Bank Soal TWKK CPNS 2026: Nasionalisme
Halaman 49. Silakan pilih topik materi untuk berlatih.
Ganti Topik Materi
NO. 481
Link Soal
Paham nasionalisme di Indonesia tidak bersifat chauvinisme, yang berarti...
A
Bangsa Indonesia menutup diri dari pengaruh bangsa lain
B
Mengagungkan bangsa sendiri dan merendahkan bangsa lain
C
Menerima segala bentuk penjajahan asalkan menguntungkan
D
Menjunjung tinggi kemanusiaan dan menghormati bangsa lain
E
Hanya fokus pada pembangunan fisik negara
NO. 482
Link Soal
Salah satu poin utama dalam Perjanjian Bongaya yang sangat merugikan Sultan Hasanuddin dan Kerajaan Gowa-Tallo adalah...
A
VOC mendapatkan hak monopoli perdagangan di wilayah Makassar
B
Pangeran Hasanuddin diberikan hak memonopoli perdagangan di Maluku
C
VOC dilarang mendirikan benteng pertahanan di wilayah Makassar
D
Kerajaan Makassar berhak memperluas wilayah kekuasaan hingga ke Bone
E
Seluruh hutang VOC ditanggung oleh kerajaan-kerajaan di Sulawesi
NO. 483
Link Soal
Di tengah arus globalisasi dan digitalisasi yang pesat, generasi muda Indonesia dihadapkan pada dilema antara identitas nasional dan pengaruh budaya asing. Bagaimana nasionalisme Pancasila seharusnya diinternalisasikan agar tetap relevan dan kokoh, sekaligus mampu mengadopsi kemajuan global tanpa kehilangan jati diri bangsa?
A
Mengintensifkan program pertukaran budaya dengan negara lain untuk memperkenalkan budaya lokal dan menyerap budaya asing yang positif.
B
Memperketat filter terhadap konten asing di media sosial dan menggalakkan penggunaan produk serta konten lokal secara masif.
C
Membangun kesadaran kritis melalui pendidikan multikultural dan literasi digital, menekankan nilai-nilai Pancasila sebagai filter adaptif.
D
Menghidupkan kembali tradisi gotong royong dan musyawarah dalam setiap sendi kehidupan masyarakat sebagai benteng utama.
E
Mendorong generasi muda untuk berprestasi di kancah internasional sebagai bentuk kebanggaan dan pembuktian eksistensi bangsa.
NO. 484
Link Soal
Perjanjian Renville pada tahun 1948 dianggap sangat merugikan pihak Indonesia karena wilayah kedaulatan RI menjadi semakin sempit. Wilayah yang diakui Belanda saat itu hanya meliputi...
A
Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatera
B
Jawa Barat, Madura, dan seluruh Sumatera
C
Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan
D
Seluruh pulau Jawa dan Madura
E
Sumatera, Jawa, dan Sulawesi
NO. 485
Link Soal
Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia secara resmi sebagai hasil dari Konferensi Meja Bundar (KMB) pada tanggal...
A
1 Maret 1949
B
27 Desember 1949
C
17 Agustus 1945
D
13 Agustus 1950
E
25 Agustus 1945
NO. 486
Link Soal
Berdasarkan Perjanjian Tordesillas yang disepakati antara Spanyol dan Portugis, pembagian wilayah kekuasaan dunia diatur dengan ketentuan...
A
Portugis mendapatkan hak penuh atas wilayah jajahan Spanyol di Eropa
B
Spanyol berhak atas wilayah di sisi barat, sedangkan Portugis di sisi timur
C
Spanyol berhak atas wilayah di sisi timur, sedangkan Portugis di sisi barat
D
Portugis harus mengakui kedaulatan Spanyol di seluruh Kepulauan Hindia
E
Spanyol mendapatkan seluruh wilayah jajahan yang sebelumnya dikuasai Portugis
NO. 487
Link Soal
Di bawah ini, tokoh Panitia Sembilan yang bertindak sebagai representasi dari golongan Islam adalah...
A
Soekarno
B
Abdoel Kahar Moezakkir
C
Ahmad Soebardjo
D
A.A. Maramis
E
Mohammad Hatta
NO. 488
Link Soal
Salah satu tokoh Wali Songo yang bernama Maulana Malik Ibrahim memiliki peran besar dalam penyebaran Islam di Jawa. Beliau dikenal juga dengan sebutan...
A
Sunan Ampel
B
Sunan Kalijaga
C
Sunan Gresik
D
Sunan Giri
E
Sunan Bonang
NO. 489
Link Soal
Pasca perang usai, South East Asia Command (SEAC) milik Inggris bertanggung jawab atas beberapa wilayah di Asia Tenggara. Negara manakah yang TIDAK termasuk dalam tanggung jawab SEAC?
A
Burma
B
Srilanka
C
Vietnam
D
Malaya
E
Indocina
NO. 490
Link Soal
Di era disrupsi informasi, media sosial telah menjadi medan pertempuran ideologi yang baru. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan propaganda yang bertujuan mendiskreditkan pemerintah, memecah belah bangsa, atau bahkan meragukan ideologi negara, menjadi ancaman serius bagi nasionalisme dan persatuan Indonesia. Ancaman ini bersifat non-fisik, namun dampaknya bisa sangat masif dan destruktif. Bagaimana konsep 'bela negara' perlu direinterpretasikan dan diinternalisasikan oleh warga negara, khususnya generasi digital, agar mampu membentengi diri dari ancaman disintegrasi yang bersifat non-fisik di dunia maya?
A
Melalui literasi digital yang kuat untuk memverifikasi informasi, berpikir kritis terhadap konten, dan aktif menyebarkan narasi positif yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
B
Dengan membentuk satuan tugas siber yang kuat dari unsur pemerintah dan masyarakat untuk memblokir dan menindak akun-akun penyebar hoaks secara tegas.
C
Mengurangi penggunaan media sosial dan beralih ke sumber informasi tradisional yang lebih terverifikasi untuk menghindari paparan berita palsu.
D
Mewajibkan kursus pendidikan kewarganegaraan secara daring yang menekankan bahaya hoaks dan pentingnya loyalitas terhadap negara di dunia maya.
E
Mendorong setiap individu untuk melaporkan setiap konten yang dianggap provokatif atau berpotensi merusak persatuan kepada pihak berwenang.