Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 47. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 461
Link Soal
Salah satu tonggak sejarah pergerakan nasional adalah lahirnya Sumpah Pemuda. Peristiwa bersejarah ini terjadi pada tanggal...
A
20 Mei 1908
B
1 Juni 1945
C
17 Agustus 1945
D
28 Oktober 1928
E
27 Desember 1949
NO. 462
Link Soal
Organisasi Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA) yang dibentuk Jepang dipimpin oleh tokoh-tokoh nasionalis yang dikenal sebagai Empat Serangkai. Siapakah yang BUKAN anggota Empat Serangkai?
A
Ir. Soekarno
B
Dr. Cipto Mangunkusumo
C
Mohammad Hatta
D
Ki Hajar Dewantara
E
K.H. Mas Mansyur
NO. 463
Link Soal
Pada awalnya, pembacaan teks proklamasi direncanakan di Lapangan Ikada. Namun, lokasi tersebut dipindahkan ke kediaman Ir. Soekarno dengan alasan...
A
Lapangan Ikada sedang digunakan latihan militer Jepang
B
Jarak yang terlalu jauh dari rumah penyusunan naskah
C
Menghindari bentrokan fisik dengan tentara Jepang yang sudah berjaga di Ikada
D
Fasilitas pengeras suara di Lapangan Ikada rusak
E
Permintaan langsung dari Jenderal Jepang
NO. 464
Link Soal
Tujuan utama Jepang membentuk BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang sebenarnya bagi kepentingan Jepang adalah...
A
Memberikan kemerdekaan tulus kepada Indonesia
B
Mendidik pemimpin Indonesia agar siap merdeka
C
Menarik simpati rakyat Indonesia agar membantu Jepang dalam Perang Asia Timur Raya
D
Membentuk angkatan perang Indonesia
E
Menyerahkan kekuasaan sekutu kepada Indonesia
NO. 465
Link Soal
Pendidikan nasional menghadapi tantangan ganda: mencetak SDM berdaya saing global sekaligus mempertahankan karakter kebangsaan. Bagaimana sebaiknya kurikulum disusun untuk menjawab paradoks ini?
A
Menghapus semua materi berbau asing agar siswa fokus 100% pada wawasan lokal.
B
Menyusun kurikulum adaptif yang memadukan kompetensi global (IPTEK) dengan fondasi nilai Pancasila dan sejarah bangsa.
C
Mengadopsi kurikulum barat sepenuhnya tanpa filter nilai-nilai lokal.
D
Hanya fokus pada pengajaran teknis (hard-skill) dan mengabaikan pendidikan karakter.
E
Membatasi akses siswa terhadap literasi internasional.
NO. 466
Link Soal
Pasukan AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) mendarat di Jakarta pada September 1945 dengan beberapa misi. Di bawah ini yang BUKAN merupakan tugas AFNEI adalah...
A
Menerima penyerahan kekuasaan dari Jepang
B
Membebaskan tawanan perang Sekutu
C
Melucuti dan memulangkan tentara Jepang
D
Membantu memperkuat kedaulatan negara Indonesia yang baru merdeka
E
Menuntut penjahat perang
NO. 467
Link Soal
Perjuangan pembebasan Irian Barat melibatkan diplomasi internasional melalui PBB. Pada tanggal berapakah PBB secara resmi menyerahkan otoritas administrasi Irian Barat kepada pemerintah Indonesia?
A
1 Mei 1963
B
17 Agustus 1962
C
30 September 1962
D
19 Desember 1961
E
1 Oktober 1962
NO. 468
Link Soal
Dalam sejarah pergerakan nasional, terdapat organisasi yang dianggap sebagai pelopor partai politik modern pertama di Indonesia karena secara tegas mencantumkan tujuan mencapai kemerdekaan. Organisasi manakah yang dimaksud?
A
Budi Utomo
B
Sarekat Islam
C
Partai Nasional Indonesia
D
Indische Partij
E
Perhimpunan Indonesia
NO. 469
Link Soal
Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag menghasilkan kesepakatan yang cukup berat, salah satunya kewajiban Indonesia melunasi hutang Belanda sejak 1942. Alasan utama delegasi Indonesia yang dipimpin Moh. Hatta menerima syarat tersebut adalah...
A
Sebagai bentuk kompensasi atas kerusakan perang yang disebabkan oleh pejuang Indonesia
B
Strategi diplomatik guna mempercepat pengakuan kedaulatan Indonesia secara penuh dan formal
C
Adanya ancaman Belanda untuk melakukan agresi militer ketiga jika syarat ditolak
D
Indonesia merasa memiliki tanggung jawab moral atas pinjaman pembangunan masa kolonial
E
Kurangnya pengalaman delegasi Indonesia dalam melakukan negosiasi ekonomi internasional
NO. 470
Link Soal
Panitia Sembilan dibentuk untuk merumuskan dasar negara Indonesia. Manakah di antara kombinasi tokoh berikut yang semuanya merupakan anggota dari Panitia Sembilan?
A
Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Ahmad Soebarjo
B
Mr. Soepomo, Dr. Radjiman Wideodiningrat, dan Sukarni
C
Ki Hajar Dewantara, Ernest Douwes Dekker, dan Tjipto Mangoenkoesoemo
D
Sutan Sjahrir, Amir Sjarifuddin, dan Tan Malaka
E
Fatmawati, Sayuti Melik, dan Laksamana Maeda