Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 48. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 471
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan liberalisasi ekonomi, Indonesia menghadapi dilema signifikan. Di satu sisi, ada desakan untuk membuka pasar dan menarik investasi asing guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan teknologi. Di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa keterbukaan berlebihan dapat mengikis kedaulatan ekonomi, mematikan industri lokal, dan pada akhirnya mereduksi semangat kemandirian bangsa. Fenomena ini memunculkan perdebatan antara 'nasionalisme ekonomi' yang cenderung proteksionis dan kebutuhan adaptasi terhadap sistem ekonomi global. Bagaimana dilema ini, jika tidak dikelola dengan bijak, dapat mereduksi esensi nasionalisme Indonesia yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa?
A
Melemahnya kapasitas negara untuk melindungi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyatnya, sehingga memudarkan rasa bangga dan kepemilikan terhadap bangsa sendiri di mata warganya.
B
Menyebabkan ketergantungan ekonomi yang ekstrem pada pihak asing, yang pada gilirannya menghilangkan kemampuan bangsa untuk menentukan arah kebijakan ekonominya secara mandiri.
C
Memicu konflik kepentingan antara elit politik dan pengusaha nasional yang pro-globalisasi dengan kelompok masyarakat yang menginginkan proteksi penuh terhadap pasar domestik.
D
Menghambat inovasi dan daya saing produk domestik karena kurangnya kompetisi, yang akhirnya membuat bangsa tertinggal dalam persaingan global dan kehilangan pijakan di kancah internasional.
E
Menciptakan kesenjangan sosial yang parah akibat persaingan bebas, di mana hanya kelompok tertentu yang diuntungkan, sehingga mengikis rasa keadilan sosial yang merupakan pilar nasionalisme.
NO. 472
Link Soal
Sebagai negara yang berlandaskan Pancasila, Indonesia dihadapkan pada dilema global ketika pandemi COVID-19 memunculkan desakan kuat untuk memprioritaskan kepentingan nasional secara absolut, termasuk potensi pembatasan ketat terhadap impor vaksin dan alat kesehatan demi melindungi kedaulatan dan ekonomi bangsa. Di sisi lain, komunitas internasional menyerukan solidaritas global dan kerja sama lintas batas untuk mengatasi krisis kesehatan bersama. Dalam konteks ini, manakah sikap yang paling mencerminkan nasionalisme Pancasila yang utuh dan kontekstual bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)?
A
Mendukung sepenuhnya pembatasan impor dan memfokuskan sumber daya hanya untuk produksi dalam negeri sebagai manifestasi kemandirian nasional yang mutlak, tanpa melibatkan bantuan eksternal.
B
Mendorong partisipasi aktif Indonesia dalam forum dan inisiatif global untuk kerja sama riset, pengembangan, dan distribusi vaksin, sambil tetap memastikan ketersediaan dan pemerataan akses bagi seluruh rakyat Indonesia.
C
Mengadvokasi sikap netralitas Indonesia dalam isu-isu kesehatan global, dengan fokus utama pada pemulihan ekonomi domestik dan kesejahteraan internal tanpa terlalu banyak terlibat dalam dinamika internasional.
D
Mendesak pemerintah untuk hanya menerima bantuan dari negara-negara sahabat yang memiliki ikatan sejarah atau ideologi yang kuat dengan Indonesia, mengabaikan tawaran dari negara lain yang tidak memiliki koneksi serupa.
E
Menolak segala bentuk bantuan atau kerja sama dengan pihak asing, menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus mampu berdiri sendiri sepenuhnya dalam menghadapi setiap tantangan global, tanpa intervensi apapun.
NO. 473
Link Soal
Sultan Hasanuddin adalah pahlawan nasional yang gigih melawan VOC di Makassar. Karena keberaniannya, ia mendapat julukan...
A
Mutiara dari Timur
B
Ayam Jantan dari Timur
C
Macan Kemayoran
D
Singa Podium
E
Bapak Integrasi
NO. 474
Link Soal
Tokoh perjuangan yang dikenal dengan strategi diplomasi dan merupakan salah satu perumus naskah proklamasi bersama Soekarno dan Ahmad Soebardjo adalah...
A
H.O.S. Cokroaminoto
B
Dr. Sutomo
C
Mohammad Hatta
D
Ki Hajar Dewantara
E
Sutan Sjahrir
NO. 475
Link Soal
Pada masa kolonial Belanda, terdapat kebijakan sistem pertanian yang sangat membebani rakyat Indonesia yang dikenal dengan nama Cultuurstelsel. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini berarti...
A
Kerja Rodi
B
Sewa Tanah
C
Politik Etis
D
Tanam Paksa
E
Monopoli Perdagangan
NO. 476
Link Soal
Sejarah perkembangan Islam di tanah Jawa mencatat adanya kerajaan yang menjadi pelopor kekuasaan Islam pertama. Kerajaan yang dimaksud adalah...
A
Kerajaan Mataram Islam
B
Kerajaan Demak
C
Kerajaan Cirebon
D
Kerajaan Banten
E
Kerajaan Pajang
NO. 477
Link Soal
BPUPKI mengawali rangkaian sidangnya dengan agenda utama membahas dasar negara. Secara resmi, sidang pertama tersebut berlangsung pada rentang waktu...
A
28 Mei sampai 1 Juni 1945
B
29 Mei sampai 1 Juni 1945
C
1 Juni sampai 31 Juli 1945
D
29 Mei sampai 31 Mei 1945
E
28 Mei sampai 31 Juni 1945
NO. 478
Link Soal
Konsep pembangunan Indonesia tidak bersifat parsial atau berat sebelah. Sasaran utama pembangunan nasional adalah mewujudkan...
A
Manusia Indonesia yang unggul dalam teknologi saja
B
Masyarakat yang religius tanpa mementingkan duniawi
C
Manusia Indonesia seutuhnya dan masyarakat Indonesia seluruhnya
D
Pertumbuhan ekonomi tinggi meski terjadi kesenjangan
E
Infrastruktur yang merata di pulau Jawa dan Bali
NO. 479
Link Soal
Sejak era Reformasi, penerapan kebijakan desentralisasi bertujuan untuk memperluas otonomi bagi pemerintah daerah. Kebijakan ini merupakan manifestasi nasionalisme karena...
A
Mendorong daerah untuk memisahkan diri sepenuhnya dari pemerintahan pusat.
B
Memberikan peluang lebih besar bagi setiap daerah untuk mengelola dan mengatur kepentingan lokalnya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya.
C
Memotivasi daerah-daerah untuk mengadopsi sistem pemerintahan dari negara asing.
D
Membatasi ekspresi dan perkembangan kebudayaan lokal di berbagai wilayah.
E
Menghapus sama sekali fungsi dan peranan pemerintah pusat dalam proses pembangunan nasional.
NO. 480
Link Soal
Berikut ini adalah nilai-nilai Pancasila: 1. Toleransi 2. Kerja sama 3. Musyawarah 4. Patuh 5. Disiplin Manakah nilai-nilai yang paling sesuai dengan karakteristik sila keempat Pancasila?
A
1, 2, dan 3
B
1, 2, dan 4
C
2, 3, dan 4
D
2, 3, dan 5
E
3, 4, dan 5