Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 46. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 451
Link Soal
Puncak gerakan reformasi mahasiswa di Yogyakarta pada tanggal 21 Mei 1998, yang menyuarakan tuntutan turunnya Presiden Soeharto, terpusat di lokasi mana?
A
Jalan Malioboro
B
Alun-alun Utara Kraton
C
Lapangan Kridosono
D
Bundaran UGM
E
Benteng Vredeburg
NO. 452
Link Soal
Dalam sejarah kerajaan di Nusantara, Kerajaan Mataram Kuno pernah diperintah oleh raja yang mendirikan Wangsa Sanjaya. Raja tersebut adalah...
A
Ken Arok
B
Anusapati
C
Sanjaya
D
Tohjaya
E
Ranggawuni
NO. 453
Link Soal
Pada tanggal 27 Desember 1949, dilakukan upacara penyerahan kedaulatan dari Belanda kepada RIS. Tokoh yang menjadi wakil Indonesia dalam upacara di Belanda adalah...
A
Sri Sultan Hamengku Buwono IX
B
Sutan Syahrir
C
Amir Sjarifuddin
D
Drs. Moh. Hatta
E
H. Agus Salim
NO. 454
Link Soal
Apa yang sebaiknya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional tanpa mengurangi semangat nasionalisme dalam negeri?
A
Meningkatkan pajak untuk semua produk impor agar produk lokal lebih murah
B
Memberikan pelatihan dan inovasi teknologi kepada pelaku usaha lokal untuk meningkatkan kualitas produk
C
Membatasi perdagangan internasional dengan hanya mengizinkan produk lokal beredar di pasar
D
Menghimbau masyarakat untuk menggunakan produk lokal walaupun kualitasnya rendah
E
Mengimpor bahan baku dari negara lain untuk menurunkan biaya produksi
NO. 455
Link Soal
Gagasan mengenai lima sila dasar negara yang kemudian dinamakan 'Pancasila' pertama kali dipaparkan secara lisan oleh Ir. Soekarno pada tanggal...
A
29 Mei 1945
B
31 Mei 1945
C
22 Juni 1945
D
1 Juni 1945
E
17 Agustus 1945
NO. 456
Link Soal
Di era digital yang penuh disrupsi, 'Forum Pemuda Merdeka' (FPM) dihadapkan pada tantangan pelik. Anggota FPM, yang terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, dan daerah, ingin menjaga semangat kebangsaan tetap menyala. Namun, sebagian dari mereka lebih sering terlibat dalam tren global yang mendominasi media sosial, bahkan terkesan kurang peduli dengan narasi perjuangan kemerdekaan atau kekayaan budaya lokal. Ada pula kelompok minoritas di FPM yang merasa identitas keagamaannya kurang terwadahi dalam diskusi kebangsaan, sementara kelompok mayoritas tanpa sengaja seringkali mengedepankan perspektif agamanya dalam setiap pembahasan isu nasional. Ketua FPM mengingatkan bahwa persatuan yang dirajut Budi Utomo dan Sumpah Pemuda adalah fondasi yang harus terus diadaptasi, bukan hanya dihafal. Ia juga menekankan bahwa nasionalisme bukan berarti menafikan keberagaman, melainkan merangkulnya dalam bingkai NKRI.
Berdasarkan narasi di atas, pendekatan strategis yang paling komprehensif untuk diterapkan oleh 'Forum Pemuda Merdeka' guna memperkuat nasionalisme, menjaga identitas bangsa di tengah arus globalisasi, dan mewujudkan moderasi beragama adalah...
A
Menginisiasi program 'Bhinneka Digital' yang memfasilitasi diskusi kritis tentang konten global, mengenalkan kembali kekayaan budaya dan narasi sejarah lokal melalui platform digital interaktif, serta mengadakan forum dialog lintas iman secara berkala untuk memperkuat pemahaman dan toleransi.
B
Meningkatkan kesadaran akan kewajiban membela negara di garda depan, mengadakan pelatihan fisik dan mental untuk menghadapi ancaman asing, serta secara tegas menolak segala bentuk paham transnasional yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila.
C
Memperbanyak publikasi kutipan tokoh-tokoh nasional di media sosial, mengadakan lomba mengenakan pakaian adat, dan mendorong anggota untuk lebih aktif menyuarakan pandangan keagamaan masing-masing agar merasa diakui.
D
Membatasi akses anggota terhadap media sosial asing, fokus hanya pada konten-konten kebangsaan murni, dan membentuk satu wadah tunggal bagi semua agama untuk menyamakan persepsi dalam bernegara demi menghindari friksi.
E
Mengintensifkan pembelajaran sejarah perjuangan bangsa melalui seminar dan kunjungan museum, serta menyerahkan urusan moderasi beragama sepenuhnya kepada pemuka agama agar tidak mencampuri urusan negara.
NO. 457
Link Soal
Pemerintah daerah "X" mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang menekankan penggunaan bahasa daerah dan promosi budaya lokal secara eksklusif dalam setiap kegiatan resmi serta kurikulum pendidikan. Ranperda ini bahkan mengusulkan pembatasan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik tertentu dengan alasan untuk melestarikan identitas lokal yang terancam punah. Namun, kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran sebagian masyarakat terkait potensi disintegrasi dan melemahnya semangat persatuan bangsa.
Bagaimana seharusnya pemerintah pusat menyikapi inisiatif kebijakan pemerintah daerah "X" tersebut dalam kerangka nilai-nilai Pancasila dan prinsip nasionalisme Indonesia?
A
Mendukung penuh Ranperda tersebut sebagai bentuk otonomi daerah dan keberagaman budaya yang merupakan kekayaan bangsa.
B
Menolak tegas Ranperda tersebut karena dianggap mengancam persatuan dan kesatuan bangsa serta mengabaikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
C
Melakukan dialog dengan pemerintah daerah "X" untuk mencari titik temu yang dapat mengakomodasi pelestarian budaya lokal tanpa mengorbankan persatuan nasional dan kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara.
D
Menginstruksikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengembangkan kurikulum nasional yang lebih inklusif terhadap budaya lokal di seluruh Indonesia.
E
Membiarkan Ranperda tersebut disahkan, namun meminta masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi Bahasa Indonesia dan simbol negara lainnya secara sukarela.
NO. 458
Link Soal
Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dibentuk di Bukittinggi, Sumatera Barat, sebagai respons cepat atas situasi genting nasional yang disebabkan oleh...
A
Pemberontakan G30S/PKI
B
Jatuhnya kabinet parlementer
C
Agresi Militer Belanda I
D
Agresi Militer Belanda II
E
Ultimatum Sekutu di Surabaya
NO. 459
Link Soal
Siapakah sosok Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang menetapkan kebijakan sistem tanam paksa (cultuurstelsel) di Indonesia?
A
Raffles
B
Van Daalen
C
Van Der Bosch
D
Baron van Hoevel
E
Van Switen
NO. 460
Link Soal
Organisasi Budi Utomo yang didirikan pada 20 Mei 1908 memiliki corak perjuangan awal yang berfokus pada...
A
Gerakan politik radikal menuntut kemerdekaan penuh
B
Perjuangan fisik melawan militer Belanda
C
Perdagangan dan ekonomi kerakyatan (Sarekat Dagang)
D
Sosial, budaya, dan pengajaran (pendidikan)
E
Penyatuan seluruh partai politik di Hindia Belanda