
Jenderal Soedirman
B
Supriyadi
C
Letjen Oerip Soemoharjo
D
Jenderal Ahmad Yani
E
Jenderal A.H. Nasution