Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 47. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 461
Link Soal
Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945 terjadi karena adanya perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda mengenai...
A
Tokoh yang akan membacakan teks proklamasi
B
Lokasi pembacaan teks proklamasi
C
Waktu pelaksanaan proklamasi kemerdekaan
D
Isi naskah proklamasi
E
Bentuk negara setelah merdeka
NO. 462
Link Soal
Berdasarkan catatan sejarah politik bangsa, hingga tahun 2023, Indonesia tercatat telah menyelenggarakan pesta demokrasi (Pemilihan Umum) sebanyak ...
A
10 kali
B
11 kali
C
9 kali
D
4 kali
E
6 kali
NO. 463
Link Soal
Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung merupakan tonggak sejarah solidaritas bangsa-bangsa Asia dan Afrika. Konferensi ini diselenggarakan pada...
A
April 1954
B
Mei 1955
C
April 1955
D
Agustus 1945
E
Oktober 1956
NO. 464
Link Soal
Sebagai bangsa yang besar, Indonesia memiliki banyak kepentingan yang harus dijaga dalam hubungan internasional. Namun, Indonesia juga berkomitmen untuk tidak memihak blok mana pun. Prinsip ini dikenal sebagai “politik bebas aktif.” Di era globalisasi saat ini, bagaimana Indonesia dapat mempertahankan prinsip tersebut dalam menjaga hubungan internasional?
A
Menjaga jarak dengan semua negara dan menghindari kerja sama internasional
B
Membangun aliansi dengan negara-negara yang memiliki pandangan politik sama
C
Menjalin kerja sama dengan negara lain berdasarkan kepentingan bersama tanpa terikat pada blok kekuatan tertentu
D
Menghindari hubungan diplomatik dengan negara besar yang memiliki pengaruh global
E
Mengizinkan negara asing untuk mempengaruhi kebijakan nasional Indonesia
NO. 465
Link Soal
Fenomena korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta praktik birokrasi yang lambat dan berbelit-belit masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Praktik-praktik ini secara langsung merugikan negara dan rakyat, menghambat pembangunan, serta mengikis kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah. Jika nasionalisme diartikan sebagai pengabdian tulus demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat, maka KKN adalah bentuk anti-nasionalisme yang paling merusak. Bagaimana perilaku KKN ini, secara fundamental, merusak fondasi nasionalisme yang seharusnya berlandaskan pada pengabdian dan integritas, serta apa implikasinya terhadap legitimasi negara di mata warganya?
A
Menciptakan jurang kepercayaan yang dalam antara rakyat dan pemerintah, karena perilaku koruptif menunjukkan pengkhianatan terhadap amanah dan kepentingan publik, sehingga melemahkan legitimasi negara.
B
Menyebabkan kerugian finansial negara yang besar, menghambat alokasi dana untuk program-program pembangunan penting yang seharusnya meningkatkan kualitas hidup rakyat.
C
Mendorong budaya permisif di masyarakat di mana individu lebih mementingkan keuntungan pribadi daripada kepentingan bersama, mengikis etos kerja dan gotong royong.
D
Mempersulit masuknya investasi asing karena iklim usaha yang tidak kondusif dan sarat pungli, sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi nasional.
E
Merusak reputasi Indonesia di mata dunia internasional, yang dapat berdampak pada citra negara dan posisi tawar dalam hubungan diplomatik dan perdagangan.
NO. 466
Link Soal
Pada masa awal kemerdekaan, Indonesia sempat berubah bentuk menjadi negara serikat (RIS) akibat hasil Konferensi Meja Bundar. Mengapa bentuk negara serikat ini dianggap tidak sesuai dengan cita-cita nasionalisme dan kondisi sosiologis bangsa Indonesia saat itu?
A
Karena sistem serikat adalah warisan Jepang yang harus dihapus.
B
Karena negara serikat membuat pemerintah pusat terlalu kuat dan otoriter.
C
Karena konsep negara bagian berpotensi memecah belah persatuan dan rawan intervensi kolonial (politik devide et impera).
D
Karena rakyat Indonesia belum siap berdemokrasi.
E
Karena PBB menolak mengakui kedaulatan bentuk serikat.
NO. 467
Link Soal
Saat terjadi bencana alam, terlihat gejala apatisme di sebagian masyarakat. Bagaimana cara seorang pemimpin daerah merevitalisasi semangat gotong royong yang mulai pudar?
A
Melakukan sosialisasi masif tentang nilai solidaritas sosial dan kemanusiaan
B
Memberikan penghargaan materiil hanya pada donatur besar
C
Sepenuhnya mengandalkan bantuan asing agar praktis
D
Membiarkan relawan bekerja tanpa koordinasi
E
Mewajibkan iuran bencana dengan nominal tinggi secara paksa
NO. 468
Link Soal
Perubahan bunyi sila pertama pada Piagam Jakarta menjadi 'Ketuhanan Yang Maha Esa' merupakan hasil kompromi demi persatuan nasional. Tokoh Islam yang memiliki peran besar dalam memberikan pandangan sehingga tercapai kesepakatan tersebut adalah...
A
KH. Hasyim Asy'ari
B
H.O.S. Cokroaminoto
C
Ki Bagus Hadikusumo
D
H. Agus Salim
E
KH. Ahmad Dahlan
NO. 469
Link Soal
Organisasi Budi Utomo yang didirikan pada 20 Mei 1908 memiliki corak perjuangan awal yang berfokus pada...
A
Gerakan politik radikal menuntut kemerdekaan penuh
B
Perjuangan fisik melawan militer Belanda
C
Perdagangan dan ekonomi kerakyatan (Sarekat Dagang)
D
Sosial, budaya, dan pengajaran (pendidikan)
E
Penyatuan seluruh partai politik di Hindia Belanda
NO. 470
Link Soal
Dalam menghadapi tuntutan globalisasi, sebuah negara A dihadapkan pada tekanan untuk membuka pasar secara penuh demi integrasi ekonomi global. Namun, langkah ini berpotensi mengancam kelangsungan industri-industri lokal yang belum memiliki daya saing yang kuat. Jika negara A menganut prinsip nasionalisme yang berlandaskan Pancasila, pendekatan strategis yang paling tepat untuk diambil dalam menjaga kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat adalah...
A
Membuka pasar seluas-luasnya agar produk lokal terpacu untuk bersaing secara global, dengan konsekuensi beberapa industri lemah akan gulung tikar.
B
Menutup rapat-rapat pasar domestik dari produk asing guna melindungi seluruh industri lokal, meskipun dapat memicu retaliasi dagang dan isolasi ekonomi.
C
Mengimplementasikan kebijakan proteksionisme selektif pada sektor-sektor strategis dan rentan, sambil secara aktif meningkatkan kapasitas dan daya saing industri lokal, serta menjalin kerja sama internasional yang berprinsip saling menguntungkan.
D
Fokus pada pengembangan industri padat karya berorientasi ekspor untuk mendapatkan devisa sebanyak-banyaknya, tanpa terlalu memperhatikan pasar domestik.
E
Menyerahkan sepenuhnya dinamika pasar kepada mekanisme global dan swasta, dengan keyakinan bahwa kekuatan ekonomi akan menyeleksi industri yang layak bertahan.