Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 47. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 461
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan dasar negara Indonesia. Manakah di antara kombinasi tokoh berikut yang semuanya merupakan anggota dari Panitia Sembilan?
A
Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebarjo
B
Mr. Soepomo, Dr. Radjiman Wideodiningrat, dan Sukarni
C
Ki Hajar Dewantara, Ernest Douwes Dekker, dan Tjipto Mangoenkoesoemo
D
Sutan Sjahrir, Amir Sjarifuddin, dan Tan Malaka
E
Fatmawati, Sayuti Melik, dan Laksamana Maeda
NO. 462
Link Soal
Dalam konteks wawasan kebangsaan, nasionalisme mengandung makna…
A
Sikap mencintai bangsa dan negara secara berlebihan.
B
Perasaan cinta tanah air yang diwujudkan dalam tindakan konkret.
C
Keyakinan bahwa bangsanya lebih unggul dari bangsa lain.
D
Doktrin politik yang mengutamakan kepentingan nasional di atas segalanya.
E
Kesetiaan mutlak terhadap negara tanpa kritik.
NO. 463
Link Soal
Dalam sebuah provinsi di Indonesia, muncul wacana peraturan daerah (Perda) yang, meski bertujuan memperkuat identitas lokal, mengadopsi norma-norma yang sangat spesifik dan eksklusif bagi kelompok mayoritas tertentu. Pendekatan ini berpotensi mengekang praktik kebudayaan atau keyakinan minoritas yang telah lama hidup berdampingan di daerah tersebut. Meskipun para pemrakarsa Perda berargumen bahwa ini adalah bentuk otonomi daerah dan manifestasi 'cinta tanah air' di level lokal, banyak pihak khawatir akan implikasi jangka panjangnya terhadap persatuan nasional dan identitas kebangsaan yang lebih luas. Menilai kasus ini, apa prinsip fundamental nasionalisme Indonesia yang paling terancam oleh wacana Perda tersebut, dan mengapa hal itu krusial bagi keberlanjutan Negara Kesatuan Republik Indonesia?
A
Prinsip Persatuan Indonesia, karena tindakan eksklusif lokal dapat memecah belah bangsa dan mengikis semangat Bhinneka Tunggal Ika, yang pada akhirnya melemahkan sendi-sendi NKRI.
B
Prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa, sebab Perda tersebut berpotensi memaksakan keyakinan mayoritas dan melanggar hak asasi beragama bagi kelompok minoritas, mengancam kerukunan antarumat beragama.
C
Prinsip Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, karena Perda semacam itu dapat menimbulkan diskriminasi terhadap kelompok minoritas, mengurangi martabat kemanusiaan mereka dan melanggar keadilan sosial.
D
Prinsip Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, karena Perda tersebut mungkin tidak melewati proses musyawarah yang inklusif dan aspiratif bagi seluruh elemen masyarakat.
E
Prinsip Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, karena Perda tersebut dapat menciptakan ketimpangan sosial dan hukum bagi warga negara berdasarkan identitas kelompok, menghambat tercapainya kesejahteraan bersama.
NO. 464
Link Soal
Nasionalisme dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika berarti…
A
Menyeragamkan semua perbedaan budaya.
B
Menghapus perbedaan suku dan agama.
C
Mengutamakan persatuan tanpa menghilangkan keberagaman.
D
Mengabaikan perbedaan demi kepentingan negara.
E
Hanya mengakui satu kebudayaan nasional.
NO. 465
Link Soal
Sayuti Melik dipercaya untuk mengetik naskah proklamasi. Saat mengetik, ia melakukan beberapa perubahan redaksional, salah satunya adalah...
A
Mengubah kata 'Tempoh' menjadi 'Tempo'
B
Mengubah kata 'Djakarta, 17-8-05' menjadi 'Jakarta, 17 Agustus 1945'
C
Menghapus kata 'Wakil-wakil bangsa Indonesia'
D
Menambahkan kalimat 'Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan'
E
Mengubah penulisan tahun Jepang menjadi tahun Masehi
NO. 466
Link Soal
Dalam peristiwa bersejarah Proklamasi 17 Agustus 1945, tokoh yang bertugas sebagai pengibar bendera Sang Saka Merah Putih adalah...
A
Sukarni dan Chaerul Saleh
B
Latief Hendraningrat dan Suhud
C
Ahmad Subarjo dan Sayuti Melik
D
Wikana dan Darwis
E
B.M. Diah dan Yusuf Kunto
NO. 467
Link Soal
Di sebuah kepulauan bernama "Bumipura," selama berabad-abad, rakyat hidup di bawah dominasi imperium asing yang memecah belah mereka berdasarkan suku dan wilayah. Pada awal abad ke-20, setelah bertahun-tahun penindasan dan eksploitasi, sekelompok intelektual muda yang terdidik di luar negeri, seperti Pangeran Arsa dan Putri Sani, mulai menyadari adanya persamaan nasib dan identitas budaya yang kuat di antara seluruh penduduk Bumipura. Mereka menginisiasi pertemuan-pertemuan rahasia, menyebarkan pamflet, dan mengorganisir forum diskusi yang menekankan bahwa "Kita adalah satu bangsa, Bumipura, bukan sekadar kumpulan suku-suku yang terpisah." Gerakan ini perlahan namun pasti membangkitkan kesadaran kolektif untuk bersatu melawan penjajah demi kemerdekaan penuh.
Peristiwa di Bumipura ini paling tepat menggambarkan latar belakang terbentuknya konsep nasionalisme, yaitu...
A
Kesadaran akan identitas bersama dan keinginan untuk menentukan nasib sendiri setelah mengalami penindasan kolonial.
B
Dorongan untuk memperluas wilayah kekuasaan dan pengaruh budaya ke negeri tetangga.
C
Munculnya ideologi komunisme yang menuntut persamaan hak bagi seluruh warga negara.
D
Kebutuhan untuk meningkatkan perekonomian negara melalui perdagangan bebas internasional.
E
Pembentukan aliansi militer untuk mempertahankan diri dari ancaman invasi luar.
NO. 468
Link Soal
Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan tonggak sejarah kembalinya Indonesia ke UUD 1945. Salah satu poin utama dari isi dekrit tersebut adalah...
A
Pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI)
B
Pengangkatan Soekarno sebagai Presiden seumur hidup
C
Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950
D
Pembentukan kabinet Dwikora
E
Pelaksanaan pemilihan umum yang dipercepat
NO. 469
Link Soal
Untuk mengatasi kekosongan kas negara dan kekacauan ekonomi pasca proklamasi, pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan sementara mengenai penggunaan mata uang. Mata uang yang diakui sah berlaku saat itu adalah...
A
Mata uang De Javasche Bank, mata uang Hindia Belanda, dan mata uang Jepang
B
Mata uang ORI, mata uang NICA, dan Dollar AS
C
Mata uang Jepang, mata uang NICA, dan mata uang Inggris
D
Mata uang De Javasche Bank, mata uang ORI, dan mata uang Jepang
E
Hanya mata uang Jepang yang dinyatakan berlaku
NO. 470
Link Soal
Beberapa tokoh nasional terlibat aktif dalam kepanitiaan kecil BPUPKI. Siapakah tokoh di bawah ini yang tidak termasuk dalam daftar anggota Panitia Sembilan?
A
Soepomo
B
Wahid Hasjim
C
Mohammad Yamin
D
Abdul Kahar Muzakir
E
Achmad Soebardjo