Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 46. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 451
Link Soal
Terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tahun 1966 menjadi tonggak sejarah yang menandai dimulainya era pemerintahan...
A
Orde Lama
B
Orde Baru
C
Pembangunan
D
Reformasi
E
Serikat
NO. 452
Link Soal
Dalam catatan sejarah, bangsa India kuno pernah menyebut wilayah kepulauan Indonesia dengan nama 'Dwipantara'. Secara etimologis, kata tersebut berarti...
A
Pulau Seberang
B
Negara Padi
C
Negara Emas
D
Negara Perantara
E
Kepulauan Laut Selatan
NO. 453
Link Soal
Saat terjadi bencana alam, terlihat gejala apatisme di sebagian masyarakat. Bagaimana cara seorang pemimpin daerah merevitalisasi semangat gotong royong yang mulai pudar?
A
Melakukan sosialisasi masif tentang nilai solidaritas sosial dan kemanusiaan
B
Memberikan penghargaan materiil hanya pada donatur besar
C
Sepenuhnya mengandalkan bantuan asing agar praktis
D
Membiarkan relawan bekerja tanpa koordinasi
E
Mewajibkan iuran bencana dengan nominal tinggi secara paksa
NO. 454
Link Soal
Mahapatih Gadjah Mada yang sangat dikenal dengan 'Sumpah Palapa'-nya untuk menyatukan Nusantara, mengabdi pada masa kejayaan Kerajaan ...
A
Singosari
B
Majapahit
C
Samudera Pasai
D
Kutai
E
Sriwijaya
NO. 455
Link Soal
Kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II menjadi momentum penting bagi Indonesia. Kaisar Hirohito secara resmi mengumumkan penyerahan Jepang kepada Sekutu pada tanggal...
A
14 Agustus 1945
B
6 Agustus 1945
C
9 Agustus 1945
D
17 Agustus 1945
E
1 Agustus 1945
NO. 456
Link Soal
Dalam sejarah perumusan dasar negara, Panitia Sembilan memiliki peran krusial. Siapakah tokoh yang dipercaya menjabat sebagai ketua dalam kepanitiaan tersebut?
A
Drs. Moh. Hatta
B
Mr. Ahmad Soebarjo
C
Ir. Soekarno
D
Mr. Moh. Yamin
E
KH. Wahid Hasyim
NO. 457
Link Soal
Di sebuah kepulauan bernama "Bumipura," selama berabad-abad, rakyat hidup di bawah dominasi imperium asing yang memecah belah mereka berdasarkan suku dan wilayah. Pada awal abad ke-20, setelah bertahun-tahun penindasan dan eksploitasi, sekelompok intelektual muda yang terdidik di luar negeri, seperti Pangeran Arsa dan Putri Sani, mulai menyadari adanya persamaan nasib dan identitas budaya yang kuat di antara seluruh penduduk Bumipura. Mereka menginisiasi pertemuan-pertemuan rahasia, menyebarkan pamflet, dan mengorganisir forum diskusi yang menekankan bahwa "Kita adalah satu bangsa, Bumipura, bukan sekadar kumpulan suku-suku yang terpisah." Gerakan ini perlahan namun pasti membangkitkan kesadaran kolektif untuk bersatu melawan penjajah demi kemerdekaan penuh.
Peristiwa di Bumipura ini paling tepat menggambarkan latar belakang terbentuknya konsep nasionalisme, yaitu...
A
Kesadaran akan identitas bersama dan keinginan untuk menentukan nasib sendiri setelah mengalami penindasan kolonial.
B
Dorongan untuk memperluas wilayah kekuasaan dan pengaruh budaya ke negeri tetangga.
C
Munculnya ideologi komunisme yang menuntut persamaan hak bagi seluruh warga negara.
D
Kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian negara melalui perdagangan bebas internasional.
E
Pembentukan aliansi militer untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi luar.
NO. 458
Link Soal
Akibat pelanggaran Perjanjian Linggarjati oleh Belanda melalui Agresi Militer I, Dewan Keamanan PBB membentuk sebuah komite jasa baik untuk menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda yang dikenal dengan nama...
A
UNCI (United Nations Commission for Indonesia)
B
AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies)
C
KTN (Komisi Tiga Negara)
D
UNTEA (United Nations Temporary Executive Authority)
E
INTERFET
NO. 459
Link Soal
Penggunaan istilah 'Pancasila' untuk menyebut dasar negara pertama kali diperkenalkan secara resmi oleh tokoh bangsa pada momen...
A
Pidato Moh. Yamin pada 29 Mei 1945 di BPUPKI
B
Pidato Moh. Yamin pada 1 Juni 1945 di BPUPKI
C
Pidato Ir. Soekarno pada 29 Mei 1945 di BPUPKI
D
Pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 di BPUPKI
E
Pidato Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 di PPKI
NO. 460
Link Soal
Di era globalisasi yang semakin pesat, Indonesia menghadapi berbagai tantangan, termasuk penetrasi budaya asing, disinformasi, dan kepentingan ekonomi global yang seringkali bertentangan dengan kedaulatan nasional. Bagaimana sikap nasionalisme yang paling tepat diimplementasikan oleh seorang ASN dalam menghadapi dinamika tersebut agar tetap menjaga identitas bangsa tanpa terjebak dalam chauvinisme?
A
Menolak keras segala bentuk investasi dan budaya asing yang dianggap dapat merusak kearifan lokal, serta memprioritaskan hanya produk dalam negeri.
B
Menganalisis secara kritis setiap pengaruh asing, menyaring informasi, dan mengadaptasi nilai-nilai universal yang relevan selama sejalan dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, guna memperkuat daya saing dan identitas bangsa.
C
Mengembangkan nasionalisme ekonomi dengan membatasi impor dan memfokuskan sumber daya pada penguatan industri strategis nasional, bahkan jika itu berarti isolasi dari pasar global.
D
Mengedepankan narasi kebanggaan sejarah perjuangan dan keberagaman budaya Indonesia, menolak segala bentuk kritik terhadap identitas bangsa, serta mewajibkan penggunaan bahasa Indonesia dalam setiap interaksi resmi.
E
Memprioritaskan keamanan dan kedaulatan wilayah dengan memperkuat alutsista serta meningkatkan pengawasan perbatasan, sebagai bentuk fundamental dari nasionalisme.